Bahaya Judi Online, PWI NTB Minta Wartawan Bantu Pemerintah Edukasi Masyarakat

- Jurnalis

Rabu, 26 Juni 2024 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PWI NTB, Nasrudin.

Ketua PWI NTB, Nasrudin.

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Perkembangan teknologi yang pesat, telah membawa berbagai kemudahan dalam kehidupan sehari-hari, namun juga menimbulkan dampak negatif yang tidak bisa diabaikan. Salah satu dampak negatif tersebut adalah maraknya judi online.

Meskipun tampak sebagai hiburan semata, ternyata judi online memiliki banyak bahaya dan dampak buruk yang perlu diwaspadai oleh seluruh elemen masyarakat.

Berkaca dari fakta yang berkembang belakangan ini, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Nasrudin mengingatkan tentang pentingnya peran media massa dalam ikut serta membantu pemerintah menyelesaikan masalah ini.

Salah satunya dengan membantu melakukan edukasi agar masyarakat memahami dampak buruk dari judi online tersebut.

‘’Tugas kita sebagai jurnalis, bantu pemerintah untuk mengedukasi masyarakat sebanyak-banyaknya,’’ kata Nasrudin dalam keterangan resminya, Rabu (26/6/2024).

Menurut Nasrudin, media memiliki cara tersendiri membantu pemerintah melakukan edukasi kepada masyarakat, terutama melalui karya jurnalistiknya. Seperti mengangkat dampak buruk bagi korban judi online, sanksi tegas bagi penyedia jasa judi online dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Tekan Risiko Kecelakaan, Astra Motor NTB Gandeng Jasa Raharja, Ditlantas dan Denpom Edukasi Keselamatan Berkendara

Karya jurnalistik tersebut diyakini mampu memberikan edukasi kepada masyarakat, sehingga terhindar dari praktek haram tersebut.

Nasrudin mengungkapkan, banyak dampak yang ditimbulkan dari judi online. Mulai dari dampak kesehatan mental, kerugian finansial, risiko kejahatan, penipuan bahkan berdampak terhadap kehidupan sosial yang terabaikan. Pasalnya, judi online dapat menyebabkan kecanduan yang serius.

Banyak kasus menunjukkan bahwa pemain judi online sering mengalami gangguan kecemasan, depresi, dan stres yang berlebihan. Hal ini disebabkan oleh ketidakpastian hasil taruhan dan kerugian yang terus-menerus dialami.

‘’Studi dari Universitas Indonesia (UI) kan pernah disebutkan bahwa sekitar 30% pemain judi online menunjukkan gejala kecanduan yang mempengaruhi kesehatan mental mereka secara signifikan. Kalau di NTB ini kan yang kita khawatirkan juga hubungan sosial yang renggang dan bahkan bisa memicu konflik dalam keluarga,’’ ungkap Nasrudin yang juga Redaktur senior di RRI Mataram.

Baca Juga :  Latih Keseimbangan Saat Berkendara, Kunci Aman di Jalan Raya

Terkait kasus judi online yang menimpa ratusan oknum wartawan di Indonesia, Nasrudin sangat menyayangkan dan merasa perihatin terhadap kasus yang menimpa insan pers tersebut.

Menurut Nasrudin, jurnalis seharunya bisa terhindar dari hal semacam ini, karena memahami persoalan mendasar dan dampak dari judi online.

‘’Apa yang dirilis Kemenko Polhukam itu, jujur secara pribadi saya sangat prihatin. Dan semoga di NTB tidak ada ya,’’ ucapnya.

Untuk itu, PWI NTB juga meminta pemerintah lebih serius menangani masalah ini, sehingga tidak berdampak lebih luas.

Kerja keras Kementerian Kominfo untuk memblokir situs judi online, juga patut diapresiasi, meski harus ditingkatkan.(Sid)

Berita Terkait

Gubernur Iqbal Tegaskan SPM Tak Boleh Berhenti di Dokumen, Harus Dirasakan Warga NTB
MotoGP Mandalika 2026: NTB Ingin Balapan Tak Sekadar Mendunia, tapi Berdampak ke Warga
Bank NTB Syariah Jajaki Sinergi dengan RSIA Permata Hati, Bidik Pengembangan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak
Honda Vario Evo Night Ride Ramaikan Malam Kota Mataram, 150 Riders Ikut City Rolling
Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak Bawa 243 Orang, 103 Penumpang Berhasil Dievakuasi
Gubernur NTB: Pers Tak Harus Jadi Corong Pemerintah, Tapi Juga Bukan Musuh
Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid-19, di Mana Tanggung Jawab Negara?
Bukan Sekadar Jago AI, Anak Muda di Samsung Solve for Tomorrow 2026 Belajar Menemukan Masalah yang Tepat untuk Diselesaikan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:04 WIB

Gubernur Iqbal Tegaskan SPM Tak Boleh Berhenti di Dokumen, Harus Dirasakan Warga NTB

Senin, 14 September 2026 - 12:06 WIB

MotoGP Mandalika 2026: NTB Ingin Balapan Tak Sekadar Mendunia, tapi Berdampak ke Warga

Senin, 14 September 2026 - 08:05 WIB

Bank NTB Syariah Jajaki Sinergi dengan RSIA Permata Hati, Bidik Pengembangan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

Minggu, 13 September 2026 - 13:09 WIB

Honda Vario Evo Night Ride Ramaikan Malam Kota Mataram, 150 Riders Ikut City Rolling

Minggu, 13 September 2026 - 07:06 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak Bawa 243 Orang, 103 Penumpang Berhasil Dievakuasi

Berita Terbaru

Suasana tradisi betabeq yang digelar menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, pada Rabu malam (16/9/2026).

Pariwisata Seni Budaya

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Betabeq Jadi Simbol Doa, Restu dan Keselamatan

Rabu, 16 Sep 2026 - 22:38 WIB