LOTIM, LOMBOKTODAY.ID – Kanit Dikbud Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Jaya Hiswadi, M.Pd bersama Camat Keruak, M. Azhar, S.Pd mengumpulkan sebanyak 252 ASN guru dan tenaga tekhnis kependidikan PPPK kategori Paruh Waktu, di Aula SDN 1 Keruak.
Acara yang digelar pada Selasa (13/1/2026) tersebut, selain bertujuan untuk bersilaturrahmi antar ASN yang se-nasib itu, juga untuk mendapatkan arahan dari Camat dan kepala unit (Kanit), sehingga para tenaga pendidikan di wilayah ini memiliki satu komitmen, pandangan, serta memberi spirit kerja yang penuh dedikasi, berintegritas, dan loyalitas tinggi.
Mengawali acara dimulai dari arahan pertama oleh Camat Keruak, M. Azhar, S.Pd. Dalam arahannya, Camat mengingatkan kepada seluruh anggota PPPK Paruh Waktu meskipun statusnya paruh waktu, namun kinerjanya jangan ikut paruh waktu alias kerja setengah hati.
Camat menekankan, guru dan tenaga tekhnis PPPK Paruh Waktu ini agar mengingat diri bahwa status kepegawaiannya memiliki masa tenggang (expired). Karenanya, Camat mewanti-wanti agar menunjukkan etos kerja, loyalitas dan dedikasi yang tinggi. “Bisa saja kontrak kalian tidak diperpanjang jika etos kerjanya rendah,” tegas Camat.
Menyusul Kanit Dikbud Kecamatan Keruak, Jaya Hiswadi, M.Pd lebih banyak menyampaikan arahan-arahan yang bersifat tekhnis. Di antaranya terkait guru PPPK Paruh Waktu yang SK-nya jatuh di tempat lain. Kemudian dijelaskan pula gurur PPPK Paruh Waktu yang telah bersertifikasi serta tekhnis pemenuhan jam mengajar.
Kanit juga meminta kepada para kepala sekolah mengatur kelas dengan cara apapun untuk memastikan agar para guru PPPK Paruh Waktu ini memegang kelas mengajar.
Termasuk bisa mengatur guru honorer yang belum terakomodir di PPPK sementara menunggu regulasi dari kebijakan Bupati Lotim, H Haerul Warisin, yang masih tidak ingin merumahkan ribuan honorer.(Kml)

















