LOTIM, LOMBOKTODAY.ID – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Pemkab Lotim) mencatat momen bersejarah dengan menggelar prosesi pisah sambut dua pimpinan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) secara bersamaan.
Untuk pertama kalinya, pergantian jabatan Komandan Kodim (Dandim) 1615/Lombok Timur dan Kapolres Lombok Timur berlangsung dalam satu rangkaian acara resmi.
Prosesi yang digelar di Pendopo Bupati Lombok Timur, Rabu (15/7/2026), menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan daerah.
Pada kesempatan tersebut, Letkol Inf. Eky Anderson resmi menyerahkan tongkat komando Dandim 1615/Lombok Timur kepada Letkol Inf. Hadiyansyah. Sementara jabatan Kapolres Lombok Timur berganti dari AKBP I Komang Sarjana kepada AKBP Ariakta Gagah Nugraha.
Bupati Lombok Timur (Lotim), H. Haerul Warisin, mengaku bangga sekaligus merasa kehilangan atas kepindahan dua pejabat yang selama ini dinilainya memiliki kontribusi besar dalam menjaga kondusivitas daerah.
“Atas nama pribadi, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat Lombok Timur, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Kapolres dan Dandim yang telah mengawal Lombok Timur sehingga tetap aman, tertib, dan kondusif. Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua,” ujar Bupati Lotim, H. Haerul Warisin.
Menurutnya, keberhasilan menjaga stabilitas daerah tidak lepas dari kolaborasi erat antara pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda, termasuk TNI dan Polri.
Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin selama bertugas di Lombok Timur tidak terputus meski keduanya kini mengemban amanah di tempat baru.
“Semoga Lombok Timur tetap menjadi rumah kedua bagi Bapak-Bapak. Persaudaraan yang sudah terbangun semoga terus terjaga, dan semoga karier di tempat penugasan yang baru semakin sukses dan terus meningkat,” tuturnya.
Kepada Dandim dan Kapolres yang baru, Bupati Iron, demikiana Bupati Lotim ini biasa disapa, menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus berharap sinergi yang telah terbangun selama ini dapat dipertahankan bahkan semakin diperkuat.
Ia menilai suasana Lombok Timur yang selama ini relatif aman dan minim gejolak merupakan hasil kekompakan seluruh unsur Forkopimda, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga kejaksaan.
“Selama ini kita tidak pernah sibuk mencari masalah, tetapi fokus mencari solusi atas setiap persoalan yang muncul. Semoga kerja sama yang telah dibangun bersama pejabat sebelumnya dapat terus dilanjutkan dan semakin harmonis,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Iron juga mengingatkan pentingnya menjaga komitmen bersama dalam mengawal berbagai program strategis pemerintah pusat maupun daerah.
Menurutnya, berbagai kritik yang muncul di tengah masyarakat sebaiknya dijadikan bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik.
“Jadikan setiap kritik sebagai penyemangat untuk bekerja lebih baik. Dengan dukungan semua pihak, saya optimistis Lombok Timur akan terus berkembang menjadi daerah yang semakin maju dan semakin baik,” pungkasnya.(Kml)

















