Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Cicipi Minuman 11 Rempah dan Bilang “Enak!”

- Jurnalis

Sabtu, 5 September 2026 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat menyambut kedatangan Putri Mahkota Swedia, Victoria Ingrid Alice Desiree di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok, Sabtu (5/9/2026).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat menyambut kedatangan Putri Mahkota Swedia, Victoria Ingrid Alice Desiree di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok, Sabtu (5/9/2026).

LOMBOK TENGAH, LOMBOKTODAY.ID – Putri Mahkota Swedia, Victoria Ingrid Alice Desiree, tiba di Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Sabtu (5/9/2026).

Pewaris takhta Kerajaan Swedia itu mendapat sambutan hangat dari Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, di VIP Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok.

Kedatangan Putri Mahkota Victoria bukan sekadar agenda kenegaraan. Sejak menjejakkan kaki di Lombok, ia langsung diperkenalkan dengan wajah NTB melalui dua hal yang lekat dengan identitas daerah: tenun Sasak dan kekayaan rempah.

Putri Mahkota Victoria tiba didampingi Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Wakil Kepala Bappenas, Febrian Alphyanto Ruddyard bersama rombongan.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal menyambut langsung kedatangan Putri Mahkota Victoria. Suasana penyambutan berlangsung hangat dan penuh penghormatan, sekaligus menjadi kesempatan bagi NTB memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada tamu kehormatan dari Kerajaan Swedia tersebut.

Momen penyambutan diawali dengan pengalungan kain tenun khas Sasak Lombok oleh Gubernur Iqbal kepada Putri Mahkota Victoria.

Tenun Sasak bukan sekadar kain tradisional. Bagi masyarakat Lombok, tenun merupakan bagian dari identitas budaya yang diwariskan lintas generasi.

Karena itu, pengalungan kain tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus cara sederhana NTB memperkenalkan akar budaya Lombok kepada dunia.

Namun, sambutan tidak berhenti pada seremoni. Putri Mahkota Victoria kemudian mendapat sajian welcome drink berupa minuman herbal khas Sasak Lombok.

Minuman tradisional itu menjadi bagian dari local hospitality NTB, sekaligus memperkenalkan cita rasa rempah yang menjadi salah satu kekayaan kuliner dan budaya daerah.

Baca Juga :  Produksi Bahasa pada Penderita Disfluensi (Gagap)

Dalam suasana yang semakin cair, Gubernur Iqbal memperkenalkan minuman tersebut kepada Putri Mahkota Victoria.

“Karena Anda sekarang sudah tiba di Surga Rempah-Rempah, izinkan kami menyuguhkan minuman herbal sebagai minuman penyambutan,” ujar Gubernur Iqbal.

“Terima kasih,” jawab Putri Mahkota Victoria.

Percakapan singkat kemudian berlanjut dengan pertanyaan ringan mengenai perjalanan menuju Lombok.

“Bagaimana penerbangan Anda?” tanya Gubernur Iqbal.

“Baik. Terorganisir dengan baik,” jawab Putri Mahkota Victoria.

Gubernur Iqbal juga sempat menunjukkan antusiasme media NTB dalam menyambut kedatangan sang putri mahkota. Ia mengatakan pemberitaan mengenai kunjungan tersebut telah ramai sejak sehari sebelumnya.

“Saya ingin menunjukkan kepada Anda betapa sibuknya media kami memberitakan dan menginformasikan tentang Anda sejak kemarin,” kata Gubernur Iqbal.

Keduanya kemudian menikmati minuman herbal tersebut bersama.

Setelah mencicipinya, Putri Mahkota Victoria memberikan respons spontan.

“Hmm,” ujarnya.

Gubernur Iqbal kemudian menjelaskan bahan minuman yang disajikan. Menurut dia, minuman tersebut merupakan perpaduan sedikitnya 11 jenis rempah.

“Ini adalah minuman herbal, perpaduan dari setidaknya 11 jenis rempah yang berbeda. Semoga minuman ini dapat menyegarkan dan menguatkan Anda sebelum memulai kunjungan lapangan,” jelas Gubernur Iqbal.

Putri Mahkota Victoria pun tersenyum. “Enak!,” ujarnya.

