570 Pelajar dan Guru Adu Skill Keselamatan Berkendara, AHM Cetak Agen Perubahan Lewat Cari Aman Academy 2026

- Jurnalis

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengusung tema “The Next Change Makers, Jago Cari Aman Biar Happy”, Cari Aman Academy 2026 menjadi wadah bagi pelajar dan guru untuk menguji pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas dalam menyampaikan pesan keselamatan berkendara.

Mengusung tema “The Next Change Makers, Jago Cari Aman Biar Happy”, Cari Aman Academy 2026 menjadi wadah bagi pelajar dan guru untuk menguji pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas dalam menyampaikan pesan keselamatan berkendara.

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Keselamatan berkendara tidak cukup hanya dipahami sebagai aturan di jalan raya. Kebiasaan aman perlu dibangun sejak bangku sekolah dan ditularkan melalui lingkungan terdekat.

Semangat inilah yang diusung PT Astra Honda Motor (AHM) melalui kompetisi Cari Aman Academy 2026, yang melibatkan 570 pelajar dan guru dari 38 sekolah binaan tingkat SMA di berbagai wilayah Indonesia.

Digelar pada 6–8 Oktober 2026 di Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, Semarang, ajang perdana ini menjadi bagian dari upaya mencetak generasi muda yang tidak hanya memahami keselamatan berkendara, tetapi juga mampu menjadi penggerak perubahan di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Mengusung tema “The Next Change Makers, Jago Cari Aman Biar Happy”, Cari Aman Academy 2026 menguji pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas peserta dalam menyampaikan pesan keselamatan berkendara secara menarik dan mudah dipahami.

Sebanyak 190 guru dan 380 pelajar dari 38 sekolah binaan mengikuti kompetisi tingkat nasional ini. Mereka berasal dari berbagai wilayah, termasuk Bandung, Surabaya, Samarinda, dan Pontianak.

Sebelum mencapai tahap nasional, para peserta telah menjalankan berbagai kegiatan edukasi di sekolah masing-masing.

Mulai dari berbagi pengetahuan mengenai keselamatan berkendara kepada sesama pelajar hingga mengajak komunitas dan masyarakat membangun kebiasaan berkendara yang aman.

Melalui aktivitas tersebut, peserta diharapkan tidak berhenti sebagai penerima edukasi, tetapi berkembang menjadi teladan yang mampu menularkan perilaku berkendara yang aman dalam keseharian.

Kompetisi Cari Aman Academy 2026 menilai peserta melalui tiga aspek utama, yakni Knowledge, Skill, dan Creativity.

Ketiganya dirancang untuk mengukur kesiapan peserta dalam memahami sekaligus mengedukasi orang lain mengenai keselamatan berkendara.

Pada aspek Knowledge, peserta menjalani ujian teori dan diuji kemampuannya menjelaskan perilaku berkendara aman melalui materi #Cari_Aman 5P+.

Sementara itu, aspek Skill menguji keterampilan berkendara melalui sejumlah tantangan, meliputi braking atau pengereman, slalom atau manuver melewati lintasan berkelok, serta keseimbangan statis menggunakan sepeda motor Honda BeAT.

Adapun aspek Creativity menantang peserta merancang aktivitas edukasi yang kreatif agar pesan keselamatan berkendara lebih mudah diterima oleh teman sebaya dan masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Wabup Umumkan Rencana Pendirian Sekolah Rakyat di Lotim

Dari rangkaian penilaian tersebut, Mahendra Hayu Alfiansyah dari SMAN 1 Sumberpucung, Jawa Timur, berhasil meraih Task Force Award sebagai guru pembimbing terbaik.

Sementara itu, Deca Auliya Putri dari SMK Islam Krembung, Jawa Timur, meraih Agent Award sebagai pelajar terbaik.

Penghargaan lainnya diberikan kepada SMAN 1 Pangkalpinang, Bangka Belitung, yang meraih Best SR Creative Activity.

Adapun Best SR School Partnership sebagai apresiasi bagi sekolah binaan terbaik diraih SMK Wiraswasta Cimahi, Jawa Barat.

Bagi Deca, pengalaman mengikuti kompetisi tersebut bukan sekadar kesempatan meningkatkan kemampuan berkendara, melainkan juga momentum untuk memahami peran pelajar dalam membangun budaya keselamatan.

“Awalnya saya ingin belajar berkendara yang benar, tapi lewat kompetisi ini saya sadar bahwa kami sebagai pelajar bisa menjadi contoh bagi teman sebaya. Setelah pulang nanti, saya ingin membagikan ilmu yang saya dapat melalui kompetisi Cari Aman Academy ini kepada teman-teman di sekolah agar semakin banyak yang peduli keselamatan saat berkendara,” ujar Deca.

Cari Aman Academy 2026 merupakan bagian dari proses pembinaan terhadap 38 sekolah binaan safety riding melalui kolaborasi AHM dan jaringan main dealer sepeda motor Honda di berbagai wilayah Indonesia sejak tahun lalu.

Pembinaan diawali dengan penguatan kompetensi pelajar dan guru melalui program Safety Riding Advisor Training (SAT) Level 1.

