Gubernur NTB Minta Pers Kedepankan Tabayun dan Edukasi Publik dalam Kebijakan

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat memberikan sambutan pada acara halal bihalal PWI NTB, di Sekretariat PWI NTB, Rabu (15/4/2026).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat memberikan sambutan pada acara halal bihalal PWI NTB, di Sekretariat PWI NTB, Rabu (15/4/2026).

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) menegaskan pentingnya kolaborasi strategis antara pemerintah dan insan pers dalam mendorong kemajuan daerah.

Sinergi ini dinilai menjadi kunci dalam melawan kemiskinan sekaligus mewujudkan NTB yang makmur dan dikenal di tingkat global.

Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, saat menghadiri acara Halal Bihalal yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB, di Sekretariat PWI NTB, Rabu (15/4/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal menekankan bahwa pemberitaan media memiliki dampak besar terhadap arah kebijakan publik.

Ia bahkan mengaku pernah mengalami kerugian negara akibat sudut pandang pemberitaan yang kurang tepat saat menangani kasus WNI di luar negeri.

“Pemberitaan media itu memiliki konsekuensi besar. Pemilihan angle sangat berpengaruh terhadap bagaimana kebijakan dipahami publik. Saat ini, musuh bersama kita—pemerintah dan media—adalah kemiskinan dan kebodohan,” tegasnya.

Baca Juga :  Sultan Minta Pemerintah Indonesia Desak PBB Beri Sanksi Israel Atas Serangan ke Gaza

Gubernur Iqbal juga mengingatkan pentingnya menghindari personalisasi dalam pemberitaan pemerintahan. Ia berharap media lebih menonjolkan kerja kolektif institusi dibandingkan figur individu.

Menurutnya, masyarakat perlu merasakan kehadiran pemerintah sebagai sistem yang utuh, bukan sekadar sosok pemimpin.

“Birokrasi itu institusi, bukan personal. Saya titip kepada teman-teman media, tunjukkan apa yang dilakukan pemerintah ini untuk rakyat,” ujarnya.

Selain itu, ia mengajak insan pers untuk selalu mengedepankan prinsip tabayun atau klarifikasi dalam setiap pemberitaan, terutama terkait kebijakan publik, agar informasi yang disampaikan tetap akurat dan berimbang.

Acara tersebut merupakan bagian dari puncak peringatan Hari Pers Nasional 2026 yang diselenggarakan PWI NTB. Kegiatan dirangkai dengan Halal Bihalal, talkshow, serta diskusi wartawan yang menjadi ruang dialog strategis antara media dan pemerintah daerah.

Mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat Menuju NTB Makmur Mendunia”, acara ini dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Sekda NTB Abul Chair dan Wali Kota Mataram Mohan Roliskana, serta jajaran DPRD, OPD, hingga mitra BUMN dan BUMD.

Baca Juga :  33 Tahun Kota Mataram, Gubernur Iqbal Soroti Capaian dan Tantangan Pembangunan ke Depan

Ketua PWI NTB, Ahmad Ikliluddin, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov NTB yang telah menyediakan sekretariat baru bagi organisasi sejak Januari lalu.

Meski sederhana, menurutnya, tempat tersebut kini menjadi pusat diskusi dan pertukaran gagasan bagi para jurnalis dalam mengawal isu-isu strategis daerah.

Ia juga menegaskan bahwa pers yang sehat adalah pers yang merdeka, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.

“Kalau ekosistem pers sakit—dipenuhi disinformasi dan polarisasi—maka dampaknya besar terhadap pembangunan ekonomi dan kepercayaan investor,” jelasnya.

Ikliluddin menambahkan, kritik terhadap pemerintah harus dipandang sebagai bagian dari proses perbaikan.

“Kritik itu seperti obat. Mungkin pahit, tapi menyembuhkan,” ucapnya.(Sid)

Berita Terkait

Usulkan 20 Ribu Bedah Rumah, Lombok Timur Baru Dapat Jatah 2.000 Unit, Bupati Iron Kejar Penataan Lima Kawasan
Bansos dan BPJS PBI JK 2027 di Lombok Timur Bakal Pakai Data Terbaru, Ini Target Pembaruannya
KPK Benchmarking NTB Satu Data untuk Perkuat Tata Kelola Data dan Teknologi Informasi
Sumpah Pemuda ke-98, NTB Beri Penghargaan bagi Generasi Muda Berprestasi
Jangan Asal Tarik Rem! Astra Motor NTB Ungkap Teknik Aman Melintasi Jalan Turunan
Kemarau Panjang, Ditpolairud Polda NTB Salurkan 1,7 Ton Air Bersih ke Pesisir Sekotong
Celah Sempit di Tengah Kemacetan Bisa Picu Kecelakaan, Pengendara Motor Wajib Waspada
Ops Patuh Rinjani 2026 Dimulai, 578 Personel Gabungan Siap Tindak Pelanggaran Lalu Lintas di NTB

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Usulkan 20 Ribu Bedah Rumah, Lombok Timur Baru Dapat Jatah 2.000 Unit, Bupati Iron Kejar Penataan Lima Kawasan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Bansos dan BPJS PBI JK 2027 di Lombok Timur Bakal Pakai Data Terbaru, Ini Target Pembaruannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:01 WIB

KPK Benchmarking NTB Satu Data untuk Perkuat Tata Kelola Data dan Teknologi Informasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, NTB Beri Penghargaan bagi Generasi Muda Berprestasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Jangan Asal Tarik Rem! Astra Motor NTB Ungkap Teknik Aman Melintasi Jalan Turunan

Berita Terbaru