Kanit UPTD Dikbud Kecamatan Keruak Kumpulkan 252 Guru PPPK Paruh Waktu

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana silaturrahim 252 ASN guru dan tenaga tekhnis kependidikan PPPK Paruh Waktu, di Aula SDN 1 Keruak, Selasa (13/1/2026).

Suasana silaturrahim 252 ASN guru dan tenaga tekhnis kependidikan PPPK Paruh Waktu, di Aula SDN 1 Keruak, Selasa (13/1/2026).

LOTIM, LOMBOKTODAY.ID – Kanit Dikbud Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Jaya Hiswadi, M.Pd bersama Camat Keruak, M. Azhar, S.Pd mengumpulkan sebanyak 252 ASN guru dan tenaga tekhnis kependidikan PPPK kategori Paruh Waktu, di Aula SDN 1 Keruak.

Acara yang digelar pada Selasa (13/1/2026) tersebut, selain bertujuan untuk bersilaturrahmi antar ASN yang se-nasib itu, juga untuk mendapatkan arahan dari Camat dan kepala unit (Kanit), sehingga para tenaga pendidikan di wilayah ini memiliki satu komitmen, pandangan, serta memberi spirit kerja yang penuh dedikasi, berintegritas, dan loyalitas tinggi.

Mengawali acara dimulai dari arahan pertama oleh Camat Keruak, M. Azhar, S.Pd. Dalam arahannya, Camat mengingatkan kepada seluruh anggota PPPK Paruh Waktu meskipun statusnya paruh waktu, namun kinerjanya jangan ikut paruh waktu alias kerja setengah hati.

Baca Juga :  Ironi Kampus: Ketika Ruang Kritik Tidak Lagi Memberi Ruang Bicara

Camat menekankan, guru dan tenaga tekhnis PPPK Paruh Waktu ini agar mengingat diri bahwa status kepegawaiannya memiliki masa tenggang (expired). Karenanya, Camat mewanti-wanti agar menunjukkan etos kerja, loyalitas dan dedikasi yang tinggi. “Bisa saja kontrak kalian tidak diperpanjang jika etos kerjanya rendah,” tegas Camat.

Menyusul Kanit Dikbud Kecamatan Keruak, Jaya Hiswadi, M.Pd lebih banyak menyampaikan arahan-arahan yang bersifat tekhnis. Di antaranya terkait guru PPPK Paruh Waktu yang SK-nya jatuh di tempat lain. Kemudian dijelaskan pula gurur PPPK Paruh Waktu yang telah bersertifikasi serta tekhnis pemenuhan jam mengajar.

Baca Juga :  Gegerkan Warga, Kasus Penemuan Mayat di Lembar Lombok Barat Terjadi Lagi

Kanit juga meminta kepada para kepala sekolah mengatur kelas dengan cara apapun untuk memastikan agar para guru PPPK Paruh Waktu ini memegang kelas mengajar.

Termasuk bisa mengatur guru honorer yang belum terakomodir di PPPK sementara menunggu regulasi dari kebijakan Bupati Lotim, H Haerul Warisin, yang masih tidak ingin merumahkan ribuan honorer.(Kml)

Berita Terkait

Wakapolda NTB Turun ke SMPN 6 Mataram, Ingatkan Siswa soal Bahaya Bullying
Sempat Putus Sekolah, Tiga Siswi di Lombok Barat Kembali Raih Mimpi Lewat Sekolah Rakyat
Gubernur NTB Dorong Akreditasi Sekolah Berasrama, Perlindungan Anak dan Perempuan Diperkuat
570 Pelajar dan Guru Adu Skill Keselamatan Berkendara, AHM Cetak Agen Perubahan Lewat Cari Aman Academy 2026
Global Scholarship Summit 2026 Bidik Sejuta Kesempatan Beasiswa untuk Talenta Indonesia
Gedung SDN 1 Jerowaru Mentereng, Kadis Dikbud Temukan Siswa Belum Bisa Membaca
Ahmad Al Farizi Harumkan UNW Mataram, Raih Most Innovative Idea di Future Leaders Summit
KKM MTs Jerowaru Gelar Persami Gabungan di Loang Gali, 150 Pramuka Penggalang Dilantik

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:15 WIB

Wakapolda NTB Turun ke SMPN 6 Mataram, Ingatkan Siswa soal Bahaya Bullying

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Sempat Putus Sekolah, Tiga Siswi di Lombok Barat Kembali Raih Mimpi Lewat Sekolah Rakyat

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Gubernur NTB Dorong Akreditasi Sekolah Berasrama, Perlindungan Anak dan Perempuan Diperkuat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:06 WIB

570 Pelajar dan Guru Adu Skill Keselamatan Berkendara, AHM Cetak Agen Perubahan Lewat Cari Aman Academy 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Global Scholarship Summit 2026 Bidik Sejuta Kesempatan Beasiswa untuk Talenta Indonesia

Berita Terbaru