Cegah Penyelewengan, Polres Lombok Tengah Cek Gudang Pupuk Tingkat Pengecer

- Jurnalis

Rabu, 5 Februari 2025 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak Polres Loteng saat mengecek gudang pupuk tingkat pengecer.

Pihak Polres Loteng saat mengecek gudang pupuk tingkat pengecer.

LOMBOK TENGAH, LOMBOKTODAY.ID – Polres Lombok Tengah mengecek ketersediaan dan pendistribusian pupuk bersubsidi cegah penyelewengan di tingkat pengecer di Kabupaten Lombok Tengah.

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Iwan Hidayat, S.I.K melalui Kasi Humas IPTU, L Brata Kusnadi mengatakan, pengecekan dilakukan untuk mengantisipasi adanya penyelewengan dan kelangkaan pupuk bersubsidi guna mendukung program Asta Cita dalam rangka mewujudkan swasembada pangan. ‘’Anggota kami di lapangan bersama Bhabinsa melakukan pengecekan di salah satu kios pengecer pupuk yang berada di Dusun Monggi, Desa Sukadana, Kecamatan Pujut,’’ kata Brata, Rabu (5/2/2025).

Baca Juga :  Bupati Terpilih Lombok Timur Minta Tim Selalu Mengingatkan

Brata mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan personel di lapangan untuk stok pupuk bersubsidi di tingkat pengecer masih mencukupi kebutuhan petani di wilayah tersebut. Brata menegaskan pihaknya bersama stakeholder terkait akan rutin serta berkelanjutan mengawasi dan mengecek ketersediaan stok pupuk bersubsidi dari mulai tingkat distributor sampai dengan petani.

‘’Saat ini Presiden RI membuat program asta cita dalam rangka mendukung ketahanan pangan. Untuk itu, ketersediaan pupuk merupakan hal yang penting dan harus bisa terpenuhi dikalangan petani guna mendukung program swasembada pangan bisa berjalan dengan baik,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Astra Motor NTB Sambangi Pelanggan Legendaris Honda, Puluhan Unit Ludes Disewa Turis Mancanegara

Brata mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk membantu mengawasi pendistribusian pupuk dan apabila ada penyelewengan maka segera laporkan kepada pihak kepolisian. ‘’Dengan keterlibatan Polri serta stakeholder terkait dalam pengawasan ini, diharapkan dapat secara bersama-sama mewujudkan swasembada pangan sesuai dengan program Asta Cita Presiden RI,’’ ungkapnya.(LS)

Berita Terkait

KUR PMI Bank NTB Syariah, Kado Kemerdekaan untuk Pahlawan Devisa
Industri Jasa Keuangan NTB Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di NTT
NTB Andalkan KDKMP untuk Percepat Graduasi Kemiskinan Ekstrem di 40 Desa Berdaya Transformatif
Pemkab Lombok Timur Perluas Jaminan Sosial, Marbot hingga Ketua RT Kini Dapat Perlindungan
Satu Meja, Banyak Rasa: The People’s Cafe Bawa Cita Rasa Daerah ke Pesta Rasa Nusantara
Dari Hilirisasi hingga Benahi Gili Tramena, Gubernur Iqbal dan Komisi VII DPR Perkuat Transformasi Ekonomi NTB
Pemprov NTB Genjot UMKM Naik Kelas, Akses KUR, Legalitas Produk hingga Pasar Ekspor Diperkuat
Investasi NTB Semester I 2026 Tembus Rp33,73 Triliun, UMKM Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:15 WIB

KUR PMI Bank NTB Syariah, Kado Kemerdekaan untuk Pahlawan Devisa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Industri Jasa Keuangan NTB Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:27 WIB

NTB Andalkan KDKMP untuk Percepat Graduasi Kemiskinan Ekstrem di 40 Desa Berdaya Transformatif

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Pemkab Lombok Timur Perluas Jaminan Sosial, Marbot hingga Ketua RT Kini Dapat Perlindungan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:04 WIB

Satu Meja, Banyak Rasa: The People’s Cafe Bawa Cita Rasa Daerah ke Pesta Rasa Nusantara

Berita Terbaru

Suasana pose bersama usai penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kantor Utama Bank NTB Syariah, Jalan Udayana, Mataram, pada Rabu (19/8/2026).

Ekonomi & Bisnis

KUR PMI Bank NTB Syariah, Kado Kemerdekaan untuk Pahlawan Devisa

Kamis, 20 Agu 2026 - 10:15 WIB