Empat Mahasiswa Magang Undana Bilang Tidak Ada Dampak Buruk Terhadap Aktivitas PLTP Ulumbu

- Jurnalis

Jumat, 18 Oktober 2024 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Empat mahasiswa asal Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, NTT, saat menjalani masa magang di PLTP Ulumbu.

Empat mahasiswa asal Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, NTT, saat menjalani masa magang di PLTP Ulumbu.

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Empat mahasiswa asal Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, NTT, yang tengah menjalani masa magang di Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu eksisting secara serempak menyatakan bahwa pembangkit berbasis energi baru terbarukan (EBT) itu tidak menimbulkan dampak buruk terhadap lingkungan maupun kelangsungan hidup masyarakat sekitar.

Satu dari empat mahasiswa magang itu, Eugenius Nohor menguraikan kegiatan sehari-hari mereka selama magang di PLTP yang telah beroperasi sejak 2012 itu, mulai dari pengenalan unit sampai cara kerja generator dan komponen-komponen PLTP Ulumbu.

Sembari melakukan tugas-tugas harian yang menjadi tanggung jawabnya, Eugenius memanfaatkan kesempatan itu untuk mengamati keadaan lingkungan sekitar PLTP Ulumbu.

Berada langsung di lokasi geothermal, ia mengungkapkan tidak ada tanda-tanda kerusakan lahan pertanian maupun hasil tani akibat aktivitas PLTP. Segala hal terkait prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3) hingga pemakaian alat pelindung diterapkan dengan begitu ketat.

‘’Berita yang dikabarkan media terkait bahaya Geothermal tidak benar, selama magang, saya tidak melihat adanya dampak lingkungan yang negatif. Tidak ada emisi gas berbahaya yang terdeteksi di PLTP Ulumbu, ini H2S bisa dicegah dan PLN sudah menyiapkan alat-alatnya, Limbah panas bumi dikelola dengan baik dan tidak mencemari tanah atau air,’’ beber Eugenius.

Pengalaman itu juga dirasakan mahasiswa magang lainnya, Gervaselius Alessandro Dampung. Selama menjalani masa magang, ia bertekad untuk membuktikan sendiri dampak lingkungan sekitar PLTP Ulumbu.

Baca Juga :  Interaksi ABK dan Non ABK di SPS Cikal Aisyiyah Karangampel Jadi Sorotan Penelitian

Dari pengamatan tersebut, Gervaselius membeberkan bahwa lingkungan sekitar PLTP Ulumbu tetap asri dengan vegetasi yang tumbuh dengan subur.

‘’Ini didekat kita hijau kali, selama magang, saya pribadi tidak merasakan atau melihat dampak negatif yang signifikan terhadap lingkungan hidup, saya senang disini bisa belajar banyak mesin-mesing PLTP yang punya masa depan pembangkit bersih,’’ ungkap Gervaselius.

Sepanjang masa praktik kerja itu, mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Fakultas Sains dan Teknik asal Kampung Pongutung, Kecamatan Satar Mese ini, memperoleh kesempatan untuk mempelajari seluk beluk sistem operasional PLTP dengan didampingi oleh tenaga-tenaga profesional.

‘’PLTP ini juga berkontribusi pada stabilitas pasokan listrik serta kemandirian energi di daerah sekitar, yang sebelumnya mungkin mengalami keterbatasan akses energi. Dengan adanya pembangkit ini, diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, membuka peluang lapangan kerja baru, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,’’ ujar mahasiswa peminatan Konversi Energi itu.

Rekan satu fakultasnya, Aprilianus Tri Putra juga merasakan hal yang sama. Selama magang, mahasiswa dengan peminatan Rekayasa Material itu mengaku wawasan dan pengetahuan teknisnya terkait PLTP Ulumbu serta dampaknya terhadap kelangsungan hidup masyarakat sekitar semakin terbuka lebar.

