NTB Masuk 2 Besar Nasional Minat Baca 2026, Literasi Tumbuh dari Desa hingga Digital

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penguatan literasi dari desa hingga digital sudah berada di jalur yang tepat.

Penguatan literasi dari desa hingga digital sudah berada di jalur yang tepat.

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID — Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil menembus dua besar nasional dalam tingkat minat baca 2026, menegaskan keberhasilan strategi literasi yang dibangun dari desa hingga ekosistem digital.

Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang bersumber dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia mencatat, NTB meraih skor 61,19 poin, menempati posisi kedua nasional. NTB berada tepat di bawah Nusa Tenggara Timur (62,05 poin) dan di atas Sumatera Selatan (60,86 poin).

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB, Dr. H. Ashari, menyebut capaian ini sebagai hasil dari strategi literasi yang konsisten dan terintegrasi.

“Capaian ini menunjukkan bahwa penguatan literasi dari desa hingga digital sudah berada di jalur yang tepat,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan ini bukan proses instan, melainkan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, komunitas, hingga keluarga.

Baca Juga :  Layani Kebutuhan Nataru, Wamen BUMN Cek Langsung Kesiapan SPKLU PLN

Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB terus mendorong berbagai program literasi, salah satunya melalui gerakan NTB Terampil dan Tangkas. Program ini dijalankan lewat advokasi, sosialisasi, hingga kegiatan seperti Kemah Literasi yang berkelanjutan.

Penguatan juga dilakukan melalui: Pembinaan perpustakaan di kabupaten/kota, sekolah, dan desa; Lomba literasi seperti resensi buku, video literasi, dan bertutur; Penguatan komunitas literasi di berbagai wilayah.

Hingga saat ini, tercatat: 840 desa/kelurahan telah memiliki perpustakaan, Total 4.340 unit perpustakaan aktif
166 komunitas literasi berkontribusi di lapangan.

Transformasi digital menjadi salah satu kunci peningkatan minat baca di NTB. Pemerintah daerah telah mengembangkan: 12.016 judul koleksi deposit, 964 judul e-book dalam NTB e-Library, Lebih dari 68 ribu judul dalam katalog daring.

Selain itu, akses bahan bacaan diperluas melalui program Gerakan Hibah Sejuta Buku (HIBAH SAKU).

Baca Juga :  Honda NTB Gandeng Siswa SMK Negeri 1 Gunungsari Edukasi Safety Riding

Tak hanya fokus pada modernisasi, NTB juga menjaga warisan literasi lokal melalui digitalisasi naskah kuno bekerja sama dengan Museum NTB.

Pendekatan budaya juga dihadirkan lewat inovasi Gerakan Literasi Tradisional (GELITRA), yang menggabungkan: Permainan tradisional, Membaca nyaring, Kegiatan mendongeng.

“Literasi harus menyenangkan dan kontekstual. Melalui GELITRA, budaya lokal kita jadikan pintu masuk untuk membangun kebiasaan membaca,” kata Ashari.

Secara kebijakan, Pemprov NTB juga memperkuat ekosistem literasi melalui berbagai regulasi, termasuk dorongan peningkatan indeks literasi, peran Bunda Literasi, serta penguatan komunitas.

Ke depan, NTB tidak hanya menargetkan capaian statistik, tetapi menjadikan literasi sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat. “Literasi harus hidup dalam keseharian masyarakat, bukan sekadar angka,” ucapnya.(Sid)

Berita Terkait

8 Tahun Pascagempa, Putri Victoria Saksikan Ketangguhan Lombok Utara dari Sekolah hingga Kesehatan
Gubernur Iqbal Dorong Pramuka NTB Jadi Pelopor Swasembada Pangan dari Desa hingga Sekolah
Lulusan SMK NTB Mulai Dibidik Kerja di Qatar, Gubernur Iqbal Buka Jalan ke Pasar Global
Perkuat Tridarma Perguruan Tinggi, PT Bank NTB Syariah dan Universitas Islam Al-Azhar Jalin Kerja Sama Strategis
Pemprov NTB Gandeng UMM, Fokus Tekan Kemiskinan hingga Perkuat Ketahanan Pangan
96 Mahasiswa Fakultas Geografi UGM Teliti Potensi dan Ancaman Wilayah Lombok Tengah dengan Teknologi Geospasial
Leadership Camp SMK Bina Putra Kemang ‘’Bangun Karakter dan Cinta Tanah Air’’, 800 Siswa Digembleng di Yonbekang Kostrad
MK Putuskan Anggaran Makan Bergizi Gratis Tak Boleh Lagi Ambil Porsi Dana Pendidikan, Berlaku Mulai APBN 2028

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 15:02 WIB

8 Tahun Pascagempa, Putri Victoria Saksikan Ketangguhan Lombok Utara dari Sekolah hingga Kesehatan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Gubernur Iqbal Dorong Pramuka NTB Jadi Pelopor Swasembada Pangan dari Desa hingga Sekolah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:02 WIB

Lulusan SMK NTB Mulai Dibidik Kerja di Qatar, Gubernur Iqbal Buka Jalan ke Pasar Global

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Perkuat Tridarma Perguruan Tinggi, PT Bank NTB Syariah dan Universitas Islam Al-Azhar Jalin Kerja Sama Strategis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Pemprov NTB Gandeng UMM, Fokus Tekan Kemiskinan hingga Perkuat Ketahanan Pangan

Berita Terbaru