Ini Kajian dan Pertimbangan Gubernur NTB Ingin Beralih ke Mobil Listrik

- Jurnalis

Senin, 1 Desember 2025 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal.

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Ada beberapa kajian dan pertimbangan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal untuk mengambil langkah berencana mengganti kendaraan dinas (randis) konvensional ke mobil listrik. Di antaranya; biaya pemeliharaan randis yang begitu tinggi diperkirakan per tahun mencapai Rp19 miliar. Ditambah lagi dengan belanja modal pembelian unit kendaraan dinas baru dalam beberapa tahun terakhir sekitar Rp9 miliar hingga Rp14 miliar.

Pertimbangan ini juga sudah melalui kalkulasi efisiensi, karena banyak OPD menganggarkan biaya pemeliharaan kendaraan, namun unit kendaraan itu sudah tidak laik pakai, sehingga terjadi pemborosan anggaran.

Gubernur Iqbal menyebutkan, jumlah kendaraan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB saat sekitar 3.000-an, namun yang laik pakai kurang lebih sekitar ratusan unit saja. Sehingga hal ini menjadi beban secara terus-menerus setiap tahun, baik tunggakan pajak maupun pemeliharaan kendaraan yang tidak laik pakai.

Di sisi lain, lanjut Gubernur Iqbal, juga Pemerintah NTB  bertahun-tahun dengan kendaraan dinas ini, baik yang laik pakai maupun yang tidak laik pakai sering menjadi atensi BPK terkait dengan persoalan aset daerah. Sehingga hal ini menjadi temuan dan rekomendasi BPK soal aset, khususnya randis yang tidak pernah di follow up.

Kebijakan yang diambil Gubernur Iqbal untuk beralih ke mobil listrik ini dengan pola sewa pinjam pakai untuk memenuhi kebutuhan OPD dan UPT selama 4 tahun dengan tidak lagi terbebani oleh perpanjangan surat-surat, pajak dan biaya pemeliharaan, termasuk biaya transport eselon III dan eselon IV. Dengan begitu, diperkirakan pengeluaran jauh lebih efektif dan efisien lebih kurang antara Rp23 miliar hingga Rp25 miliar.

Baca Juga :  Masuki Masa Tenang, Pj Bupati Lotim Ikut Terjun Sterilkan Wilayah dari Semua APK

‘’Artinya dengan skema sewa pinjam pakai kepada pihak kedua, maka per tahunnya pemerintah bisa melakukan penghematan beberapa miliar,” kata Gubernur Iqbal, Senin (1/12/2025).

Di samping itu, dengan mengambil langkah sistem sewa pinjam pakai ini, pemerintah daerah (Pemda) bisa menyelesaikan pending temuan/rekomendasi BPK bertahun-tahun terhadap 3.000-an unit kendaraan konvensional ini. Keuntungan lain juga pemerintah lebih efisiensi dan bisa membersihkan buku aset/BMD.

Baca Juga :  Wagub NTB Serahkan Bantuan Pembangunan Masjid dan Sembako di Desa Labuan Haji Sumbawa

Dengan kebijakan ini, bukan datang secara tiba-tiba, namun semua ini sudah melalui kajian dan perhitungan yang cukup panjang. Begitu juga dengan 3.000-an unit randis ini, akan dilelang dan bisa masuk sebagai sumber tambahan PAD (Pemdapatan Asli Daerah) Pemerintah NTB yang bisa dialokasikan ke program yang lebih produktif.

‘’Keunggulan skema sewa pinjam pakai ini juga memiliki kelebihan. Di mana, Pemerintah NTB tidak lagi dibebankan dengan biaya perawatan kendaraan dinas, karena semua sudah ditangani oleh pihak kedua/perusahaan,’’ ungkap Gubernur Iqbal.

Di samping itu, Pemerintah NTB dengan bertransformasi ke mobil listrik, juga bisa mengurang polusi udara ektrem yang mengganggu pernapasan manusia.(ltn)

Berita Terkait

Desa Berdaya dan Tantangan Mengubah Kemiskinan Desa
HUT ke-67, Gubernur Iqbal Tekankan Pentingnya Pembangunan yang Cepat dan Tepat
Nataru dan Hegemoni Ekonomi Gaya Baru
Desa Berdaya NTB: Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Menuju Pencapaian SDGs
Pemprov NTB Luncurkan Desa Berdaya, Percepat Pengentasan Kemiskinan dari Desa
Keren! Pemprov NTB Gratiskan Penyeberangan Ambulans Jenazah di Kayangan–Poto Tano
Terapkan Sistem Tanpa Kedip, Gubernur Iqbal: PLN Pahlawan di Balik Kesuksesan NTB
Gubernur Iqbal: Saatnya Bank NTB Syariah Pulang ke Pangkuan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 13:03 WIB

Desa Berdaya dan Tantangan Mengubah Kemiskinan Desa

Selasa, 16 Desember 2025 - 12:04 WIB

HUT ke-67, Gubernur Iqbal Tekankan Pentingnya Pembangunan yang Cepat dan Tepat

Senin, 15 Desember 2025 - 20:03 WIB

Nataru dan Hegemoni Ekonomi Gaya Baru

Senin, 15 Desember 2025 - 15:03 WIB

Pemprov NTB Luncurkan Desa Berdaya, Percepat Pengentasan Kemiskinan dari Desa

Jumat, 12 Desember 2025 - 16:16 WIB

Keren! Pemprov NTB Gratiskan Penyeberangan Ambulans Jenazah di Kayangan–Poto Tano

Berita Terbaru

Mansur Afifi.

Ekonomi & Bisnis

Desa Berdaya dan Tantangan Mengubah Kemiskinan Desa

Selasa, 16 Des 2025 - 13:03 WIB

Ekonomi & Bisnis

Nataru dan Hegemoni Ekonomi Gaya Baru

Senin, 15 Des 2025 - 20:03 WIB