Ada Apa Tim UI Datang dari Jakarta ke Desa Pemongkong

- Jurnalis

Jumat, 26 September 2025 - 05:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOTIM, LOMBOKTODAY.ID – Tim dari Fakultas Keperawatan Universitas Indonesia (UI) jauh-jauh datang dari Jakarta ke Desa Pemongkong, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Kamis (25/9/2025).

Kedatangan para pakar gizi itu bukan membawa misi perdamaian karena tidak ada konflik, namun membawa misi kesehatan gizi karena di desa tersebut masih banyak warga yang bertarung dengan gizi buruk.

Bertajuk “Pengabdian Masyarakat”, rombongan membawa program inovasi sosial dengan tema “Edukasi Gizi Berbasis Komunitas dalam Pemberdayaan Keluarga dan Remaja Pesantren untuk Penanggulangan Stunting”.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Pemongkong itu, difokuskan pada upaya peningkatan pemahaman gizi seimbang, peran keluarga dalam menjaga tumbuh kembang anak, serta penguatan kapasitas remaja pesantren sebagai agen perubahan dalam pencegahan stunting pada tiga desa yang berdekatan (Pemongkong, Sekaroh, dan Paremas).

Perwakilan tim UI menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk menghadirkan solusi berbasis komunitas, bukan hanya penyuluhan satu arah. “Kami ingin masyarakat, terutama keluarga dan remaja pesantren, menjadi motor penggerak dalam menciptakan perubahan perilaku hidup sehat. Edukasi gizi bukan sekadar teori, tapi harus menjadi praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap salah satu dosen Fakultas Keperawatan UI.

Baca Juga :  Ketua DPD RI Apresiasi Sikap Ksatria Ustadz Miftah Maulana

Sementara itu, Kepala Desa Pemongkong, Rudi Muliono, S.Sos., yang diwakili Sekretaris Desa, Mukmin Sasaka, S.H memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran tim UI. “Kami sangat bersyukur kegiatan ini dilaksanakan di desa kami. Stunting masih menjadi tantangan besar di wilayah kec. Jerowaru wabilkhusus di kami. Melalui pendampingan akademisi, kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya pola makan sehat dan bisa bersama-sama menurunkan angka stunting,” ungkap Sekdes.

Kegiatan yang melibatkan keluarga, perangkat desa, dan perwakilan pesantren ini, juga disambut antusias oleh masyarakat. Diskusi interaktif dan praktik langsung terkait penyusunan menu gizi seimbang, menjadi daya tarik tersendiri karena langsung menyentuh kebutuhan harian warga.

Baca Juga :  Aksi Manis "Ladies Honda" NTB, Semarakkan Touring Valentineday Berbalut Kepedulian untuk Panti Ibu Aminah Tembelok

Menurut tim, Lombok Timur termasuk daerah dengan angka stunting yang cukup tinggi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Salah satu penyebab utamanya adalah keterbatasan pemahaman masyarakat terkait gizi serta akses terhadap makanan bergizi.

Karenanya, lanjut mereka, melalui program inovasi sosial ini, UI berupaya mengintegrasikan edukasi gizi dengan penguatan kapasitas lokal. Melibatkan pesantren dan keluarga menjadi langkah strategis, karena kedua kelompok ini memiliki pengaruh besar dalam membentuk kebiasaan hidup sehat.

Ditambahkan, dengan adanya kolaborasi antara akademisi, pemerintah desa, dan masyarakat, program ini berpotensi memberikan dampak jangka panjang dalam menekan angka stunting di Lombok Timur, sekaligus mendorong terciptanya generasi yang lebih sehat dan produktif.(ms/kml)

Berita Terkait

Bansos dan BPJS PBI JK 2027 di Lombok Timur Bakal Pakai Data Terbaru, Ini Target Pembaruannya
KPK Benchmarking NTB Satu Data untuk Perkuat Tata Kelola Data dan Teknologi Informasi
Sumpah Pemuda ke-98, NTB Beri Penghargaan bagi Generasi Muda Berprestasi
Jangan Asal Tarik Rem! Astra Motor NTB Ungkap Teknik Aman Melintasi Jalan Turunan
Kemarau Panjang, Ditpolairud Polda NTB Salurkan 1,7 Ton Air Bersih ke Pesisir Sekotong
Celah Sempit di Tengah Kemacetan Bisa Picu Kecelakaan, Pengendara Motor Wajib Waspada
Ops Patuh Rinjani 2026 Dimulai, 578 Personel Gabungan Siap Tindak Pelanggaran Lalu Lintas di NTB
Wakapolda NTB Turun ke Jalan, Atur Lalu Lintas Pagi di Simpang Empat BI Mataram

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Bansos dan BPJS PBI JK 2027 di Lombok Timur Bakal Pakai Data Terbaru, Ini Target Pembaruannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:01 WIB

KPK Benchmarking NTB Satu Data untuk Perkuat Tata Kelola Data dan Teknologi Informasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, NTB Beri Penghargaan bagi Generasi Muda Berprestasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Jangan Asal Tarik Rem! Astra Motor NTB Ungkap Teknik Aman Melintasi Jalan Turunan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Kemarau Panjang, Ditpolairud Polda NTB Salurkan 1,7 Ton Air Bersih ke Pesisir Sekotong

Berita Terbaru

Suasana acara pembukaan Kongres Internasional I Bahasa Sasak yang digelar Majelis Adat Sasak (MAS), di Aula Gedung BPSDMD Provinsi NTB, Rabu (28/10/2026).

Pariwisata Seni Budaya

Wagub NTB Tekankan Peran Keluarga dan Sekolah untuk Selamatkan Bahasa Sasak

Rabu, 28 Okt 2026 - 12:06 WIB