Polres Loteng Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan Pekarangan Untuk Dukung Program Asta Cita Presiden Prabowo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Desember 2024 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ini lahan pekarangan rumah yang tidak terpakai, tapi bisa diubah menjadi lahan yang sangat produktif untuk menanam sayur-mayur.

Ini lahan pekarangan rumah yang tidak terpakai, tapi bisa diubah menjadi lahan yang sangat produktif untuk menanam sayur-mayur.

LOMBOK TENGAH, LOMBOKTODAY.ID – Dalam rangka mendukung program Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto, Porles Loteng mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk mengembangkan pertanian dan tanaman pangan.

‘’Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan sumber daya yang kita miliki. Lahan pekarangan yang tidak terpakai, bisa diubah menjadi lahan produktif untuk menanam sayuran seperti cabai, tomat, terong hingga bayam,’’ kata Kapolres Loteng, AKBP Iwan Hidayat melalui Kabag SDM Polres Loteng, Kompol Maskur, di Praya, Sabtu (7/12/2024).

Maskur menjelaskan, barang bekas seperti botol plastik atau pot sederhana, bisa juga masyarakat manfaatkan untuk menciptakan kebun mini di rumah. ‘’Kita ingin setiap keluarga lebih mandiri. Jika kebutuhan pokok seperti sayur dan telur bisa dipenuhi sendiri, maka pengeluaran harian akan berkurang dan masyarakat punya ketahanan ekonomi yang lebih baik,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Petani Tembakau Lombok Bakal Merugi Besar, Ini Penyebabnya

Maskur mengungkapkan, Polres Loteng telah berkoordinasi dengan dinas/instansi terkait untuk mendukung program ini secara masif. Bahkan, Maskur menekankan, program ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat swasembada pangan dan menekan impor bahan pangan.

Baca Juga :  Perkuat Kerjasama Pengelolaan Informasi Publik, Jajaran KI NTB Berkunjung ke Kantor Satpol PP NTB

Karenanya, ia berharap program ini dapat memperkuat ketahanan pangan serta ekonomi masyarakat. ‘’Hal kecil seperti menanam cabai di pekarangan atau menggunakan botol plastik bekas untuk kebun mini, dapat memberikan dampak besar jika dilakukan secara bersama-sama. Ini adalah langkah nyata untuk memperkuat ketahanan pangan kita,’’ ungkapnya sembari menyampaikan, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah serta memberdayakan masyarakat untuk menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan.(smr)

Berita Terkait

Proyek Pipa Bawah Laut di Jeneponto Berlanjut, PLN EG Siapkan Kompensasi Petani Rumput Laut
Honda Electrify Meet Up–Lombok, Astra Motor NTB Ajak Masyarakat Jajal Motor Listrik
Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Harus Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan
Perluas Jejaring Kemitraan, Bank NTB Syariah Jajaki Peluang Kerja Sama dengan PSMTI dan Marga Tun Hong
ASUS Resmi Hadirkan ASUS ProArt P14 dan P16, Laptop Kreator Profesional dengan NVIDIA RTX Spark™ Pertama di Indonesia
Gubernur NTB Pastikan Stok BBM, LPG, Beras, dan Pupuk Aman, Masyarakat Diminta Tak Panik
Bupati Iron Salurkan Modal Usaha Rp1,5 Juta per Pedagang di Pasar Tenten Gandor, Ini Pesannya
Pemprov NTB Targetkan BPR Syariah Rampung Akhir 2026, Pembiayaan UMKM Jadi Prioritas

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:04 WIB

Proyek Pipa Bawah Laut di Jeneponto Berlanjut, PLN EG Siapkan Kompensasi Petani Rumput Laut

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Honda Electrify Meet Up–Lombok, Astra Motor NTB Ajak Masyarakat Jajal Motor Listrik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Harus Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Perluas Jejaring Kemitraan, Bank NTB Syariah Jajaki Peluang Kerja Sama dengan PSMTI dan Marga Tun Hong

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:33 WIB

ASUS Resmi Hadirkan ASUS ProArt P14 dan P16, Laptop Kreator Profesional dengan NVIDIA RTX Spark™ Pertama di Indonesia

Berita Terbaru

Suasana acara pembukaan Kongres Internasional I Bahasa Sasak yang digelar Majelis Adat Sasak (MAS), di Aula Gedung BPSDMD Provinsi NTB, Rabu (28/10/2026).

Pariwisata Seni Budaya

Wagub NTB Tekankan Peran Keluarga dan Sekolah untuk Selamatkan Bahasa Sasak

Rabu, 28 Okt 2026 - 12:06 WIB