Di Hadapan Paripurna Dewan Wabup Lotim Paparkan Prioritas Pembangunan Daerah

- Jurnalis

Sabtu, 12 Juli 2025 - 08:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.ID – Wakil Bupati Lombok Timur (Lotim), H Moh Edwin Hadiwijaya menghadiri Rapat Paripurna XII rapat ke–3 masa sidang III tahun 2025 DPRD Kabupaten Lombok Timur.

Rapat Paripurna ini dalam rangka penyampaian tanggapan eksekutif terhadap pandangan Fraksi-Fraksi Dewan atas pidato pengantar Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2024.

Pada sidang yang berlangsung Jumat (11/7/2025) itu, Wakil Bupati menyampaikan penjelasan komprehensif mengenai realisasi APBD 2024 serta tanggapan atas berbagai masukan dan saran dari fraksi-fraksi DPRD.

“Terhadap capaian realisasi APBD Tahun Anggaran 2024, dapat kami jelaskan bahwa realisasi belanja mencapai Rp 3 triliun 208 miliar 94 juta lebih, atau 94,32% dari target Rp3 triliun 401 miliar 307 juta lebih,” ujarnya.

Dijelaskan Wabup Lotim, sumber-sumber anggaran belanja terbesar pada APBD 2024 berasal dari DAK Fisik, DAK Non Fisik, DAU yang ditentukan untuk bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, kelurahan, Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT), serta Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit dan Puskesmas.

Baca Juga :  Alat Berat Mulai Beroperasi di Lokasi Bencana

Dalam upaya meningkatkan PAD kata Wabup, Pemda Lotim berpedoman pada UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Daerah dan telah menetapkan Perda Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Berbagai upaya intensifikasi dan ekstensifikasi PAD terus dilakukan.

Terkait pengelolaan PBB-P2 yang belum tertib, Wakil Bupati menjelaskan adanya selisih piutang PBB-P2 antara Aplikasi SIMPBB (SISMIOP) dengan data manual.

“Saat ini sedang dilakukan proses sinkronisasi data melalui kegiatan Opjar Piutang Pajak untuk memvalidasi data piutang sesuai kondisi ril di masyarakat,” jelasnya.

Proses revisi Surat Keputusan Penghapusan Piutang Pajak PBB-P2 Kedaluarsa juga sedang dilakukan dengan melengkapi rincian Nomor Objek Pajak (NOP) yang akan dihapus. Mengingat nilai penghapusan di atas Rp 5 miliar, proses ini akan diajukan kepada DPRD untuk mendapatkan persetujuan.

Wakil Bupati juga menyoroti kebijakan pupuk bersubsidi. Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 1 Tahun 2024 dan Nomor 15 Tahun 2025, tembakau tidak termasuk komoditas yang mendapatkan subsidi pupuk.

Baca Juga :  Menpora Yakin Kesiapan F1 Powerboat 2024 Akan Lebih Baik

Komoditas yang disubsidi meliputi padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, tebu rakyat, kopi, dan kakao.

Dalam hal penataan tenaga Non-ASN, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menindaklanjuti arahan Pemerintah Pusat melalui seleksi kompetensi PPPK Tahap Pertama dan Tahap Kedua.

“Sesuai Keputusan Menteri PANRB Nomor 16 Tahun 2025, PPPK Paruh Waktu akan diberikan upah paling sedikit sesuai dengan besaran yang diterima saat menjadi pegawai Non-ASN,” terangnya.

Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk berobat ke Puskesmas dan Rumah Sakit hanya dengan membawa KTP atau Kartu Keluarga yang tertera Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sinkron dengan data kependudukan secara online.

“Kami telah menginstruksikan fasilitas kesehatan untuk lebih mengedepankan pelayanan daripada administrasi, melakukan pemutakhiran data sosial dan kependudukan, memberikan KIE kepada masyarakat, serta membuat dan memperbarui SOP pelayanan kesehatan,” papar Wabup.(Kml)

Berita Terkait

Usulkan 20 Ribu Bedah Rumah, Lombok Timur Baru Dapat Jatah 2.000 Unit, Bupati Iron Kejar Penataan Lima Kawasan
Bansos dan BPJS PBI JK 2027 di Lombok Timur Bakal Pakai Data Terbaru, Ini Target Pembaruannya
KPK Benchmarking NTB Satu Data untuk Perkuat Tata Kelola Data dan Teknologi Informasi
Sumpah Pemuda ke-98, NTB Beri Penghargaan bagi Generasi Muda Berprestasi
Jangan Asal Tarik Rem! Astra Motor NTB Ungkap Teknik Aman Melintasi Jalan Turunan
Kemarau Panjang, Ditpolairud Polda NTB Salurkan 1,7 Ton Air Bersih ke Pesisir Sekotong
Celah Sempit di Tengah Kemacetan Bisa Picu Kecelakaan, Pengendara Motor Wajib Waspada
Ops Patuh Rinjani 2026 Dimulai, 578 Personel Gabungan Siap Tindak Pelanggaran Lalu Lintas di NTB

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Usulkan 20 Ribu Bedah Rumah, Lombok Timur Baru Dapat Jatah 2.000 Unit, Bupati Iron Kejar Penataan Lima Kawasan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Bansos dan BPJS PBI JK 2027 di Lombok Timur Bakal Pakai Data Terbaru, Ini Target Pembaruannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:01 WIB

KPK Benchmarking NTB Satu Data untuk Perkuat Tata Kelola Data dan Teknologi Informasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, NTB Beri Penghargaan bagi Generasi Muda Berprestasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Jangan Asal Tarik Rem! Astra Motor NTB Ungkap Teknik Aman Melintasi Jalan Turunan

Berita Terbaru