KLU, LOMBOKTODAY.ID – Keselamatan di jalan bukan sekadar slogan, melainkan gaya hidup yang harus ditanamkan sejak remaja. Komitmen inilah yang kembali ditegaskan oleh Astra Motor melalui kampanye edukasi safety riding yang menyasar siswa kelas IX di SMP Negeri 1 Tanjung.
Program ini menjadi respons nyata terhadap tingginya angka kecelakaan lalu lintas di kalangan usia muda, khususnya rentang 15–24 tahun yang tercatat sebagai kelompok paling rentan mengalami kecelakaan, baik luka ringan hingga fatal.
Masa remaja identik dengan rasa ingin tahu tinggi, keberanian mencoba hal baru, serta semangat eksplorasi tanpa batas. Namun di balik energi positif tersebut, tersimpan risiko besar jika tidak dibekali pemahaman keselamatan yang memadai.
Melalui tim Safety Riding, Astra Motor NTB menghadirkan materi edukatif bertajuk #Cari_Aman, yang mengajak pelajar memahami pentingnya: Menggunakan helm berstandar SNI, Mematuhi etika dan aturan lalu lintas, Menghindari penggunaan ponsel saat berkendara, Membangun kesadaran kolektif akan pentingnya keselamatan.
Tak sekadar teori, sesi ini juga dikemas secara interaktif. Para siswa diajak berdiskusi mengenai situasi nyata yang sering mereka temui di jalan, sehingga pesan keselamatan terasa relevan dan kontekstual dengan kehidupan sehari-hari.
Marketing Manager Astra Motor NTB, Adrian Arlim, menegaskan bahwa membangun budaya keselamatan bukan proses instan. “Menanamkan nilai keselamatan harus dimulai sejak dini. Pelajar berada di fase pencarian jati diri, sehingga penting untuk membangun karakter yang tidak hanya cerdas, tetapi juga bertanggung jawab saat berada di jalan raya,” tegasnya.
Menurutnya, keselamatan berkendara adalah tanggung jawab bersama. Bukan hanya urusan individu, melainkan bagian dari budaya sosial yang harus tumbuh di lingkungan sekolah, keluarga, hingga masyarakat luas.
Ia berharap para siswa dapat menjadi agen perubahan—pelopor keselamatan yang menyebarkan semangat #Cari_Aman kepada teman sebaya maupun keluarga di rumah.
Melalui kampanye yang dilakukan secara konsisten ke berbagai sekolah, Astra Motor terus memperkuat perannya dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di Nusa Tenggara Barat. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan ekosistem berkendara yang lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan.
Di tengah mobilitas generasi muda yang semakin dinamis, satu pesan sederhana terus digaungkan:
Keren itu bukan ngebut di jalan, tapi sampai tujuan dengan selamat. #Cari_Aman bukan sekadar tagar—melainkan komitmen untuk masa depan yang lebih baik.(amn)

















