Gegara Kawanan Moyet Liar Masuk Rumah, Warga Mulai Resah dan Takut

- Jurnalis

Rabu, 28 Mei 2025 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ini monyet liar yang berkeliaran di permukiman warga perumahan Dusun Bayan Pengsong, Desa Perampuan, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat.

Ini monyet liar yang berkeliaran di permukiman warga perumahan Dusun Bayan Pengsong, Desa Perampuan, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat.

LOMBOK BARAT, LOMBOKTODAY.ID – Warga perumahan Dusun Bayan Pengsong, Desa Perampuan, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, mulai merasa resah dan kettakutan lantaran bayaknya kawanan monyet liar yang memasuki rumah di permukiman warga.

Puluhan kawanan monyet liar tersebut berkeliaran di depan permukiman warga dengan cara bergelayut pada kabel udara serta melompat di atap-atap rumah warga.

Kepala Dusun (Kadus) Bayan Pengsong, Abdul Aziz mengatakan, sejak satu minggu ini, puluhan kawanan monyet liar itu terlihat di kawasan permukiman warga. Bahkan moyet-moyet liar sudah masuk ke dalam rumah warga. “Moyet-moyet ini sudah turun ke rumah warga bahkan moyet-moyet sudah berani masuk ke rumah warga, mengambil makanan warga yang ada di dapur,” kata Kadus Bayan Pengsong, Abdul Aziz, Rabu (28/5/2025).

Baca Juga :  Komite III DPD RI Ingin Pembangunan GSW Perhatikan Akses Bongkar Muat Kapal

Abdul Aziz menegaskan, dirinya sudah bersurat ke dinas terkait, namun sampai saat ini belum ada tanggapan. Ia merasa khawatir dengan keberadaan kawanan moyet liar ini nantinya akan menggigit warganya. “Kami sudah bersurat ke dinas Damkar, bahkan sampai 7 dinas saya surati, namun sampai saat ini belum ada tanggapan, bahkan saya bersama warga iuran menyewa pembunuh moyet liar,” tegas Abdul Aziz.

Baca Juga :  IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik, Humas Pemerintah Diminta Jadi Penangkal Disinformasi

Warga Perumahan Dusun Bayan Pengsong berharap pihak dinas terkait yang menangani hal ini, agar segera untuk turun menanganinya. Pasalnya, warga sudah mulai resah dan ketakutan dengan keberadaan moyet-moyet liar ini. “Warga sudah mulai resah dan ketakutan, masak mau menunggu ada warga jadi korban digigit moyet dulu baru ditangani oleh petugas,” ucap Abdul Aziz.(ham)

Berita Terkait

Usulkan 20 Ribu Bedah Rumah, Lombok Timur Baru Dapat Jatah 2.000 Unit, Bupati Iron Kejar Penataan Lima Kawasan
Bansos dan BPJS PBI JK 2027 di Lombok Timur Bakal Pakai Data Terbaru, Ini Target Pembaruannya
KPK Benchmarking NTB Satu Data untuk Perkuat Tata Kelola Data dan Teknologi Informasi
Sumpah Pemuda ke-98, NTB Beri Penghargaan bagi Generasi Muda Berprestasi
Jangan Asal Tarik Rem! Astra Motor NTB Ungkap Teknik Aman Melintasi Jalan Turunan
Kemarau Panjang, Ditpolairud Polda NTB Salurkan 1,7 Ton Air Bersih ke Pesisir Sekotong
Celah Sempit di Tengah Kemacetan Bisa Picu Kecelakaan, Pengendara Motor Wajib Waspada
Ops Patuh Rinjani 2026 Dimulai, 578 Personel Gabungan Siap Tindak Pelanggaran Lalu Lintas di NTB

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Usulkan 20 Ribu Bedah Rumah, Lombok Timur Baru Dapat Jatah 2.000 Unit, Bupati Iron Kejar Penataan Lima Kawasan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Bansos dan BPJS PBI JK 2027 di Lombok Timur Bakal Pakai Data Terbaru, Ini Target Pembaruannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:01 WIB

KPK Benchmarking NTB Satu Data untuk Perkuat Tata Kelola Data dan Teknologi Informasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, NTB Beri Penghargaan bagi Generasi Muda Berprestasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Jangan Asal Tarik Rem! Astra Motor NTB Ungkap Teknik Aman Melintasi Jalan Turunan

Berita Terbaru