Kemenko PM Gelar Dialog Transformasi Pemasaran Usaha Masyarakat di Mataram, Ini Tujuannya

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana kegiatan ‘’Dialog Transformasi Pemasaran Usaha Masyarakat’’ yang digelar di Kota Mataram, pada Rabu (24/12/2025).

Suasana kegiatan ‘’Dialog Transformasi Pemasaran Usaha Masyarakat’’ yang digelar di Kota Mataram, pada Rabu (24/12/2025).

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Founder Biuus Indonesia, Annas Fitrah Akbar, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) atas terselenggaranya kegiatan ‘’Dialog Transformasi Pemasaran Usaha Masyarakat’’ yang digelar di Kota Mataram, pada Rabu (24/12/2025).

Annas yang hadir sebagai narasumber menilai kegiatan tersebut sebagai bentuk perhatian serius pemerintah dalam mendorong kemajuan usaha masyarakat, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), melalui penguatan aspek pemasaran.

‘’Ini adalah langkah strategis dan konkret dari pemerintah. Selama ini banyak usaha masyarakat memiliki produk yang baik, tetapi terkendala di pemasaran. Padahal, ujung tombak sebuah usaha bukan hanya produksi, melainkan pemasaran,’’ ujar Annas.

Menurut Annas, transformasi pemasaran harus diposisikan sebagai agenda kebijakan prioritas, karena ujung tombak usaha. Perubahan pola konsumsi masyarakat, digitalisasi pasar, dan persaingan produk menuntut pelaku usaha untuk naik kelas melalui strategi branding, akses pasar, dan pemanfaatan ekosistem digital.

Baca Juga :  Memfungsikan Satpol PP dalam Meningkatkan PAD

Dialog tersebut menghadirkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor sebagai narasumber, antara lain; Dr. Abdul Muslim, M.Si, Asisten Deputi Pemasaran Usaha Masyarakat Kemenko PM.

Pada kesempatan yang sama, ia menyampaikan pemerintah selalu hadir untuk usaha masyarakat. ‘’Kegiatan ini adalah bentuk kehadiran pemerintah dalam setiap upaya untuk mendorong usaha masyarakat semakin maju,’’ ungkap Abdul Muslim saat memberikan sambutan.

Hadir juga HL Moh Faozal, S.Sos., M.Si selaku Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pj Sekda NTB), serta Ahmad Masyhuri selaku Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB.

Turut hadir pula perwakilan Bappeda Provinsi NTB yang diwakili oleh Iskandar Zulkarnain, S.Pt., M.Si selaku Kepala Bidang Ekonomi, Adhar Malaka selaku Direktur Koperasi Rintam Pangan Makmur, serta Dr. Siti Atika Rahmi, M.Si, akademisi dari Universitas Muhammadiyah Mataram.

Baca Juga :  Dana Transfer Pusat Bertambah, Lombok Timur Alokasikan Rp71 Miliar untuk Infrastruktur Jalan

Diskusi menyoroti pentingnya integrasi kebijakan pusat dan daerah dalam membangun sistem pemasaran usaha masyarakat yang berkelanjutan, berbasis klaster, dan sesuai dengan karakteristik lokal NTB.

Annas menegaskan, dialog semacam ini harus menjadi awal dari kebijakan yang lebih terukur dan berdampak langsung.

‘’Usaha masyarakat tidak boleh terus berada pada posisi sebagai penonton di pasar. Dengan kebijakan pemasaran yang tepat, mereka bisa menjadi pelaku utama dan pencipta nilai,’’ tegasnya.

Kegiatan ‘’Dialog Transformasi Pemasaran Usaha Masyarakat’’ diharapkan menjadi fondasi penguatan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan koperasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat yang inklusif dan berkelanjutan.(Sid)

Berita Terkait

Honda CT125 Tampil Makin Ikonik, Warna Baru Matte Fresco Brown Bikin Motor Trekking Ini Makin Berkarakter
Dana Transfer Pusat Bertambah, Lombok Timur Alokasikan Rp71 Miliar untuk Infrastruktur Jalan
Gubernur Iqbal Perintahkan APBD-P 2026 Tindak Lanjuti Arahan KPK
Bulan Maulid Nabi, Pemprov NTB Gelar GPM di RS Mandalika, Harga Pangan Lebih Terjangkau
Putri Victoria Dengar Kisah Petani Sajang, 450 Meter Irigasi Pulihkan Harapan Pascagempa Lombok
Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, Astra Motor NTB Ajak Konsumen Touring Satu Hati dan Tebar Beragam Apresiasi
Pemprov NTB dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Belanja Daerah Tembus Rp6,52 Triliun
Bulan Maulid, Pemprov NTB Gelar Gerakan Pangan Murah di Rusunawa Montong Are, Ayam Dijual Rp37 Ribu per Kg

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:05 WIB

Honda CT125 Tampil Makin Ikonik, Warna Baru Matte Fresco Brown Bikin Motor Trekking Ini Makin Berkarakter

Rabu, 9 September 2026 - 17:09 WIB

Dana Transfer Pusat Bertambah, Lombok Timur Alokasikan Rp71 Miliar untuk Infrastruktur Jalan

Selasa, 8 September 2026 - 14:01 WIB

Gubernur Iqbal Perintahkan APBD-P 2026 Tindak Lanjuti Arahan KPK

Sabtu, 5 September 2026 - 18:06 WIB

Bulan Maulid Nabi, Pemprov NTB Gelar GPM di RS Mandalika, Harga Pangan Lebih Terjangkau

Sabtu, 5 September 2026 - 17:09 WIB

Putri Victoria Dengar Kisah Petani Sajang, 450 Meter Irigasi Pulihkan Harapan Pascagempa Lombok

Berita Terbaru