Apakah Otak Bekerja atau Berpikir Ketika Kita Tidur?

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emilia Amanda.

Emilia Amanda.

Oleh: Emilia Amanda │

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, UNW Mataram 2026
Tugas Akhir Mata Kuliah Psycholinguistics
Dosen Pengampu Mata Kuliah : M. Rajabul Gufron, S.Pd., M.A

TIDUR sering dipahami sebagai keadaan ketika tubuh dan pikiran sepenuhnya berhenti beraktivitas. Mata terpejam, otot rileks, dan kesadaran terhadap lingkungan menghilang. Namun anggapan bahwa tidur berarti otak berhenti bekerja sebenarnya keliru. Justru ketika tubuh beristirahat, otak memasuki mode kerja yang berbeda dari saat kita terjaga. Aktivitasnya tidak terlihat dari luar, tetapi berlangsung intens di dalam.

Tidur sering dipahami sebagai keadaan ketika tubuh dan pikiran sepenuhnya berhenti beraktivitas. Mata terpejam, otot rileks, dan kesadaran terhadap lingkungan menghilang. Namun anggapan bahwa tidur berarti otak berhenti bekerja sebenarnya keliru. Justru ketika tubuh beristirahat, otak memasuki mode kerja yang berbeda dari saat kita terjaga. Aktivitasnya tidak terlihat dari luar, tetapi berlangsung intens di dalam.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Ilegal Drilling Air Tanah di Lotim, Polda NTB Terbitkan SP2HP

Selama tidur, otak tetap memproses informasi yang diperoleh sepanjang hari. Pengalaman, bahasa, emosi, dan ingatan tidak sekadar disimpan, melainkan diorganisasi ulang. Informasi yang dianggap penting diperkuat, sementara yang kurang relevan dilemahkan. Proses ini menjelaskan mengapa tidur memiliki peran penting dalam belajar dan pemahaman, termasuk dalam pemerolehan bahasa dan kemampuan berpikir. Tanpa tidur yang cukup, kemampuan otak untuk mengingat dan memahami akan menurun secara signifikan.

Selain memori, tidur juga menjadi ruang bagi otak untuk “berpikir” dalam bentuk yang tidak disadari, yaitu mimpi. Mimpi bukanlah aktivitas acak tanpa makna, melainkan hasil kerja otak yang menghubungkan ingatan, emosi, dan imajinasi. Karena tidak dikendalikan oleh logika sadar, pikiran dalam mimpi sering kali tampak aneh dan tidak masuk akal. Namun justru di situlah terlihat bahwa otak tetap aktif memproduksi makna, meskipun tanpa kontrol rasional.

Baca Juga :  Fauzan Khalid Apresiasi Bantuan Kemendagri Atasi Sampah, Dorong Pemilahan dari Rumah Tangga

Tidur juga berperan penting dalam pengolahan emosi. Ketika tidur, otak membantu menstabilkan perasaan dan mengurangi beban emosional yang terakumulasi saat terjaga. Inilah alasan mengapa kurang tidur sering membuat seseorang lebih mudah marah, cemas, atau sulit berkonsentrasi. Otak yang tidak diberi waktu untuk memulihkan diri akan kesulitan mengatur emosi dan berpikir secara optimal.

Dengan demikian, tidur bukanlah kondisi berhentinya aktivitas mental, melainkan fase penting di mana otak bekerja secara diam-diam namun mendalam. Berpikir saat tidur memang tidak sama dengan berpikir saat terjaga, karena tidak disertai kesadaran dan kontrol. Namun fungsi kognitif tetap berlangsung, bahkan menjadi fondasi bagi kemampuan berpikir, mengingat, dan memahami ketika kita bangun. Tidur, pada akhirnya, adalah bukti bahwa otak manusia tidak pernah benar-benar berhenti bekerja, hanya berganti cara.(*)

Berita Terkait

AHM Tembus Ujung Timur Indonesia, Pendidikan Vokasi Berstandar Industri Hadir di Sorong
Astra Motor Campus Network Bekali Mahasiswa Unram Jurus Jitu Hadapi Interview Kerja
8 Tahun Pascagempa, Putri Victoria Saksikan Ketangguhan Lombok Utara dari Sekolah hingga Kesehatan
Gubernur Iqbal Dorong Pramuka NTB Jadi Pelopor Swasembada Pangan dari Desa hingga Sekolah
Lulusan SMK NTB Mulai Dibidik Kerja di Qatar, Gubernur Iqbal Buka Jalan ke Pasar Global
Perkuat Tridarma Perguruan Tinggi, PT Bank NTB Syariah dan Universitas Islam Al-Azhar Jalin Kerja Sama Strategis
Pemprov NTB Gandeng UMM, Fokus Tekan Kemiskinan hingga Perkuat Ketahanan Pangan
96 Mahasiswa Fakultas Geografi UGM Teliti Potensi dan Ancaman Wilayah Lombok Tengah dengan Teknologi Geospasial

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:01 WIB

AHM Tembus Ujung Timur Indonesia, Pendidikan Vokasi Berstandar Industri Hadir di Sorong

Minggu, 13 September 2026 - 14:02 WIB

Astra Motor Campus Network Bekali Mahasiswa Unram Jurus Jitu Hadapi Interview Kerja

Sabtu, 5 September 2026 - 15:02 WIB

8 Tahun Pascagempa, Putri Victoria Saksikan Ketangguhan Lombok Utara dari Sekolah hingga Kesehatan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Gubernur Iqbal Dorong Pramuka NTB Jadi Pelopor Swasembada Pangan dari Desa hingga Sekolah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:02 WIB

Lulusan SMK NTB Mulai Dibidik Kerja di Qatar, Gubernur Iqbal Buka Jalan ke Pasar Global

Berita Terbaru