Pasalnya, mahasiswa asal Kampung Poka, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai itu diberi kesempatan mengamati proses ekstraksi uap dari sumur geothermal dan cara konversinya sampai menjadi energi listrik yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari. ‘’Sementara sesuai lapangan, (PLTP Ulumbu) tidak merusak lingkungan,’’ ucap Aprilianus.

Baca Juga :  Wabup dan Sekda Lotim Sambut Demonstran dengan Smile, Wabup Teken Pernyataan di Punggung Sekda

Mahasiswa magang lainnya, Marselinus Aryanto Gensi tak memungkiri adanya stigma terhadap proyek strategis nasional (PSN) itu di mata masyarakat awam. Namun, berdasarkan pengalaman dan pengamatan pribadinya, ia semakin yakin PLTP Ulumbu adalah sumber energi listrik yang aman dan ramah lingkungan.

‘’Karena kalau dilihat dari uap panas yang keluar dari sistem produksi itu sudah melalui proses kondensasi, artinya uap panas yang keluar itu sudah bersih dari unsur H2S (hidrogen sulfida),’’ kata Marselinus.

Ketat dan amannya prosedur tersebut, lanjut Marselinus, terbukti dari suburnya pohon-pohon yang tumbuh di sekitar PLTP Ulumbu begitupun lahan-lahan pertanian sekitar yang tetap memproduksi hasil tani yang berkualitas.

‘’Dari segi sosial ekonomi. Dilihat di lapangan sekarang, begitu banyak masyarakat lokal yang bekerja di PLTP Ulumbu. Ini menambah lapangan pekerjaan untuk membantu kehidupan masyarakat lokal,’’ ucap Marselinus.

Di akhir wawancara, mahasiswa-mahasiswa NTT ini menyampaikan semangatnya untuk mempelajari seluruh proses geothermal dan berharap bisa menjadi bagian dari kegiatan ini.(Sid)

Berita Terkait

8 Tahun Pascagempa, Putri Victoria Saksikan Ketangguhan Lombok Utara dari Sekolah hingga Kesehatan
Gubernur Iqbal Dorong Pramuka NTB Jadi Pelopor Swasembada Pangan dari Desa hingga Sekolah
Lulusan SMK NTB Mulai Dibidik Kerja di Qatar, Gubernur Iqbal Buka Jalan ke Pasar Global
Perkuat Tridarma Perguruan Tinggi, PT Bank NTB Syariah dan Universitas Islam Al-Azhar Jalin Kerja Sama Strategis
Pemprov NTB Gandeng UMM, Fokus Tekan Kemiskinan hingga Perkuat Ketahanan Pangan
96 Mahasiswa Fakultas Geografi UGM Teliti Potensi dan Ancaman Wilayah Lombok Tengah dengan Teknologi Geospasial
Leadership Camp SMK Bina Putra Kemang ‘’Bangun Karakter dan Cinta Tanah Air’’, 800 Siswa Digembleng di Yonbekang Kostrad
MK Putuskan Anggaran Makan Bergizi Gratis Tak Boleh Lagi Ambil Porsi Dana Pendidikan, Berlaku Mulai APBN 2028

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 15:02 WIB

8 Tahun Pascagempa, Putri Victoria Saksikan Ketangguhan Lombok Utara dari Sekolah hingga Kesehatan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Gubernur Iqbal Dorong Pramuka NTB Jadi Pelopor Swasembada Pangan dari Desa hingga Sekolah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:02 WIB

Lulusan SMK NTB Mulai Dibidik Kerja di Qatar, Gubernur Iqbal Buka Jalan ke Pasar Global

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Perkuat Tridarma Perguruan Tinggi, PT Bank NTB Syariah dan Universitas Islam Al-Azhar Jalin Kerja Sama Strategis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Pemprov NTB Gandeng UMM, Fokus Tekan Kemiskinan hingga Perkuat Ketahanan Pangan

Berita Terbaru