Respons singkat tersebut membuat suasana penyambutan semakin akrab. Di balik seremoni resmi, ada cara lain yang dipilih NTB untuk memperkenalkan Lombok: bukan hanya melalui pidato dan protokoler, tetapi melalui kain, rempah, rasa, dan keramahan.

Kunjungan Putri Mahkota Victoria ke Lombok juga memiliki agenda yang lebih luas. Ia menjalankan peran sebagai Goodwill Ambassador UNDP untuk Pembangunan Berkelanjutan.

Baca Juga :  Pemprov NTB Terapkan WFH untuk ASN, Fokus Efisiensi dan Layanan Publik Tetap Maksimal

Dalam kapasitas tersebut, kunjungannya ke NTB menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung pengalaman dan praktik pembangunan berkelanjutan di Lombok.

Ia juga dijadwalkan bertemu masyarakat serta para pemangku kepentingan yang terlibat dalam berbagai inisiatif pembangunan.

Kunjungan ini menjadi momentum bagi NTB untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus menunjukkan berbagai pengalaman lokal yang berkaitan dengan agenda pembangunan berkelanjutan.

Gubernur Iqbal menyampaikan rasa hormat dan kebahagiaannya atas kedatangan Putri Mahkota Victoria. Ia berharap kunjungan tersebut dapat memberikan pengalaman yang berkesan mengenai Lombok dan NTB.

Selain itu, kunjungan ini diharapkan membuka ruang bagi hubungan serta kerja sama yang semakin erat pada masa mendatang.

Putri Mahkota Victoria sendiri mengungkapkan kegembiraannya dapat berkunjung ke Lombok. Ia menyampaikan rasa senang atas kunjungan tersebut dan kesempatan untuk mengenal Lombok secara lebih dekat.

Bagi NTB, pertemuan singkat di ruang VIP bandara itu menjadi lebih dari sekadar penyambutan tamu negara.

Dari sehelai tenun Sasak hingga segelas minuman herbal yang diracik dari 11 jenis rempah, Lombok memperkenalkan dirinya dengan cara yang sederhana tetapi kuat: menunjukkan budaya yang masih hidup, kekayaan alam yang diwariskan, dan keramahan yang menjadi bagian dari keseharian masyarakat.

Setelah rangkaian penyambutan di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Putri Mahkota Victoria bersama rombongan melanjutkan agenda kunjungan lapangan di Lombok.(Sid)

Berita Terkait

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, Astra Motor NTB Ajak Konsumen Touring Satu Hati dan Tebar Beragam Apresiasi
55 Kader Posyandu Desa Bengkaung Digembleng, Astra Motor NTB Dorong Layanan Kesehatan Makin Berkualitas
Putri Mahkota Victoria ke Lombok, NTB Siap Perkuat Komitmen Pembangunan Berkelanjutan
40 Tahun Menanti, Hutan Sesaot 3.000 Hektare Segera Ditata, Warga Dapat Kepastian Kelola
Gubernur Iqbal Perkuat Posyandu NTB, Kader Jadi Ujung Tombak Pelayanan Dasar
Kemacetan Rembiga Jadi Sorotan, Gubernur Iqbal dan Wali Kota Mohan Turun Cari Solusi
Gubernur NTB Terima Danlanal Mataram, Sinergi Pembangunan dan Mitigasi Bencana Diperkuat
33 Tahun Kota Mataram, Gubernur Iqbal Soroti Capaian dan Tantangan Pembangunan ke Depan

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:04 WIB

Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Cicipi Minuman 11 Rempah dan Bilang “Enak!”

Sabtu, 5 September 2026 - 11:08 WIB

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, Astra Motor NTB Ajak Konsumen Touring Satu Hati dan Tebar Beragam Apresiasi

Sabtu, 5 September 2026 - 10:01 WIB

55 Kader Posyandu Desa Bengkaung Digembleng, Astra Motor NTB Dorong Layanan Kesehatan Makin Berkualitas

Kamis, 3 September 2026 - 11:09 WIB

Putri Mahkota Victoria ke Lombok, NTB Siap Perkuat Komitmen Pembangunan Berkelanjutan

Selasa, 1 September 2026 - 15:05 WIB

40 Tahun Menanti, Hutan Sesaot 3.000 Hektare Segera Ditata, Warga Dapat Kepastian Kelola

Berita Terbaru