Dikpora NTB Dorong Kreativitas Pelajar Sumbawa Lewat Film Festival, Soroti Bahaya Merarik Kodek

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWA, LOMBOKTODAY.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB terus memperkuat ruang kreatif bagi generasi muda.

Salah satunya melalui kegiatan Workshop Film Festival Lombok 2026 bertajuk Lebaran Film Warga NTB yang digelar di SMKN 3 Sumbawa Besar, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan yang berkolaborasi dengan Lombok Inspira Foundation itu bukan sekadar pelatihan perfilman.

Workshop tersebut juga menjadi bagian dari kampanye edukatif untuk meningkatkan kesadaran pelajar mengenai dampak negatif pernikahan anak atau yang dikenal dengan istilah merarik kodek di NTB.

Kepala SMKN 3 Sumbawa Besar, HM Ashari, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut di lingkungan sekolahnya.

Menurutnya, workshop seperti ini menjadi wadah positif bagi siswa untuk menyalurkan kreativitas sekaligus memperluas wawasan di dunia industri kreatif.

“Atas nama SMKN 3 Sumbawa Besar kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan banyak manfaat bagi generasi muda. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat mendorong siswa untuk terus berprestasi dan berkarya,” ujarnya saat membuka acara.

Baca Juga :  Seorang Budayawan Gagas ‘’Repoq Literasi’’ untuk Restorasi Pertanian di Lotim

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dikpora NTB, H Tarmidzi, menjelaskan bahwa workshop film menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam membangun kapasitas generasi muda sekaligus menekan angka pernikahan anak di NTB.

Menurutnya, peserta tidak hanya menerima materi dasar perfilman, tetapi juga langsung mempraktikkan proses produksi film pendek yang nantinya dapat digunakan sebagai media kampanye sosial di lingkungan masing-masing.

“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan kreativitas pemuda NTB dalam membangun masa depan. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai dampak merarik kodek, mulai dari putus sekolah, kekerasan rumah tangga, kemiskinan, gangguan kesehatan reproduksi ibu hingga stunting,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Pak Ajik itu juga mengajak generasi muda NTB untuk terus mengembangkan kemampuan dan memanfaatkan peluang di sektor ekonomi kreatif.

“Semua peserta diajarkan proses pembuatan film mulai dari dasar hingga praktik produksi. Harapannya mereka bisa terus berkarya, bahkan membuka peluang ekonomi kreatif seperti menjadi konten kreator, sehingga lebih fokus membangun masa depan,” tambahnya.

Baca Juga :  Guru Tak Bisa Lagi “Offline”: Bupati Lotim Dorong Transformasi Digital Pendidikan

Ia menegaskan, Bidang Kepemudaan Dikpora NTB selama ini terus menggencarkan berbagai upaya pencegahan pernikahan anak melalui pelatihan kewirausahaan, pengembangan keterampilan kepemudaan, hingga sosialisasi bahaya narkoba yang dilakukan bersama BNN di tingkat kabupaten dan kota.

Workshop yang berlangsung di Laboratorium Komputer SMKN 3 Sumbawa Besar itu diikuti lebih dari 50 siswa SMA dan SMK dari Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat, terutama pelajar yang memiliki minat pada dunia perfilman.

Dalam pelatihan tersebut, peserta menghadirkan Budi Triono dari Lombok Inspira Foundation sebagai narasumber.

Mereka diajak menonton film karya anak Lombok yang mengangkat dampak sosial merarik kodek, lalu mempelajari proses kreatif mulai dari pengembangan ide cerita hingga teknik produksi film pendek.

Usai kegiatan di Sumbawa, Dikpora NTB bersama Lombok Inspira Foundation dijadwalkan melanjutkan roadshow ke Kabupaten Dompu.

Agenda itu menjadi bagian dari kampanye berkelanjutan untuk menekan angka pernikahan anak sekaligus mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) NTB tahun 2026.(arz)

Berita Terkait

8 Tahun Pascagempa, Putri Victoria Saksikan Ketangguhan Lombok Utara dari Sekolah hingga Kesehatan
Gubernur Iqbal Dorong Pramuka NTB Jadi Pelopor Swasembada Pangan dari Desa hingga Sekolah
Lulusan SMK NTB Mulai Dibidik Kerja di Qatar, Gubernur Iqbal Buka Jalan ke Pasar Global
Perkuat Tridarma Perguruan Tinggi, PT Bank NTB Syariah dan Universitas Islam Al-Azhar Jalin Kerja Sama Strategis
Pemprov NTB Gandeng UMM, Fokus Tekan Kemiskinan hingga Perkuat Ketahanan Pangan
96 Mahasiswa Fakultas Geografi UGM Teliti Potensi dan Ancaman Wilayah Lombok Tengah dengan Teknologi Geospasial
Leadership Camp SMK Bina Putra Kemang ‘’Bangun Karakter dan Cinta Tanah Air’’, 800 Siswa Digembleng di Yonbekang Kostrad
MK Putuskan Anggaran Makan Bergizi Gratis Tak Boleh Lagi Ambil Porsi Dana Pendidikan, Berlaku Mulai APBN 2028

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 15:02 WIB

8 Tahun Pascagempa, Putri Victoria Saksikan Ketangguhan Lombok Utara dari Sekolah hingga Kesehatan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Gubernur Iqbal Dorong Pramuka NTB Jadi Pelopor Swasembada Pangan dari Desa hingga Sekolah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:02 WIB

Lulusan SMK NTB Mulai Dibidik Kerja di Qatar, Gubernur Iqbal Buka Jalan ke Pasar Global

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Perkuat Tridarma Perguruan Tinggi, PT Bank NTB Syariah dan Universitas Islam Al-Azhar Jalin Kerja Sama Strategis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Pemprov NTB Gandeng UMM, Fokus Tekan Kemiskinan hingga Perkuat Ketahanan Pangan

Berita Terbaru