Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bank NTB Syariah tanam mangrove di kawasan ekowisata Paremas, Kabupaten Lombok Timur.

Bank NTB Syariah tanam mangrove di kawasan ekowisata Paremas, Kabupaten Lombok Timur.

LOTIM, LOMBOKTODAY.ID – Komitmen terhadap pelestarian lingkungan kembali ditegaskan Bank NTB Syariah melalui aksi penanaman mangrove di kawasan Ekowisata Mangrove Paremas, Kabupaten Lombok Timur.

Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Mangrove Sedunia sekaligus rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Bank NTB Syariah ke-62, yang menandai langkah nyata perusahaan dalam mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) secara berkelanjutan.

Tak sekadar seremoni, aksi hijau tersebut menjadi simbol sinergi antara sektor perbankan, pemerintah, organisasi lingkungan, akademisi, hingga masyarakat dalam menjaga ekosistem pesisir yang memiliki peran strategis bagi masa depan lingkungan dan ekonomi masyarakat.

Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi Bank NTB Syariah bersama Coral Reef Care, organisasi nirlaba yang fokus pada perlindungan ekosistem laut dan terumbu karang, serta Indonesia Biru Foundation (IBF) yang aktif dalam konservasi laut, edukasi literasi kelautan, dan pemberdayaan masyarakat secara inklusif.

Program tersebut juga diinisiasi bersama Yayasan Bale Mangrove Lombok dan Pemerintah Desa Paremas, serta dihadiri Direktur Teknologi Informasi Bank NTB Syariah Rully Feranata.

Hadir pula perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB, BPDAS Dodokan Moyosari, FORDAS NTB, akademisi, tokoh masyarakat, dan berbagai komunitas pegiat lingkungan.

Baca Juga :  CB150X Indonesia Siap Deklarasikan Chapter Sumbawa Mbojo di Pulau Sumbawa

Dalam sambutannya, Rully Feranata menegaskan bahwa aksi penanaman mangrove merupakan bentuk nyata tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus implementasi komitmen keberlanjutan yang terus diperkuat Bank NTB Syariah.

“Kegiatan penanaman dan pelestarian mangrove hari ini terasa sangat istimewa bagi kami di Bank NTB Syariah. Selain menjadi bentuk komitmen nyata terhadap kepedulian lingkungan dan keberlanjutan (Sustainability/ESG), kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Bank NTB Syariah ke-62,” ujarnya.

Menurut Rully, memasuki usia ke-62 tahun, Bank NTB Syariah tidak hanya berfokus pada penguatan layanan keuangan syariah dan transformasi digital, tetapi juga memastikan setiap langkah pertumbuhan perusahaan berjalan selaras dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan sebuah lembaga keuangan tidak hanya diukur dari capaian bisnis, melainkan juga dari kontribusinya dalam menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.

“Di usia ke-62 ini, Bank NTB Syariah ingin terus tumbuh dan bertransformasi menghadirkan layanan finansial berbasis syariah serta teknologi digital terbaik bagi masyarakat. Namun di saat yang sama, kami juga ingin memastikan pertumbuhan tersebut berjalan harmonis dengan kelestarian alam dan lingkungan sekitar,” katanya.

Baca Juga :  Remaja 13 Tahun Hanyut di Sungai Kuripan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Resmi Ditutup

Rully juga mengingatkan bahwa kawasan mangrove memiliki fungsi yang sangat vital. Selain menjadi benteng alami yang melindungi pesisir dari abrasi dan gelombang, mangrove berperan besar dalam menyerap emisi karbon, menjaga keanekaragaman hayati, hingga menopang mata pencaharian masyarakat pesisir.

Karena itu, menurutnya, keberhasilan menjaga ekosistem mangrove tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang berkesinambungan.

“Semangat keberlanjutan ini membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, komunitas pelestari lingkungan, akademisi, hingga sektor perbankan. Mari jadikan momentum ini sebagai langkah nyata untuk terus menjaga dan merawat bumi demi generasi masa depan,” tuturnya.

Melalui aksi penanaman mangrove tersebut, Bank NTB Syariah bersama seluruh mitra konservasi berharap dapat memberikan dampak positif dalam menjaga kawasan pesisir, memperkuat ketahanan ekosistem laut, serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Lombok Timur dan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selain memperingati Hari Mangrove Sedunia, kegiatan ini juga mempertegas arah transformasi Bank NTB Syariah sebagai lembaga keuangan syariah yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga menghadirkan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat melalui implementasi prinsip ESG secara konsisten.(arz)

Berita Terkait

Bansos dan BPJS PBI JK 2027 di Lombok Timur Bakal Pakai Data Terbaru, Ini Target Pembaruannya
KPK Benchmarking NTB Satu Data untuk Perkuat Tata Kelola Data dan Teknologi Informasi
Sumpah Pemuda ke-98, NTB Beri Penghargaan bagi Generasi Muda Berprestasi
Jangan Asal Tarik Rem! Astra Motor NTB Ungkap Teknik Aman Melintasi Jalan Turunan
Kemarau Panjang, Ditpolairud Polda NTB Salurkan 1,7 Ton Air Bersih ke Pesisir Sekotong
Celah Sempit di Tengah Kemacetan Bisa Picu Kecelakaan, Pengendara Motor Wajib Waspada
Ops Patuh Rinjani 2026 Dimulai, 578 Personel Gabungan Siap Tindak Pelanggaran Lalu Lintas di NTB
Wakapolda NTB Turun ke Jalan, Atur Lalu Lintas Pagi di Simpang Empat BI Mataram

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Bansos dan BPJS PBI JK 2027 di Lombok Timur Bakal Pakai Data Terbaru, Ini Target Pembaruannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:01 WIB

KPK Benchmarking NTB Satu Data untuk Perkuat Tata Kelola Data dan Teknologi Informasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, NTB Beri Penghargaan bagi Generasi Muda Berprestasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Jangan Asal Tarik Rem! Astra Motor NTB Ungkap Teknik Aman Melintasi Jalan Turunan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Kemarau Panjang, Ditpolairud Polda NTB Salurkan 1,7 Ton Air Bersih ke Pesisir Sekotong

Berita Terbaru

Suasana acara pembukaan Kongres Internasional I Bahasa Sasak yang digelar Majelis Adat Sasak (MAS), di Aula Gedung BPSDMD Provinsi NTB, Rabu (28/10/2026).

Pariwisata Seni Budaya

Wagub NTB Tekankan Peran Keluarga dan Sekolah untuk Selamatkan Bahasa Sasak

Rabu, 28 Okt 2026 - 12:06 WIB