Pencarian Korban Terseret Arus Sungai Melau Dilanjutkan Hari Ini

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan saat mencari korban terseret arus sungai Melau.

Tim SAR Gabungan saat mencari korban terseret arus sungai Melau.

LOTENG, LOMBOKTODAY.ID – Tim SAR Gabungan yang dipimpin oleh Kantor SAR Mataram melalui Tim Rescue Unit Siaga SAR Mandalika melaksanakan operasi pencarian hari kedua (hari ini, Rabu, 21 Januari 2026) terhadap satu orang korban yang diduga terseret arus Sungai Melau, Dusun Mapasan, Desa Serage, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah.

Korban atas nama Pawan (69 tahun), warga Dusun Mapasan, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), dilaporkan meninggalkan rumah pada Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 05.00 Wita. Warga kemudian menemukan jejak kaki serta pakaian korban di tepi Sungai Melau.

Baca Juga :  Gedung DPRD NTB Dibakar Massa Aksi

Pencarian awal telah dilakukan oleh masyarakat sekitar sebelum kejadian tersebut dilaporkan ke Unit Siaga SAR Mandalika untuk meminta bantuan SAR.

Tim Rescue Unit Siaga SAR Mandalika diberangkatkan menuju lokasi kejadian dan langsung berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melaksanakan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Hingga hari ini, Rabu (21/1/2026) memasuki hari kedua pencarian, Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan penyisiran sungai.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, melalui Koordinator Unit Siaga SAR Mandalika, Arya Made Kresna menyampaikan, bahwa upaya pencarian akan dimaksimalkan dengan memperluas area penyisiran di sepanjang aliran sungai.

Baca Juga :  Pesan Menhan Sjafrie ke Prajurit di Dompu: Jangan Sakiti Hati Rakyat

“Pencarian kami lanjutkan dengan penyisiran sejak pagi tadi di sepanjang aliran Sungai Melau, rencana sejauh 19,7 kilometer,” ujar Arya.

Dalam operasi ini, Tim SAR Gabungan berupaya maksimal dengan menambah jumlah personel dari Kantor SAR Mataram serta melibatkan unsur TNI, Polri, Damkar Lombok Tengah, BPBD Lombok Tengah, masyarakat setempat dan pihak terkait lainnya. Semoga korban dapat ditemukan secepatnya.(Sid)

Berita Terkait

Bansos dan BPJS PBI JK 2027 di Lombok Timur Bakal Pakai Data Terbaru, Ini Target Pembaruannya
KPK Benchmarking NTB Satu Data untuk Perkuat Tata Kelola Data dan Teknologi Informasi
Sumpah Pemuda ke-98, NTB Beri Penghargaan bagi Generasi Muda Berprestasi
Jangan Asal Tarik Rem! Astra Motor NTB Ungkap Teknik Aman Melintasi Jalan Turunan
Kemarau Panjang, Ditpolairud Polda NTB Salurkan 1,7 Ton Air Bersih ke Pesisir Sekotong
Celah Sempit di Tengah Kemacetan Bisa Picu Kecelakaan, Pengendara Motor Wajib Waspada
Ops Patuh Rinjani 2026 Dimulai, 578 Personel Gabungan Siap Tindak Pelanggaran Lalu Lintas di NTB
Wakapolda NTB Turun ke Jalan, Atur Lalu Lintas Pagi di Simpang Empat BI Mataram

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Bansos dan BPJS PBI JK 2027 di Lombok Timur Bakal Pakai Data Terbaru, Ini Target Pembaruannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:01 WIB

KPK Benchmarking NTB Satu Data untuk Perkuat Tata Kelola Data dan Teknologi Informasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, NTB Beri Penghargaan bagi Generasi Muda Berprestasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Jangan Asal Tarik Rem! Astra Motor NTB Ungkap Teknik Aman Melintasi Jalan Turunan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Kemarau Panjang, Ditpolairud Polda NTB Salurkan 1,7 Ton Air Bersih ke Pesisir Sekotong

Berita Terbaru

Suasana acara pembukaan Kongres Internasional I Bahasa Sasak yang digelar Majelis Adat Sasak (MAS), di Aula Gedung BPSDMD Provinsi NTB, Rabu (28/10/2026).

Pariwisata Seni Budaya

Wagub NTB Tekankan Peran Keluarga dan Sekolah untuk Selamatkan Bahasa Sasak

Rabu, 28 Okt 2026 - 12:06 WIB