Gubernur NTB Minta Guru Jadi Teladan, Pendidikan Karakter Dinilai Penting di Era Media Sosial

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal menegaskan pentingnya peran guru berkarakter dalam membentuk masa depan pendidikan di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Menurutnya, pendidikan saat ini tidak lagi cukup hanya berfokus pada kecerdasan intelektual, tetapi juga harus memperkuat kecerdasan emosional dan spiritual generasi muda.

Hal itu disampaikan Gubernur Iqbal saat menghadiri pelatihan ESQ Leadership Center yang diikuti ratusan guru dari berbagai jenjang pendidikan di ruang teater Ahmad Firdaus Sukmono, Universitas Islam Al-Azhar Mataram, Rabu (7/5/2026).

“Jadilah guru yang layak dicintai oleh murid-muridnya, karena guru bukan hanya mengajarkan ilmu, tetapi menjadi teladan dan pembentuk karakter,” ujar Gubernur Iqbal.

Menurut Gubernur Iqbal, derasnya arus globalisasi dan perkembangan media sosial membuat pendidikan karakter menjadi kebutuhan mendesak.

Ia menilai generasi muda membutuhkan pendampingan agar tidak kehilangan arah di tengah perubahan zaman yang begitu cepat.

Ia juga menyoroti pentingnya kemampuan mengenal diri sendiri sebagai bagian dari pembentukan karakter manusia.

Baca Juga :  Gubernur NTB Berbagi Tips Kesehatan Saat Bepergian ke Luar Negeri

“Salah satu hal penting dalam hidup adalah kemampuan berdialog dengan diri sendiri. Banyak orang merasa kesepian bukan karena tidak memiliki teman, tetapi karena tidak pernah berdamai dengan dirinya sendiri,” katanya.

Gubernur Iqbal menambahkan, anak-anak masa kini membutuhkan perhatian dan kehadiran orang dewasa yang mampu memahami kondisi psikologis mereka.

“Pendidikan bukan hanya soal pelajaran di kelas, tetapi tentang menghadirkan kepedulian dan nilai-nilai kehidupan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Iqbal juga menyampaikan permohonan maaf kepada para guru, khususnya guru PPPK paruh waktu, terkait keterbatasan fiskal daerah yang belum mampu sepenuhnya memenuhi harapan kesejahteraan tenaga pendidik.

Meski demikian, Pemerintah Provinsi NTB disebut terus berupaya menghadirkan solusi konkret. Salah satunya melalui tambahan penghasilan sebesar Rp500 ribu per bulan bagi guru PPPK paruh waktu sebagai langkah awal peningkatan kesejahteraan.

“Kami ingin mengirim pesan bahwa pemerintah tidak berhenti memikirkan kesejahteraan guru. Kemampuan kami saat ini memang terbatas, tetapi ikhtiar untuk terus memperbaiki kondisi guru akan tetap menjadi perhatian,” ujar Gubernur Iqbal.

Baca Juga :  Komite III DPD RI Soroti Pentingnya Peningkatan Mutu Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Sementara itu, pendiri ESQ Leadership Center sekaligus motivator nasional, Ary Ginanjar Agustian mengatakan, pelatihan ESQ menjadi bagian dari upaya membangun manusia yang utuh melalui penguatan intelektual, emosional, dan spiritual.

Menurut Ary Ginanjar, Nusa Tenggara Barat memiliki kekuatan budaya religius dan spiritual yang kuat sehingga dinilai potensial menjadi pusat pendidikan karakter nasional.

“NTB adalah daerah pilihan. Pulau Seribu Masjid yang memiliki semangat spiritualitas, gotong royong, dan ketakwaan yang kuat. Dari NTB inilah kami yakin akan lahir generasi emas Indonesia,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan sebanyak 800 jamaah ESQ dijadwalkan berangkat menunaikan ibadah haji sebagai bagian dari pembinaan spiritual yang dilakukan ESQ Leadership Center.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan di NTB sekaligus melahirkan generasi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing menuju visi Indonesia Emas 2045.(arz)

Berita Terkait

Wakapolda NTB Turun ke SMPN 6 Mataram, Ingatkan Siswa soal Bahaya Bullying
Sempat Putus Sekolah, Tiga Siswi di Lombok Barat Kembali Raih Mimpi Lewat Sekolah Rakyat
Gubernur NTB Dorong Akreditasi Sekolah Berasrama, Perlindungan Anak dan Perempuan Diperkuat
570 Pelajar dan Guru Adu Skill Keselamatan Berkendara, AHM Cetak Agen Perubahan Lewat Cari Aman Academy 2026
Global Scholarship Summit 2026 Bidik Sejuta Kesempatan Beasiswa untuk Talenta Indonesia
Gedung SDN 1 Jerowaru Mentereng, Kadis Dikbud Temukan Siswa Belum Bisa Membaca
Ahmad Al Farizi Harumkan UNW Mataram, Raih Most Innovative Idea di Future Leaders Summit
KKM MTs Jerowaru Gelar Persami Gabungan di Loang Gali, 150 Pramuka Penggalang Dilantik

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:15 WIB

Wakapolda NTB Turun ke SMPN 6 Mataram, Ingatkan Siswa soal Bahaya Bullying

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Sempat Putus Sekolah, Tiga Siswi di Lombok Barat Kembali Raih Mimpi Lewat Sekolah Rakyat

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Gubernur NTB Dorong Akreditasi Sekolah Berasrama, Perlindungan Anak dan Perempuan Diperkuat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:06 WIB

570 Pelajar dan Guru Adu Skill Keselamatan Berkendara, AHM Cetak Agen Perubahan Lewat Cari Aman Academy 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Global Scholarship Summit 2026 Bidik Sejuta Kesempatan Beasiswa untuk Talenta Indonesia

Berita Terbaru