Si Jago Merah Lalap Shaya Cottage di Sekotong, Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah

- Jurnalis

Senin, 6 Oktober 2025 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOBAR, LOMBOKTODAY.ID – Sebuah insiden kebakaran hebat melanda satu kompleks bungalow Shaya Cottage di Dusun Temeran, Desa Pesisir Mas, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), pada Senin (6/10/2025), sekitar pukul 13.30 Wita. Peristiwa ini menghanguskan lima bangunan.

Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir cukup besar, meskipun dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Dugaan awal penyebab kebakaran ini adalah pembakaran sampah yang tidak terkontrol.

Lokasi bungalow yang berada di kawasan pesisir dengan material bangunan yang sangat rentan api, membuat si jago merah menjalar dalam waktu singkat.

Baca Juga :  Wakili Gubernur NTB, HL Gita Ariadi Hadiri Ground Breaking Pembangunan Perumahan Taman Mandali Gerung

Begitu menerima laporan, Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lobar langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Kepala Dinas Damkar Lobar, H Suherman menjelaskan, pengerahan sumber daya yang dilakukan untuk menanggulangi kebakaran ini. “Kami kerahkan dua unit mobil pemadam ke lokasi, ditambah satu unit tangki suplay untuk memastikan pasokan air tidak terputus,” jelas H Suherman.

H Suherman menyebut, faktor utama yang menyebabkan api menyebar dengan sangat cepat dan sulit dikendalikan pada tahap awal. Faktor tersebut adalah material atap yang digunakan pada seluruh bangunan. “Api cepat menjalar disebabkan atap yang dari Alang-Alang semua,” ucap H Suherman.

Baca Juga :  PLN Bersama Forkopimda Manggarai Perkuat Koordinasi Lanjutkan Tahap Pengadaan Tanah PLTP Ulumbu

Insiden ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pemilik properti untuk berhati-hati dalam mengelola sampah dan meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran.

Ia mengimbau agar pemilik bangunan hotel, villa, bungalow, pergudangan, dan perkantoran, dilengkapi dengan alat pemadam ringan (APAR) untuk mengantisipasi kebakaran.

Beruntung, dalam insiden ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Para penghuni dan staf di bungalow tersebut berhasil menyelamatkan diri begitu api mulai membesar.(ham)

Berita Terkait

FPT KSB Gelar Aksi 13 Agustus, Desak PUPR dan BPN Buka Dugaan Lonjakan Anggaran Pengadaan Tanah Rp170 Miliar
Pemprov NTB Perbaiki Jalan Depan RSUD Sering Sumbawa, Anggaran Tembus Rp1 Miliar
Polisi Evakuasi Pria Terjatuh dari Jembatan Perbatasan Pancor-Sekarteja, Korban Kritis di RSUD Selong
Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas
IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik, Humas Pemerintah Diminta Jadi Penangkal Disinformasi
Gubernur Iqbal Gendong Bayi Hidrosefalus di Lombok Tengah, Soroti Lonjakan 15 Kasus di NTB
TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta
Bupati Lombok Timur: Tanpa Dokter, Pembangunan Daerah Tak Akan Pernah Maju

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 05:08 WIB

FPT KSB Gelar Aksi 13 Agustus, Desak PUPR dan BPN Buka Dugaan Lonjakan Anggaran Pengadaan Tanah Rp170 Miliar

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:02 WIB

Pemprov NTB Perbaiki Jalan Depan RSUD Sering Sumbawa, Anggaran Tembus Rp1 Miliar

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:04 WIB

Polisi Evakuasi Pria Terjatuh dari Jembatan Perbatasan Pancor-Sekarteja, Korban Kritis di RSUD Selong

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:11 WIB

Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:09 WIB

IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik, Humas Pemerintah Diminta Jadi Penangkal Disinformasi

Berita Terbaru