Pimpin Rapat Terbatas, Gubernur Iqbal Pastikan Penanganan Bencana Harus Cepat, Tepat, dan Kolaboratif

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat meninjau lokasi bencana.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat meninjau lokasi bencana.

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal bergerak cepat untuk memastikan penanganan dampak bencana hidrometeorologi berjalan terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Usai meninjau lokasi banjir di Desa Pengantap, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat dan Desa Kabul, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Gubernur Iqbal langsung memimpin rapat terbatas di ruang kerja Gubernur NTB, Rabu (14/1/2026) yang berlangsung hingga malam, untuk mempercepat pemulihan, terutama pada kerusakan infrastruktur dan normalisasi aliran sungai.

Rapat terbatas tersebut dihadiri Plh Sekda NTB, Kepala Dinas PUPR dan Kawasan Permukiman, Kepala BPBD, Kepala Dinas ESDM, Kepala BPKAD dan Inspektur Inspektorat.

Gubernur menegaskan penanganan harus dilakukan cepat, tepat, dan kolaboratif. Sehingga, OPD diminta memperkuat koordinasi dengan kabupaten/kota terdampak agar langkah di lapangan berjalan seirama.

Dalam rapat itu, Gubernur Iqbal memerintahkan BPBD melakukan pendataan dan kajian teknis sebagai dasar percepatan penetapan Surat Keputusan (SK) Tanggap Darurat.

Baca Juga :  SDN 2 Setungkep Lingsar Kecamatan Keruak Hanya Dapat 5 Orang Siswa Baru

Kabupaten/kota yang telah memiliki SK Siaga Bencana Hidrometeorologi diminta segera menaikkan status menjadi tanggap darurat saat bencana terjadi, sementara daerah yang belum memiliki SK siaga dapat langsung menetapkan SK tanggap darurat agar respons penanganan tidak tertunda.

Ia menjelaskan, penetapan status ini penting untuk memperkuat sinergi pendanaan melalui Belanja Tidak Terduga (BTT), terutama dalam menangani kerusakan jalan, jembatan, saluran, dan penguatan tebing sungai.

Rapat juga memastikan kesiapan BTT untuk mendukung penanganan dampak bencana, baik di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa. “BTT harus siap digunakan untuk mempercepat pemulihan, dengan pola sinergi antara provinsi dan kabupaten/kota,” jelasnya.

Gubernur Iqbal juga memberi perhatian khusus terhadap potensi dan kejadian bencana di kabupaten/kota di Pulau Sumbawa.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD diminta mencermati setiap perkembangan dan memastikan penanganan dilakukan secara cepat dan akurat.

Baca Juga :  Pemprov NTB Tegaskan TPG dan THR Guru Tetap Cair, Proses Pergeseran Anggaran Dikebut

Untuk mendukung sistem pelaporan cepat, Gubernur Iqbal mengarahkan agar seluruh elemen relawan diaktifkan secara optimal, termasuk Tagana, TRC BPBD, serta komunitas kebencanaan yang tumbuh di tengah masyarakat, sehingga informasi lapangan dapat diterima lebih cepat sebagai bagian dari kesiapsiagaan daerah.

Fokus penanganan jangka pendek diarahkan pada pembersihan sedimentasi sungai, pengerukan saluran dan drainase, serta pembukaan akses jalan yang tertutup material banjir.

Sebagai tindak lanjut, tadi malam Dinas PUPR dan Kawasan Permukiman Provinsi NTB telah mengirim alat berat untuk pembersihan sedimentasi, dan alat tersebut sudah tiba di Dusun Pengantap, Sekotong, serta siap dioperasikan.

Terkait kondisi di Desa Kabul, Gubernur Iqbal juga meminta Dinas ESDM menyusun kajian perizinan dan pola pemanfaatan material pasir yang aman dan legal, agar normalisasi sungai berjalan cepat sekaligus membuka peluang usaha masyarakat secara tertib dan sesuai aturan.(Sid)

Berita Terkait

Gubernur NTB Siapkan Orasi Ilmiah di Puncak Jamnas APWI IV, Soroti Masa Depan ASN di Era AI
Musim Kemarau Bikin Motor Lebih Berat Bekerja, Honda Ingatkan Pentingnya Perawatan Berkala
Jamnas APWI IV di NTB Dibuka Ketua Umum, Wagub Dorong Gagasan Widyaiswara Jadi Perubahan Nyata
Gubernur Iqbal Tegaskan SPM Tak Boleh Berhenti di Dokumen, Harus Dirasakan Warga NTB
MotoGP Mandalika 2026: NTB Ingin Balapan Tak Sekadar Mendunia, tapi Berdampak ke Warga
Bank NTB Syariah Jajaki Sinergi dengan RSIA Permata Hati, Bidik Pengembangan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak
Honda Vario Evo Night Ride Ramaikan Malam Kota Mataram, 150 Riders Ikut City Rolling
Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak Bawa 243 Orang, 103 Penumpang Berhasil Dievakuasi

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 15:03 WIB

Gubernur NTB Siapkan Orasi Ilmiah di Puncak Jamnas APWI IV, Soroti Masa Depan ASN di Era AI

Minggu, 20 September 2026 - 14:07 WIB

Musim Kemarau Bikin Motor Lebih Berat Bekerja, Honda Ingatkan Pentingnya Perawatan Berkala

Rabu, 16 September 2026 - 15:04 WIB

Gubernur Iqbal Tegaskan SPM Tak Boleh Berhenti di Dokumen, Harus Dirasakan Warga NTB

Senin, 14 September 2026 - 12:06 WIB

MotoGP Mandalika 2026: NTB Ingin Balapan Tak Sekadar Mendunia, tapi Berdampak ke Warga

Senin, 14 September 2026 - 08:05 WIB

Bank NTB Syariah Jajaki Sinergi dengan RSIA Permata Hati, Bidik Pengembangan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

Berita Terbaru