Dekranasda NTB Tancap Gas, Bunda Sinta Dorong Kerajinan Lokal Go Global dan Digital

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pose bersama usai rapat perdana kepengurusan Dekranasda NTB yang digelar di Balai Kriya NTB, Jalan Pejanggik Mataram, Rabu (8/4/2026).

Suasana pose bersama usai rapat perdana kepengurusan Dekranasda NTB yang digelar di Balai Kriya NTB, Jalan Pejanggik Mataram, Rabu (8/4/2026).

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Dekranasda NTB) mulai “tancap gas” memperkuat ekosistem industri kreatif daerah.

Lewat rapat perdana kepengurusan yang digelar di Balai Kriya NTB, Jalan Pejanggik Mataram, Rabu (8/4/2026), arah baru pengembangan kerajinan lokal pun mulai ditegaskan: naik kelas dan menembus pasar global.

Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua Dekranasda NTB, Ny. Hj. Sinta Agathia Iqbal, bersama jajaran pengurus, mulai dari ketua harian, wakil ketua, sekretaris, hingga anggota serta komunitas pengrajin.

Dalam arahannya, Bunda Sinta—sapaan akrabnya—menegaskan bahwa rapat ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan langkah awal konsolidasi untuk memperkuat peran Dekranasda sebagai motor penggerak industri kerajinan NTB.

Menurutnya, produk kerajinan NTB seperti tenun, gerabah, anyaman, hingga mutiara memiliki potensi besar untuk bersaing, tidak hanya di tingkat lokal dan nasional, tetapi juga di pasar internasional.

“Kita ingin kerajinan NTB tidak hanya dikenal, tapi juga punya daya saing global,” tegasnya.

Struktur kepengurusan terbaru Dekranasda NTB disebut lebih inklusif dan strategis. Selain melibatkan pengurus lama, formasi baru juga menggandeng berbagai pihak seperti OPD lingkup Pemprov NTB, akademisi, hingga komunitas kreatif.

Baca Juga :  Pecahkan Rekor! MotoGP Mandalika 2026 Diserbu 157.875 Penonton, Target Ekonomi Rp5 Triliun Dibidik

Langkah ini diharapkan menjadi fondasi kuat untuk menjalankan program kerja yang lebih progresif dan adaptif terhadap perkembangan zaman—terutama di era digital.

Dekranasda NTB juga akan memperkuat promosi melalui berbagai kanal, mulai dari pameran, misi dagang ekspor, hingga pemanfaatan platform digital.

Beberapa strategi yang disiapkan antara lain: Digital marketing dan kampanye produk lokal, Branding profesional produk kerajinan, Publikasi media yang terstruktur, Pemetaan potensi unggulan tiap daerah.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan visibilitas produk kerajinan NTB di pasar nasional maupun internasional.

Menariknya, Dekranasda NTB juga mulai menyasar generasi muda. Program inkubasi wirausaha akan difasilitasi di lingkungan pendidikan seperti SMA, SMK, hingga SLB.

Kegiatannya meliputi: Workshop dan pelatihan, Mentoring oleh pelaku usaha, Pendampingan produksi hingga pemasaran.

Tujuannya jelas yakni untuk menumbuhkan jiwa entrepreneur sejak dini, khususnya di sektor kerajinan.

Tak hanya fokus di kota, Dekranasda NTB juga akan mengintegrasikan pengembangan kerajinan dengan program Desa Berdaya dan desa wisata.

Baca Juga :  New Honda NX500 Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Teknologi E-Clutch dan Harga Rp230 Juta

Melalui pendekatan ini, masyarakat desa akan mendapatkan pelatihan teknis kerajinan, pendampingan usaha, akses pasar yang lebih luas.

Model ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi desa berbasis potensi lokal.

Untuk menembus pasar global, Dekranasda NTB juga menyiapkan langkah strategis seperti: Standardisasi kualitas produk, Pendaftaran hak kekayaan intelektual (HKI), Penguatan branding profesional, Partisipasi dalam pameran internasional.

Dengan pendekatan ini, citra kerajinan NTB diharapkan semakin kuat di mata dunia.

Dukungan juga datang dari Dinas Kominfotik NTB yang akan fokus pada penguatan promosi dan komunikasi publik.

Program ini diarahkan untuk meningkatkan eksposur digital produk lokal, mengoptimalkan kampanye media, membangun branding yang konsisten.

Dengan strategi kolaboratif, digitalisasi, serta fokus pada generasi muda dan desa, Dekranasda NTB menunjukkan komitmen kuat untuk membawa kerajinan lokal naik kelas.

Langkah ini menjadi sinyal bahwa NTB tidak hanya kaya budaya, tetapi juga siap menjadi pemain serius di industri kreatif global.(Sid)

Berita Terkait

New Honda Genio Tampil Makin Kalcer, Warna Retro Baru Siap Curi Perhatian Anak Muda
Proyek Pipa Bawah Laut di Jeneponto Berlanjut, PLN EG Siapkan Kompensasi Petani Rumput Laut
Honda Electrify Meet Up–Lombok, Astra Motor NTB Ajak Masyarakat Jajal Motor Listrik
Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Harus Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan
Perluas Jejaring Kemitraan, Bank NTB Syariah Jajaki Peluang Kerja Sama dengan PSMTI dan Marga Tun Hong
ASUS Resmi Hadirkan ASUS ProArt P14 dan P16, Laptop Kreator Profesional dengan NVIDIA RTX Spark™ Pertama di Indonesia
Gubernur NTB Pastikan Stok BBM, LPG, Beras, dan Pupuk Aman, Masyarakat Diminta Tak Panik
Bupati Iron Salurkan Modal Usaha Rp1,5 Juta per Pedagang di Pasar Tenten Gandor, Ini Pesannya

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:08 WIB

New Honda Genio Tampil Makin Kalcer, Warna Retro Baru Siap Curi Perhatian Anak Muda

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:04 WIB

Proyek Pipa Bawah Laut di Jeneponto Berlanjut, PLN EG Siapkan Kompensasi Petani Rumput Laut

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Honda Electrify Meet Up–Lombok, Astra Motor NTB Ajak Masyarakat Jajal Motor Listrik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Harus Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Perluas Jejaring Kemitraan, Bank NTB Syariah Jajaki Peluang Kerja Sama dengan PSMTI dan Marga Tun Hong

Berita Terbaru

Suasana acara pembukaan Kongres Internasional I Bahasa Sasak yang digelar Majelis Adat Sasak (MAS), di Aula Gedung BPSDMD Provinsi NTB, Rabu (28/10/2026).

Pariwisata Seni Budaya

Wagub NTB Tekankan Peran Keluarga dan Sekolah untuk Selamatkan Bahasa Sasak

Rabu, 28 Okt 2026 - 12:06 WIB