Jelang Idul Adha 2026, TPID NTB Pastikan Stok Bahan Pokok di Mataram Aman, Harga Ayam dan Bawang Naik

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) turun langsung memantau harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kota Mataram, Kamis (21/5/2026).

Pemantauan dilakukan di Pasar Kebon Roek dan Pasar Mandalika sebagai langkah antisipasi terhadap potensi lonjakan harga sekaligus memastikan pasokan kebutuhan masyarakat tetap stabil menjelang hari raya yang akan jatuh pada 27 Mei mendatang.

Kegiatan tersebut dipimpin Asisten II Setda NTB, H. Lalu Moh. Faozal, S.Sos., M.Si. Turut hadir Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Mataram, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTB, perwakilan Bulog, sejumlah kepala dinas terkait, hingga Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda NTB.

Faozal memastikan sejumlah komoditas utama masyarakat seperti beras, gula, dan tepung terigu dalam kondisi aman dengan ketersediaan stok yang mencukupi di gudang Bulog.

Ia juga meluruskan informasi terkait kenaikan harga beras Bulog yang terjadi belakangan ini.

Baca Juga :  Setelah Dilantik, Kinerja Kepala Pasar Akan Dievaluasi dan Masa Percobaan Tiga Bulan

Menurutnya, kenaikan tersebut bukan dipicu oleh kelangkaan stok, melainkan meningkatnya biaya kemasan.

“Ketersediaan beras, gula, dan tepung di semua gudang Bulog sangat cukup. Kenaikan harga sedikit pada beras lebih dipicu oleh faktor kemasan atau harga plastik yang naik, bukan karena bahan pokoknya yang kurang,” ujarnya.

Meski pasokan tergolong aman, TPID menemukan adanya pergerakan harga pada beberapa komoditas pangan.

Harga ayam potong tercatat naik sekitar Rp5.000 per kilogram. Kenaikan ini disebut terjadi akibat meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha.

Menurut Faozal, konsumsi masyarakat terhadap daging ayam masih cenderung lebih tinggi dibandingkan daging sapi.

Sementara itu, harga daging sapi masih relatif stabil di kisaran Rp140.000 hingga Rp150.000 per kilogram, bergantung pada kualitasnya.

Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas bawang merah. Jika sebelumnya berada di kisaran Rp35.000 per kilogram, kini harganya naik menjadi sekitar Rp40.000 hingga Rp45.000 per kilogram.

Faozal menjelaskan, kenaikan tersebut dipengaruhi biaya distribusi dari wilayah produsen seperti Bima menuju Pulau Lombok.

Baca Juga :  Satu Tahun Iqbal–Dinda: IPM NTB Naik, Fondasi SDM Kian Solid

Meski demikian, Pemprov NTB optimistis harga bawang merah akan kembali turun seiring memasuki musim panen di Bima dalam beberapa pekan mendatang.

Selain bahan pangan, TPID juga mengecek ketersediaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram di sejumlah pangkalan di sekitar Pasar Kebon Roek.

Masyarakat pun diimbau untuk tidak melakukan panic buying atau membeli secara berlebihan karena stok LPG subsidi saat ini terpantau aman dan stabil.

Di akhir pemantauan, Faozal menegaskan bahwa secara umum fluktuasi harga di pasar tradisional Kota Mataram masih berada dalam batas wajar dan belum ditemukan lonjakan harga yang signifikan.

Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mengawal distribusi dan rantai pasok bersama aparat kepolisian serta instansi terkait agar masyarakat dapat menyambut Idul Adha dengan lebih tenang.

“Pemerintah hadir di tengah masyarakat hari ini untuk memastikan kontrol dan mengecek kestabilan pasokan. Kita berharap harga-harga ini bisa terus terjaga dengan baik hingga hari raya nanti,” pungkasnya.(arz)

Berita Terkait

Separuh Desa di Lombok Timur Belum Bangun Koperasi Merah Putih, Dandim 1615/Lotim Turun Langsung Cari Penyebab
Gubernur Iqbal Titip Dua Tugas Besar kepada Pengurus Dekopinwil NTB, Benahi SDM dan Ubah Citra Koperasi
Gubernur Iqbal Ubah Paradigma Pajak di NTB, Warga Taat Kini Dihadiahi Emas
Menteri Trenggono dan Gubernur Iqbal Siapkan KNMP Bintaro Jadi Percontohan Nasional Pasar Ikan Modern Zero Waste
Gubernur Iqbal Tawarkan Potensi Investasi NTB ke Maroko, Bidik Kerja Sama Strategis Bernilai Triliunan
Dewan Komisaris PLN Energi Gas Tinjau Proyek EG Benoa Bali, Tegaskan Komitmen Transparansi Penggunaan Uang Negara
Gubernur Iqbal Resmikan Bale Kita, Rumah Baru Produk Autentik UMKM NTB Menuju Pasar Global
Negeri Jiran dan Magnet Pekerja Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:02 WIB

Separuh Desa di Lombok Timur Belum Bangun Koperasi Merah Putih, Dandim 1615/Lotim Turun Langsung Cari Penyebab

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:04 WIB

Gubernur Iqbal Titip Dua Tugas Besar kepada Pengurus Dekopinwil NTB, Benahi SDM dan Ubah Citra Koperasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:06 WIB

Gubernur Iqbal Ubah Paradigma Pajak di NTB, Warga Taat Kini Dihadiahi Emas

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:01 WIB

Menteri Trenggono dan Gubernur Iqbal Siapkan KNMP Bintaro Jadi Percontohan Nasional Pasar Ikan Modern Zero Waste

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:07 WIB

Gubernur Iqbal Tawarkan Potensi Investasi NTB ke Maroko, Bidik Kerja Sama Strategis Bernilai Triliunan

Berita Terbaru