Cek Langsung Desa Berdaya, Gubernur Iqbal Pastikan Bantuan Tepat Sasaran dan Siap Benahi Akses Jalan Warga

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat turun langsung ke Desa Mekarsari, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Kamis (25/6/2026), untuk memastikan Program Desa Berdaya benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat turun langsung ke Desa Mekarsari, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Kamis (25/6/2026), untuk memastikan Program Desa Berdaya benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

LOBAR, LOMBOKTODAY.ID – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, turun langsung ke Desa Mekarsari, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Kamis (25/6/2026), untuk memastikan Program Desa Berdaya benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

Kunjungan lapangan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Gubernur Iqbal memanfaatkan kesempatan itu untuk mengevaluasi langsung pelaksanaan program sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan yang masih menghambat upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di desa.

Program Desa Berdaya merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang difokuskan pada percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem melalui bantuan modal usaha, pendampingan ekonomi keluarga, hingga intervensi sosial yang terintegrasi.

“Melalui kunjungan seperti ini kita tahu kondisi yang sebenarnya. Sehingga ada saja tambahan program yang harus kita lakukan untuk memastikan seluruh ekosistem pemberdayaan ekonomi yang kita harapkan bisa selesai,” ujar Gubernur Iqbal.

Di Desa Mekarsari, sebanyak 115 kepala keluarga (KK) miskin ekstrem telah menerima bantuan modal usaha senilai Rp7 juta per keluarga. Selain itu, 19 KK juga memperoleh bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), sehingga total penerima manfaat mencapai 134 kepala keluarga.

Dalam kunjungannya, Gubernur Iqbal turut menyambangi rumah Maas dan Maskiah, pasangan lanjut usia berusia sekitar 70 tahun yang menerima bantuan bedah rumah sekaligus modal usaha.

Baca Juga :  Astra Motor NTB Sambangi Pelanggan Legendaris Honda, Puluhan Unit Ludes Disewa Turis Mancanegara

Kehadiran gubernur di rumah warga menjadi simbol komitmen pemerintah untuk memastikan bantuan benar-benar diterima dan dirasakan masyarakat yang paling membutuhkan.

Di hadapan warga, Gubernur Iqbal menegaskan bahwa Program Desa Berdaya bukan sekadar janji politik, melainkan program yang telah berjalan dan terus diawasi implementasinya.

“Ini bukan janji. Kita sudah turun dan programnya sudah berjalan. Salah satunya Desa Berdaya, di mana 115 KK langsung mendapatkan dukungan modal dan pendampingan agar setiap keluarga memiliki sumber penghasilan,” tegasnya.

Di balik capaian program tersebut, hasil peninjauan lapangan juga mengungkap persoalan mendasar yang masih menjadi hambatan bagi aktivitas masyarakat, yakni kondisi infrastruktur jalan.

Akses menuju Desa Mekarsari, terutama ke Dusun Malaka, masih mengalami kerusakan cukup parah. Jalan yang sempit, terjal, dan rusak tidak hanya menyulitkan mobilitas warga, tetapi juga menghambat distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, hingga pelayanan pemerintahan.

Bahkan, untuk menuju SDN 4 Mekarsari, masyarakat harus melewati ruas jalan dengan kondisi yang cukup memprihatinkan.

“Jalan di Mekarsari, terutama menuju Dusun Malaka, memang menjadi salah satu kendala utama. Karena itu, salah satu intervensi yang perlu kita selesaikan adalah akses jalannya,” kata Gubernur Iqbal.

Menurutnya, pemberdayaan ekonomi tidak akan berjalan optimal apabila infrastruktur dasar sebagai penopang aktivitas masyarakat belum memadai.

Baca Juga :  Astra Motor NTB Ingatkan Pentingnya Oli Sesuai Spesifikasi, Cegah Mesin Overheat hingga Turun Mesin

Bantuan modal usaha harus dibarengi dengan akses transportasi yang baik agar hasil produksi masyarakat dapat dipasarkan secara lebih mudah dan bernilai ekonomi lebih tinggi.

Karena itu, Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen mencari solusi melalui kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan pemerintah pusat serta berbagai sumber pendanaan yang memungkinkan.

“Yang jelas ini akan kita keroyok bersama-sama sampai selesai. Kita carikan sumber pendanaan yang memungkinkan agar persoalan jalan ini bisa segera ditangani,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Mekarsari, Faizul Bayani, mengungkapkan terdapat sedikitnya tiga titik jalan yang menjadi prioritas penanganan.

Total panjang ruas yang membutuhkan perbaikan mencapai sekitar 950 meter pada jalan utama dan 1,5 kilometer menuju kawasan permukiman warga.

Ia mengakui kemampuan anggaran desa sangat terbatas sehingga dukungan Pemerintah Provinsi NTB maupun pemerintah pusat menjadi kebutuhan yang mendesak.

Kunjungan Gubernur Iqbal ke Desa Mekarsari menegaskan bahwa keberhasilan pengentasan kemiskinan tidak cukup hanya melalui penyaluran bantuan.

Evaluasi langsung di lapangan menjadi langkah penting agar setiap intervensi benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui kombinasi bantuan modal usaha, rehabilitasi rumah, pendampingan ekonomi keluarga, serta komitmen memperbaiki infrastruktur dasar, Program Desa Berdaya diharapkan mampu menghadirkan perubahan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke pelosok NTB.(arz)

Berita Terkait

Honda Electrify Meet Up–Lombok, Astra Motor NTB Ajak Masyarakat Jajal Motor Listrik
Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Harus Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan
Perluas Jejaring Kemitraan, Bank NTB Syariah Jajaki Peluang Kerja Sama dengan PSMTI dan Marga Tun Hong
ASUS Resmi Hadirkan ASUS ProArt P14 dan P16, Laptop Kreator Profesional dengan NVIDIA RTX Spark™ Pertama di Indonesia
Gubernur NTB Pastikan Stok BBM, LPG, Beras, dan Pupuk Aman, Masyarakat Diminta Tak Panik
Bupati Iron Salurkan Modal Usaha Rp1,5 Juta per Pedagang di Pasar Tenten Gandor, Ini Pesannya
Pemprov NTB Targetkan BPR Syariah Rampung Akhir 2026, Pembiayaan UMKM Jadi Prioritas
MotoGP Mandalika: Jangan Samakan Rugi Perusahaan dengan Dampak Ekonomi

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Honda Electrify Meet Up–Lombok, Astra Motor NTB Ajak Masyarakat Jajal Motor Listrik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Harus Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Perluas Jejaring Kemitraan, Bank NTB Syariah Jajaki Peluang Kerja Sama dengan PSMTI dan Marga Tun Hong

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:33 WIB

ASUS Resmi Hadirkan ASUS ProArt P14 dan P16, Laptop Kreator Profesional dengan NVIDIA RTX Spark™ Pertama di Indonesia

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Gubernur NTB Pastikan Stok BBM, LPG, Beras, dan Pupuk Aman, Masyarakat Diminta Tak Panik

Berita Terbaru