Lalu Iqbal Dukung Program DPW We Save NTB Study Tour Australia

- Jurnalis

Rabu, 16 April 2025 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat menerima audiensi DPW We Save NTB terkait study tour Australia We Save NTB dan Milenium Kids (Australia) dalam rangka belajar pengelolaan sampah dan penataa lingkungan, Goes to School dan Kunjungan Kedubes Indonesia–Australia, di ruang kerja Gubernur NTB, Rabu (16/4/2025).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat menerima audiensi DPW We Save NTB terkait study tour Australia We Save NTB dan Milenium Kids (Australia) dalam rangka belajar pengelolaan sampah dan penataa lingkungan, Goes to School dan Kunjungan Kedubes Indonesia–Australia, di ruang kerja Gubernur NTB, Rabu (16/4/2025).

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal memberikan dukungan terkait study tour Australia We Save NTB dan Milenium Kids (Australia) pada pengelolaan sampah dan penataan lingkungan.

Dukungan itu disampaikan Lalu Iqbal saat menerima audiensi DPW We Save NTB terkait study tour Australia We Save NTB dan Milenium Kids (Australia) dalam rangka belajar pengelolaan sampah dan penataa lingkungan, Goes to School dan Kunjungan Kedubes Indonesia–Australia, di ruang kerja Gubernur NTB, Rabu (16/4/2025).

Lalu Iqbal menjelaskan, bahwa komunitas lingkungan butuh belajar banyak, apalagi berkaitan dengan pengelolaan sampah. Berkaitan dengan keberangkatan study tour We Save NTB, NTB dan Australia sudah lama membangun kerja sama pada bidang pendidikan. Harapannya pembelajaran yang didapatkan, baik kebudayaan dan lain-lain yang didapat di sana, di bawa ke NTB.

“Sudah lama NTB dan Australia membangun kerja sama dalam bidang pendidikan, khusus indonesia bagian Timur, maka We Save yang study tour setelah berada di sana pelajari nilai, kebudayaannya yang bisa di bawa ke NTB, dan terkait pengolahan sampah butuh bekajar banyak,” pesan Lalu Iqbal.

Baca Juga :  Nataru dan Hegemoni Ekonomi Gaya Baru

Selain itu, terkait sampah, proses pemilahannya yang utama, butuh industri berbasis plastik. “Selamat belajar, dan yang utama dari pengolahan sampah adalah proses pemilahannya, dan kita di NTB sedang menyiapkan industri berbasis plastik,” ujarnya.

We Save NTB dikenal dengan 4 (empat) program utamanya, kursus Bahasa Inggris dengan pembayaran sampah, Teacher Training, program study tour, dan We Save Goes to School dan sudah berdiri di tiga daerah di NTB, Mataram, Dompu dan Sumbawa. We Save NTB masuk dalam 10 besar Pemuda Pelopor dengan basis isu lingkungan.

Perwakilan We Save NTB, Diri Risman menjelaskan berbagai prorgam, salah satunya pembangun sekolah sebagai ruang advokasi isu lingkungan di NTB. “Kami bertemu Pak Gubernur datang membawa konsep, dan apa yang sudah kami lakukan, di NTB kami (We Save) sudah berada di tiga daerah, Mataram, Sumbawa dan Dompu, dan membangun sekolah gratis di Dompu, yang sekarang berjumlah 106 siswa dengan fasilitas asrama, kosumsi dan biaya sekolah gratis,” jelasnya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Resmikan Proyek Strategis Ketenagalistrikan Terbesar di Dunia

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya menyampaikan terkait permohonan dukungan dalam program study tour ke Australia ini. ”Kami akan berangkat study tour ke Australia, dibutuhkan surat rekomendasi dari Indonesia (Pemprov NTB), kami belajar terkait pengolahan sampah dan isu lingkungan,” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Lalu Iqbal akan segera menandatangani surat rekomendasi dan harapannya We Save NTB dapat belajar banyak, nilai yang ada di Australia. “Insya Allah, rekomendasinya akan dibuatkan, dan harapanya We Save NTB dapat belajar banyak, berbagai nilai yang ada di Australia,” ucap mantan Dubes RI untuk Turki itu.(arz)

Berita Terkait

96 Mahasiswa Fakultas Geografi UGM Teliti Potensi dan Ancaman Wilayah Lombok Tengah dengan Teknologi Geospasial
Leadership Camp SMK Bina Putra Kemang ‘’Bangun Karakter dan Cinta Tanah Air’’, 800 Siswa Digembleng di Yonbekang Kostrad
MK Putuskan Anggaran Makan Bergizi Gratis Tak Boleh Lagi Ambil Porsi Dana Pendidikan, Berlaku Mulai APBN 2028
Wujud Sinergi dan Kepedulian Sosial, Bank Jatim Bersama Bank NTB Syariah dan IZI Salurkan Bantuan Kacamata Gratis bagi Pelajar di Jawa Timur
Temui Wapres Gibran, AJBI Perjuangkan Akses Beasiswa Lebih Luas bagi Generasi Muda Indonesia Timur
Ombudsman NTB Temukan Dugaan Alamat Fiktif pada SPMB SMA Jalur Domisili, Siswa yang Berhak Berpotensi Dirugikan
Pemprov NTB Gandeng Unram, 120 Profesor Siap Turun ke Desa Berdaya Entaskan Kemiskinan
Dikbud Lotim Keluarkan Edaran Larangan Sekolah Negeri Jual Seragam ke Siswa

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:08 WIB

96 Mahasiswa Fakultas Geografi UGM Teliti Potensi dan Ancaman Wilayah Lombok Tengah dengan Teknologi Geospasial

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:01 WIB

Leadership Camp SMK Bina Putra Kemang ‘’Bangun Karakter dan Cinta Tanah Air’’, 800 Siswa Digembleng di Yonbekang Kostrad

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:05 WIB

MK Putuskan Anggaran Makan Bergizi Gratis Tak Boleh Lagi Ambil Porsi Dana Pendidikan, Berlaku Mulai APBN 2028

Senin, 27 Juli 2026 - 10:07 WIB

Wujud Sinergi dan Kepedulian Sosial, Bank Jatim Bersama Bank NTB Syariah dan IZI Salurkan Bantuan Kacamata Gratis bagi Pelajar di Jawa Timur

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:01 WIB

Temui Wapres Gibran, AJBI Perjuangkan Akses Beasiswa Lebih Luas bagi Generasi Muda Indonesia Timur

Berita Terbaru

Saiful Chaniago.

Nasional

PLN Energi Gas Mengalirkan Energi untuk Masa Depan Indonesia

Senin, 24 Agu 2026 - 17:03 WIB