Wagub NTB: Sekolah Harus Aman, Kreatif, dan Siap Bersaing di Era Global

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub NTB, Indah Dhamayanti Putri saat melakukan Safari Ramadan di SMK Negeri 3 Kota Bima, pada Senin (2/3/2026).

Wagub NTB, Indah Dhamayanti Putri saat melakukan Safari Ramadan di SMK Negeri 3 Kota Bima, pada Senin (2/3/2026).

KOTA BIMA, LOMBOKTODAY.ID – Semangat perubahan dan optimisme generasi muda terasa kuat saat Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (Wagub NTB), Indah Dhamayanti Putri, melakukan Safari Ramadan di SMK Negeri 3 Kota Bima, pada Senin (2/3/2026).

Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang dialog terbuka antara pemerintah, guru, dan siswa tentang masa depan pendidikan yang relevan dengan tantangan zaman.

Dalam suasana hangat dan interaktif, Wagub yang akrab disapa Ummi Dinda itu mengaku bangga menyaksikan langsung karya dan inovasi para siswa. Baginya, kreativitas pelajar bukan hanya prestasi akademik, tetapi juga potensi ekonomi yang nyata.

“Saya melihat kreativitas anak-anak kita luar biasa. Ini bukan sekadar hobi, tapi peluang ekonomi yang harus ditangkap,” ujarnya.

Ia mencontohkan peluang produksi suvenir pernikahan di Pulau Sumbawa, khususnya Bima, yang memiliki pasar besar seiring tingginya tradisi hajatan masyarakat. Menurutnya, sekolah kejuruan dapat menjadi pusat produksi kreatif sekaligus laboratorium kewirausahaan bagi siswa.

Pesan ini selaras dengan semangat generasi saat ini yang tidak lagi terpaku pada jalur kerja konvensional, tetapi berani membangun brand, bisnis, dan identitas profesional sejak bangku sekolah.

Ummi Dinda juga menekankan pentingnya strategi peningkatan prestasi siswa, terutama melalui jalur undangan dan prestasi agar semakin banyak lulusan Bima dan Pulau Sumbawa diterima di perguruan tinggi negeri bergengsi.

Baca Juga :  Tak Lagi Terdaftar Penerima Bansos, Kadis Sosial Lobar Imbau Warga Kembali Usulkan Diri

“Jangan jadikan jarak geografis sebagai alasan. Anak-anak kita harus berani menunjukkan prestasi dan menjemput peluang,” tegasnya.

Selain itu, ia mendorong penguatan kemampuan bahasa Inggris sebagai bekal penting menghadapi pasar kerja global. Di era konektivitas digital, kemampuan komunikasi lintas bahasa dinilai sebagai nilai tambah yang membuka akses karier lebih luas.

Isu keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah juga menjadi perhatian utama. Wagub Dinda mengingatkan pentingnya menciptakan ruang belajar yang bebas dari kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk praktik perundungan (bullying). “Sekolah harus menjadi tempat yang dirindukan. Rasa aman dan nyaman harus kita jaga bersama,” pesannya.

Komitmen tersebut disambut positif oleh para siswa. Ketua OSIS SMK Negeri 3 Kota Bima, Nafisah, menegaskan bahwa pihaknya memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi pencegahan kekerasan.

“Kami mungkin tidak bisa mencegah semua bentuk kekerasan, tetapi kami harus punya tindakan. Media sosial bisa menjadi ruang edukasi agar siswa lebih sadar dan saling menghormati,” tegasnya.

Bagi generasi digital, platform media sosial bukan hanya ruang ekspresi, tetapi juga medium kampanye nilai dan perubahan sosial.

Baca Juga :  Hardiknas 2026, Pemprov NTB Fokus Kualitas Pendidikan dan Kesejahteraan Guru PPPK

Ketua OSIS periode sebelumnya, Gifar, menambahkan bahwa pada masa kepemimpinannya, OSIS mengoptimalkan ekstrakurikuler Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIKR) sebagai garda depan kampanye anti-bullying.

PIKR aktif melakukan sosialisasi langsung kepada siswa serta memproduksi konten edukatif di media sosial. Sejumlah anggotanya juga terlibat dalam Forum Anak dan Forum GenRe tingkat kota hingga provinsi, memperkuat kapasitas mereka dalam pendekatan edukasi sebaya.

“Pendekatan teman sebaya lebih mudah diterima. Jika ada indikasi bullying, kami bekerja sama dengan guru BK untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.

Kisah para siswa ini menjadi bukti bahwa SMK Negeri 3 Kota Bima bukan sekadar tempat menempuh pendidikan, melainkan ruang tumbuh bagi mimpi dan masa depan.

Dari bakat sederhana seperti menggambar, lahir keterampilan profesional yang membuka jalan menuju prestasi, organisasi, hingga peluang karier.

Dengan dukungan lingkungan sekolah yang inklusif dan perhatian terhadap kondisi sosial-ekonomi siswa, sekolah ini terus bertransformasi menjadi ekosistem pembelajaran yang aman, kreatif, dan berdaya saing.

Di tengah arus perubahan global, pesan yang mengemuka jelas: sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi tempat menyiapkan generasi yang berani, adaptif, dan siap menjadi pelopor masa depan.(ltn)

Berita Terkait

AHM Tembus Ujung Timur Indonesia, Pendidikan Vokasi Berstandar Industri Hadir di Sorong
Astra Motor Campus Network Bekali Mahasiswa Unram Jurus Jitu Hadapi Interview Kerja
8 Tahun Pascagempa, Putri Victoria Saksikan Ketangguhan Lombok Utara dari Sekolah hingga Kesehatan
Gubernur Iqbal Dorong Pramuka NTB Jadi Pelopor Swasembada Pangan dari Desa hingga Sekolah
Lulusan SMK NTB Mulai Dibidik Kerja di Qatar, Gubernur Iqbal Buka Jalan ke Pasar Global
Perkuat Tridarma Perguruan Tinggi, PT Bank NTB Syariah dan Universitas Islam Al-Azhar Jalin Kerja Sama Strategis
Pemprov NTB Gandeng UMM, Fokus Tekan Kemiskinan hingga Perkuat Ketahanan Pangan
96 Mahasiswa Fakultas Geografi UGM Teliti Potensi dan Ancaman Wilayah Lombok Tengah dengan Teknologi Geospasial

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:01 WIB

AHM Tembus Ujung Timur Indonesia, Pendidikan Vokasi Berstandar Industri Hadir di Sorong

Minggu, 13 September 2026 - 14:02 WIB

Astra Motor Campus Network Bekali Mahasiswa Unram Jurus Jitu Hadapi Interview Kerja

Sabtu, 5 September 2026 - 15:02 WIB

8 Tahun Pascagempa, Putri Victoria Saksikan Ketangguhan Lombok Utara dari Sekolah hingga Kesehatan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Gubernur Iqbal Dorong Pramuka NTB Jadi Pelopor Swasembada Pangan dari Desa hingga Sekolah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:02 WIB

Lulusan SMK NTB Mulai Dibidik Kerja di Qatar, Gubernur Iqbal Buka Jalan ke Pasar Global

Berita Terbaru