Selanjutnya, pada Agustus–September 2026, peserta mengikuti Cari Aman Academy Bootcamp yang diselenggarakan oleh jaringan main dealer Honda di berbagai daerah.

Bootcamp menjadi tahap pembekalan sekaligus seleksi sebelum peserta melangkah ke kompetisi nasional. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah kompetisi public speaking mengenai materi #Cari_Aman 5P+.

Dalam kegiatan tersebut, peserta ditantang memahami materi keselamatan berkendara, menyusun pesan yang tepat, membangun komunikasi dengan audiens, serta menyampaikan edukasi secara menarik dan mudah dipahami.

General Manager Marketing Planning & Analysis AHM, Andy Wijaya, mengatakan pelajar memiliki kedekatan dengan teman sebaya sehingga berpotensi menjadi agen perubahan dalam menyebarkan pesan keselamatan berkendara di lingkungan sekolah.

Baca Juga :  Gubernur Iqbal Tekankan PT GNE Harus Belajar dari Kesalahan Masa Lalu

Di sisi lain, guru berperan penting sebagai teladan yang dapat menanamkan nilai-nilai positif, termasuk kesadaran untuk mengutamakan keselamatan di jalan raya.

“Kebiasaan berkendara yang aman perlu terbentuk sejak usia sekolah. Sehingga diperlukan penyampaian pesan keselamatan yang mudah diterima di lingkungan sekolah, seperti melalui teman sebaya maupun keteladanan para guru. Melalui Cari Aman Academy, kami berharap para peserta dapat membawa pulang semangat untuk menumbuhkan budaya keselamatan di sekolah sekaligus menjadi penggerak perubahan positif di tengah masyarakat dalam mewujudkan cara berkendara yang aman, tertib, dan bertanggung jawab,” ujar Andy.

Perluas Akses Edukasi Keselamatan Berkendara

Penyelenggaraan Cari Aman Academy 2026 di Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah juga memperkuat upaya AHM memperluas ruang belajar keselamatan berkendara bagi generasi muda.

Berlokasi di kawasan Bukit Semarang Baru (BSB), fasilitas tersebut diresmikan pada 15 Juli 2026. Pusat edukasi ini berdiri di atas lahan seluas satu hektare dengan luas bangunan mencapai 2.760 meter persegi.

Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah merupakan satu dari sembilan Safety Riding Center Honda yang dikembangkan di berbagai wilayah Indonesia.

Fasilitas tersebut terbuka bagi masyarakat dan institusi yang ingin memperdalam pengetahuan serta meningkatkan keterampilan keselamatan berkendara.

Sejak diperkenalkan pada 2017, #Cari_Aman menjadi payung program keselamatan berkendara AHM untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda.

Upaya ini diperkuat melalui enam Safety Riding Lab, kemitraan dengan sekolah binaan, serta beragam program edukasi bersama jaringan main dealer Honda.

Melalui Cari Aman Academy 2026, AHM mendorong pelajar dan guru mengambil peran lebih aktif dalam menyebarkan edukasi keselamatan berkendara.

Harapannya, pesan #Cari_Aman tidak berhenti di arena kompetisi, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan di sekolah, terbawa ke jalan raya, dan diteruskan kepada masyarakat luas.(amn)

Berita Terkait

Sempat Putus Sekolah, Tiga Siswi di Lombok Barat Kembali Raih Mimpi Lewat Sekolah Rakyat
Gubernur NTB Dorong Akreditasi Sekolah Berasrama, Perlindungan Anak dan Perempuan Diperkuat
Global Scholarship Summit 2026 Bidik Sejuta Kesempatan Beasiswa untuk Talenta Indonesia
Gedung SDN 1 Jerowaru Mentereng, Kadis Dikbud Temukan Siswa Belum Bisa Membaca
Ahmad Al Farizi Harumkan UNW Mataram, Raih Most Innovative Idea di Future Leaders Summit
KKM MTs Jerowaru Gelar Persami Gabungan di Loang Gali, 150 Pramuka Penggalang Dilantik
Mendikdasmen Terima Audiensi Bank NTB Syariah, Bahas Penguatan Layanan Keuangan ASN Pendidikan
Aruna Senggigi Bawa Isu SDGs ke Kampus, Dorong Generasi Muda Siapkan Masa Depan Pariwisata Lombok

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Sempat Putus Sekolah, Tiga Siswi di Lombok Barat Kembali Raih Mimpi Lewat Sekolah Rakyat

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Gubernur NTB Dorong Akreditasi Sekolah Berasrama, Perlindungan Anak dan Perempuan Diperkuat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:06 WIB

570 Pelajar dan Guru Adu Skill Keselamatan Berkendara, AHM Cetak Agen Perubahan Lewat Cari Aman Academy 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Global Scholarship Summit 2026 Bidik Sejuta Kesempatan Beasiswa untuk Talenta Indonesia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Gedung SDN 1 Jerowaru Mentereng, Kadis Dikbud Temukan Siswa Belum Bisa Membaca

Berita Terbaru