Tanggap Bencana Kebakaran Desa Adat Sade, Bank NTB Syariah Salurkan Bantuan Air Bersih dan Paket Sembako

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bank NTB Syariah bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak kebakaran di Desa Adat Sade, Dusun Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

Bank NTB Syariah bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak kebakaran di Desa Adat Sade, Dusun Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

LOMBOK TENGAH, LOMBOKTODAY.ID – Musibah kebakaran yang melanda kawasan cagar budaya Desa Adat Sade, Dusun Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, mendapat perhatian dari berbagai pihak.

Di tengah situasi darurat yang dihadapi warga, Bank NTB Syariah bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan berupa air bersih dan paket sembako bagi masyarakat terdampak.

Bantuan tersebut difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat, khususnya mereka yang terdampak dan harus menjalani aktivitas di lokasi pengungsian.

Langkah cepat ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian sosial Bank NTB Syariah terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi jaringan kantor Bank NTB Syariah, yakni Kantor Cabang (KC) Praya dan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Pujut.

Koordinasi tersebut dilakukan agar bantuan dapat disalurkan secara cepat, tepat sasaran, serta menyesuaikan dengan kebutuhan warga di lapangan.

Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Desa Adat Sade.

Ia mengatakan, Bank NTB Syariah tidak hanya melihat penyaluran bantuan sebagai bentuk kepedulian sosial, tetapi juga sebagai bagian dari komitmen untuk hadir bersama masyarakat ketika menghadapi situasi sulit.

“Kami atas nama manajemen dan seluruh insan Bank NTB Syariah menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa saudara-saudara kita di Desa Adat Sade,” kata Nazaruddin.

Menurutnya, bantuan air bersih dan paket sembako disalurkan untuk membantu meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat yang terdampak selama masa darurat.

Baca Juga :  Program MBG NTB, Gubernur Iqbal: Dampak Ekonominya Nyata dengan Serapan Tenaga Kerja Signifikan

“Sebagai bentuk kepedulian sosial dan keprihatinan kami, Bank NTB Syariah langsung bergerak menyalurkan bantuan pasokan air bersih serta paket sembako untuk meringankan beban kebutuhan pokok warga terdampak di pengungsian,” ujarnya.

Nazaruddin menjelaskan, proses distribusi bantuan melibatkan unit kerja Bank NTB Syariah yang berada paling dekat dengan lokasi kejadian. KC Praya dan KCP Pujut berkoordinasi untuk memastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Selain koordinasi internal, Bank NTB Syariah juga terus membangun sinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah serta tokoh masyarakat setempat.

Sinergi tersebut dinilai penting agar penanganan kondisi darurat tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan sesaat, tetapi dapat berlanjut menuju proses pemulihan masyarakat dan kawasan Desa Adat Sade.

“Penyaluran bantuan ini kami jalankan melalui koordinasi antara Kantor Cabang Praya dan Kantor Cabang Pembantu Pujut sebagai unit kerja terdekat di wilayah operasional kami,” kata Nazaruddin.

Ia menambahkan, Bank NTB Syariah akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait perkembangan kondisi di lapangan.

“Kami terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah, serta tokoh masyarakat setempat agar penanganan darurat dan proses pemulihan kawasan Sade dapat berlangsung dengan baik,” sambungnya.

Bantuan yang disalurkan Bank NTB Syariah mencakup pasokan air bersih dan paket sembako. Dua kebutuhan tersebut menjadi perhatian penting dalam situasi pascakebakaran, terutama ketika masyarakat masih berada dalam kondisi darurat.

Baca Juga :  UMP NTB 2026 Naik 2,7 Persen, Gubernur Iqbal Tekankan Pengawasan

Ketersediaan air bersih dibutuhkan bukan hanya untuk konsumsi, tetapi juga menunjang kebutuhan sanitasi warga. Sementara paket sembako diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan konsumsi harian masyarakat terdampak.

Dengan demikian, bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan langsung bagi warga selama masa penanganan darurat berlangsung.

Musibah kebakaran di kawasan Desa Adat Sade tidak hanya berdampak terhadap kehidupan masyarakat, tetapi juga menyentuh kawasan yang memiliki nilai budaya dan menjadi salah satu identitas penting Lombok Tengah.

Karena itu, penanganan pascakebakaran membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga sektor swasta.

Bank NTB Syariah memastikan akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan. Dukungan lanjutan akan dipertimbangkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan proses pemulihan.

Kehadiran bantuan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama untuk membantu warga melewati masa sulit sekaligus mendukung pemulihan kawasan Desa Adat Sade setelah musibah kebakaran.

Bagi Bank NTB Syariah, respons cepat terhadap kondisi masyarakat menjadi bagian dari komitmen untuk terus hadir tidak hanya dalam aktivitas layanan perbankan, tetapi juga dalam momentum sosial yang membutuhkan kepedulian dan gotong royong.

Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, masyarakat, tokoh setempat, dan dunia usaha, proses pemulihan di kawasan Desa Adat Sade diharapkan dapat berjalan secara bertahap dan berkelanjutan.(arz)

Berita Terkait

KUR PMI Bank NTB Syariah, Kado Kemerdekaan untuk Pahlawan Devisa
Industri Jasa Keuangan NTB Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di NTT
NTB Andalkan KDKMP untuk Percepat Graduasi Kemiskinan Ekstrem di 40 Desa Berdaya Transformatif
Pemkab Lombok Timur Perluas Jaminan Sosial, Marbot hingga Ketua RT Kini Dapat Perlindungan
Satu Meja, Banyak Rasa: The People’s Cafe Bawa Cita Rasa Daerah ke Pesta Rasa Nusantara
Dari Hilirisasi hingga Benahi Gili Tramena, Gubernur Iqbal dan Komisi VII DPR Perkuat Transformasi Ekonomi NTB
Pemprov NTB Genjot UMKM Naik Kelas, Akses KUR, Legalitas Produk hingga Pasar Ekspor Diperkuat
Investasi NTB Semester I 2026 Tembus Rp33,73 Triliun, UMKM Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:01 WIB

Tanggap Bencana Kebakaran Desa Adat Sade, Bank NTB Syariah Salurkan Bantuan Air Bersih dan Paket Sembako

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:15 WIB

KUR PMI Bank NTB Syariah, Kado Kemerdekaan untuk Pahlawan Devisa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Industri Jasa Keuangan NTB Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:27 WIB

NTB Andalkan KDKMP untuk Percepat Graduasi Kemiskinan Ekstrem di 40 Desa Berdaya Transformatif

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Pemkab Lombok Timur Perluas Jaminan Sosial, Marbot hingga Ketua RT Kini Dapat Perlindungan

Berita Terbaru

Saiful Chaniago.

Nasional

PLN Energi Gas Mengalirkan Energi untuk Masa Depan Indonesia

Senin, 24 Agu 2026 - 17:03 WIB