Cegah Penyelewengan, Polres Lombok Tengah Cek Gudang Pupuk Tingkat Pengecer

- Jurnalis

Rabu, 5 Februari 2025 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak Polres Loteng saat mengecek gudang pupuk tingkat pengecer.

Pihak Polres Loteng saat mengecek gudang pupuk tingkat pengecer.

LOMBOK TENGAH, LOMBOKTODAY.ID – Polres Lombok Tengah mengecek ketersediaan dan pendistribusian pupuk bersubsidi cegah penyelewengan di tingkat pengecer di Kabupaten Lombok Tengah.

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Iwan Hidayat, S.I.K melalui Kasi Humas IPTU, L Brata Kusnadi mengatakan, pengecekan dilakukan untuk mengantisipasi adanya penyelewengan dan kelangkaan pupuk bersubsidi guna mendukung program Asta Cita dalam rangka mewujudkan swasembada pangan. ‘’Anggota kami di lapangan bersama Bhabinsa melakukan pengecekan di salah satu kios pengecer pupuk yang berada di Dusun Monggi, Desa Sukadana, Kecamatan Pujut,’’ kata Brata, Rabu (5/2/2025).

Baca Juga :  HUT ke-67, Gubernur Iqbal Tekankan Pentingnya Pembangunan yang Cepat dan Tepat

Brata mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan personel di lapangan untuk stok pupuk bersubsidi di tingkat pengecer masih mencukupi kebutuhan petani di wilayah tersebut. Brata menegaskan pihaknya bersama stakeholder terkait akan rutin serta berkelanjutan mengawasi dan mengecek ketersediaan stok pupuk bersubsidi dari mulai tingkat distributor sampai dengan petani.

‘’Saat ini Presiden RI membuat program asta cita dalam rangka mendukung ketahanan pangan. Untuk itu, ketersediaan pupuk merupakan hal yang penting dan harus bisa terpenuhi dikalangan petani guna mendukung program swasembada pangan bisa berjalan dengan baik,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Semangat Berbagi di Ramadan, Komunitas Motor HALO Tebar 350 Paket Takjil di Simpang Empat Sriwijaya

Brata mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk membantu mengawasi pendistribusian pupuk dan apabila ada penyelewengan maka segera laporkan kepada pihak kepolisian. ‘’Dengan keterlibatan Polri serta stakeholder terkait dalam pengawasan ini, diharapkan dapat secara bersama-sama mewujudkan swasembada pangan sesuai dengan program Asta Cita Presiden RI,’’ ungkapnya.(LS)

Berita Terkait

Proyek Pipa Bawah Laut di Jeneponto Berlanjut, PLN EG Siapkan Kompensasi Petani Rumput Laut
Honda Electrify Meet Up–Lombok, Astra Motor NTB Ajak Masyarakat Jajal Motor Listrik
Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Harus Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan
Perluas Jejaring Kemitraan, Bank NTB Syariah Jajaki Peluang Kerja Sama dengan PSMTI dan Marga Tun Hong
ASUS Resmi Hadirkan ASUS ProArt P14 dan P16, Laptop Kreator Profesional dengan NVIDIA RTX Spark™ Pertama di Indonesia
Gubernur NTB Pastikan Stok BBM, LPG, Beras, dan Pupuk Aman, Masyarakat Diminta Tak Panik
Bupati Iron Salurkan Modal Usaha Rp1,5 Juta per Pedagang di Pasar Tenten Gandor, Ini Pesannya
Pemprov NTB Targetkan BPR Syariah Rampung Akhir 2026, Pembiayaan UMKM Jadi Prioritas

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:04 WIB

Proyek Pipa Bawah Laut di Jeneponto Berlanjut, PLN EG Siapkan Kompensasi Petani Rumput Laut

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Honda Electrify Meet Up–Lombok, Astra Motor NTB Ajak Masyarakat Jajal Motor Listrik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Harus Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Perluas Jejaring Kemitraan, Bank NTB Syariah Jajaki Peluang Kerja Sama dengan PSMTI dan Marga Tun Hong

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:33 WIB

ASUS Resmi Hadirkan ASUS ProArt P14 dan P16, Laptop Kreator Profesional dengan NVIDIA RTX Spark™ Pertama di Indonesia

Berita Terbaru