Pastikan Kebutuhan Pokok Terjangkau, Pemprov NTB Gelar Rakor Inflasi Sambut Ramadan

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plh Sekda NTB, HL Moh. Faozal saat Rakor Inflasi, di Hotel Golden Palace Mataram, Rabu (11/2/2026).

Plh Sekda NTB, HL Moh. Faozal saat Rakor Inflasi, di Hotel Golden Palace Mataram, Rabu (11/2/2026).

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Menjelang datangnya Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) bergerak cepat memastikan masyarakat tetap bisa mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang wajar.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Inflasi, di Hotel Golden Palace Mataram, Rabu (11/2/2026).

Rakor ini menjadi bentuk komitmen Pemprov NTB dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan, terutama saat permintaan pasar cenderung meningkat menjelang bulan suci.

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah NTB, HL Moh Faozal, menyampaikan bahwa secara umum stok bahan pangan di NTB masih dalam kondisi aman. Meski demikian, pemerintah tetap memberi perhatian khusus terhadap beberapa komoditas yang mulai mengalami kenaikan harga.

“Saat ini kita mencermati adanya lonjakan harga pada cabai rawit. Hal itu dipengaruhi oleh faktor cuaca, keterbatasan panen, distribusi ke luar daerah, serta meningkatnya permintaan menjelang puasa,” ujar Faozal dalam sambutannya.

Baca Juga :  Pemprov NTB Gandeng UMM, Fokus Tekan Kemiskinan hingga Perkuat Ketahanan Pangan

Ia juga mengungkapkan bahwa Gubernur NTB bersama Satgas Pangan Daerah telah turun langsung ke pasar untuk memantau kondisi riil di lapangan.

“Kemarin Bapak Gubernur bersama Satgas Pangan turun langsung memastikan harga dan pasokan komoditas strategis tetap terkendali. Ini langkah konkret agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Faozal menegaskan bahwa Pemprov NTB bersama berbagai pihak terus melakukan intervensi pasar, salah satunya melalui penyebaran informasi Harga Eceran Tertinggi (HET) dan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di berbagai daerah.

“Upaya ini kita lakukan agar masyarakat tetap tenang dan dapat menjalani ibadah puasa dengan khusyuk tanpa terbebani lonjakan harga,” tambahnya.

Selain Rakor Inflasi, Pemprov NTB juga rutin turun langsung ke lapangan untuk memastikan pasokan tetap aman dan harga masih berada dalam batas keterjangkauan masyarakat.

Baca Juga :  Pj Bupati Lotim Sambut Baik Tawaran Kerja Sama dengan Korsel

Tak hanya fokus pada stabilitas harga, Pemprov NTB juga mendorong penguatan ekonomi lokal. Faozal mengajak masyarakat untuk lebih mengutamakan produk-produk UMKM sebagai pilihan utama.

“Kita ingin produk lokal menjadi tuan rumah di daerah sendiri. Dengan begitu, roda ekonomi masyarakat ikut bergerak dan lebih kuat,” tegas mantan Kepala Dinas Perhubungan NTB tersebut.

Di sisi lain, Faozal mengimbau masyarakat agar berbelanja secara bijak dan tidak berlebihan menjelang Ramadan. Para pedagang pun diharapkan tetap menjaga kejujuran, kualitas barang, serta stabilitas harga.

“Pasar harus menjadi tempat yang menenangkan dan membawa keberkahan bagi semua pihak, baik pembeli maupun pedagang,” tuturnya.

Menutup arahannya, Faozal menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam Rakor Inflasi. Ia berharap sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat terus terjaga demi terciptanya stabilitas ekonomi yang berkelanjutan di NTB.(Sid)

Berita Terkait

Proyek Pipa Bawah Laut di Jeneponto Berlanjut, PLN EG Siapkan Kompensasi Petani Rumput Laut
Honda Electrify Meet Up–Lombok, Astra Motor NTB Ajak Masyarakat Jajal Motor Listrik
Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Harus Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan
Perluas Jejaring Kemitraan, Bank NTB Syariah Jajaki Peluang Kerja Sama dengan PSMTI dan Marga Tun Hong
ASUS Resmi Hadirkan ASUS ProArt P14 dan P16, Laptop Kreator Profesional dengan NVIDIA RTX Spark™ Pertama di Indonesia
Gubernur NTB Pastikan Stok BBM, LPG, Beras, dan Pupuk Aman, Masyarakat Diminta Tak Panik
Bupati Iron Salurkan Modal Usaha Rp1,5 Juta per Pedagang di Pasar Tenten Gandor, Ini Pesannya
Pemprov NTB Targetkan BPR Syariah Rampung Akhir 2026, Pembiayaan UMKM Jadi Prioritas

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:04 WIB

Proyek Pipa Bawah Laut di Jeneponto Berlanjut, PLN EG Siapkan Kompensasi Petani Rumput Laut

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Harus Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Perluas Jejaring Kemitraan, Bank NTB Syariah Jajaki Peluang Kerja Sama dengan PSMTI dan Marga Tun Hong

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:33 WIB

ASUS Resmi Hadirkan ASUS ProArt P14 dan P16, Laptop Kreator Profesional dengan NVIDIA RTX Spark™ Pertama di Indonesia

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Gubernur NTB Pastikan Stok BBM, LPG, Beras, dan Pupuk Aman, Masyarakat Diminta Tak Panik

Berita Terbaru