Rakor Program MBG, Gubernur NTB Tegaskan Dukungan Penuh Pemprov

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Rakor Program MBG, di Ruang Rapat Hajar Aswad Kantor Bank NTB Syariah, Jalan Udayana, Kota Mataram, Rabu (4/2/2026),

Suasana Rakor Program MBG, di Ruang Rapat Hajar Aswad Kantor Bank NTB Syariah, Jalan Udayana, Kota Mataram, Rabu (4/2/2026),

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) menegaskan komitmen kuat dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, saat menghadiri Rapat Koordinasi Program MBG bersama Badan Gizi Nasional (BGN), Forkopimda, dan Satgas Percepatan MBG kabupaten/kota se-NTB.

Rapat koordinasi tersebut berlangsung di Ruang Rapat Hajar Aswad Kantor Bank NTB Syariah, Jalan Udayana, Kota Mataram, Rabu (4/2/2026), dengan agenda utama memastikan pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Dalam arahannya, Gubernur Iqbal menegaskan bahwa Program MBG bukan sekadar upaya pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga memiliki efek domino yang besar terhadap perekonomian daerah. “Program ini tidak hanya menyehatkan generasi kita, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi lokal,” ujar Gubernur Iqbal.

Ia mengungkapkan, selama kurang lebih 10 bulan berjalan, Program MBG di NTB berhasil menyerap 31.509 tenaga kerja lokal. Angka tersebut dinilai sangat signifikan mengingat pencapaian serupa umumnya membutuhkan waktu dua hingga tiga tahun.

Baca Juga :  Kebijakan Randis Mobil Listrik di NTB, Solusi Menghemat Anggaran dan Ramah Lingkungan

“Biasanya untuk menyerap tenaga kerja sebesar ini butuh waktu lama. Tapi melalui MBG, NTB mampu mencapainya hanya dalam waktu singkat. Bahkan, efeknya juga dirasakan petani lokal yang kini lebih mudah memasarkan hasil panennya dengan harga lebih layak,” ungkapnya.

Hingga saat ini, Program MBG di NTB telah menjangkau 1.793.423 penerima manfaat. Pelaksanaannya didukung oleh 670 Sentra Pengolahan Pangan Bergizi (SPPG) yang aktif beroperasi, serta melibatkan 2.719 mitra pemasok dari berbagai sektor, mulai dari UMKM hingga kelompok tani.

Meski menunjukkan capaian positif, Gubernur Iqbal mengakui masih ada tantangan besar, terutama dalam menjaga stabilitas pasokan pangan. NTB yang memiliki lebih dari 200 pulau berpenghuni, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), memerlukan strategi distribusi yang matang.

Baca Juga :  PLN Komitmen Sistem Kelistrikan Lombok Siaga Tunjang Gelaran MotoGP Mandalika 2024

“Tantangan terbesar ada di daerah kepulauan dan wilayah 3T. Karena itu, kami melakukan intervensi langsung agar pasokan tetap aman dan peningkatan permintaan tidak memicu inflasi,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut, pembahasan Program MBG dilakukan secara komprehensif dari hulu hingga hilir. Menurut Gubernur Iqbal, forum koordinasi ini menjadi langkah penting untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah, sekaligus mempercepat realisasi program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

“Ke depan, kami akan terus mendukung percepatan pelaksanaan program ini. Bahkan saat ini NTB sudah melampaui target awal yang ditetapkan,” tutupnya optimistis.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional Letjen (Purn) Dadang Hendrayudha, Plh Sekda NTB HL Moh Faozal, Ketua Satgas Percepatan MBG se-NTB, serta jajaran pimpinan perangkat daerah terkait.(Sid)

Berita Terkait

Honda CT125 Tampil Makin Ikonik, Warna Baru Matte Fresco Brown Bikin Motor Trekking Ini Makin Berkarakter
Dana Transfer Pusat Bertambah, Lombok Timur Alokasikan Rp71 Miliar untuk Infrastruktur Jalan
Gubernur Iqbal Perintahkan APBD-P 2026 Tindak Lanjuti Arahan KPK
Bulan Maulid Nabi, Pemprov NTB Gelar GPM di RS Mandalika, Harga Pangan Lebih Terjangkau
Putri Victoria Dengar Kisah Petani Sajang, 450 Meter Irigasi Pulihkan Harapan Pascagempa Lombok
Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, Astra Motor NTB Ajak Konsumen Touring Satu Hati dan Tebar Beragam Apresiasi
Pemprov NTB dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Belanja Daerah Tembus Rp6,52 Triliun
Bulan Maulid, Pemprov NTB Gelar Gerakan Pangan Murah di Rusunawa Montong Are, Ayam Dijual Rp37 Ribu per Kg

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:05 WIB

Honda CT125 Tampil Makin Ikonik, Warna Baru Matte Fresco Brown Bikin Motor Trekking Ini Makin Berkarakter

Rabu, 9 September 2026 - 17:09 WIB

Dana Transfer Pusat Bertambah, Lombok Timur Alokasikan Rp71 Miliar untuk Infrastruktur Jalan

Selasa, 8 September 2026 - 14:01 WIB

Gubernur Iqbal Perintahkan APBD-P 2026 Tindak Lanjuti Arahan KPK

Sabtu, 5 September 2026 - 18:06 WIB

Bulan Maulid Nabi, Pemprov NTB Gelar GPM di RS Mandalika, Harga Pangan Lebih Terjangkau

Sabtu, 5 September 2026 - 17:09 WIB

Putri Victoria Dengar Kisah Petani Sajang, 450 Meter Irigasi Pulihkan Harapan Pascagempa Lombok

Berita Terbaru