Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel, 50 Personel Brimob Dikerahkan, Enam Orang Jadi Korban

- Jurnalis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 50 personel Satbrimob Polda Metro Jaya diterjunkan ke lokasi ledakan yang mengguncang kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, untuk membantu evakuasi korban, mensterilkan lokasi, hingga memastikan area terdampak aman dari potensi bahaya lanjutan.

Sebanyak 50 personel Satbrimob Polda Metro Jaya diterjunkan ke lokasi ledakan yang mengguncang kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, untuk membantu evakuasi korban, mensterilkan lokasi, hingga memastikan area terdampak aman dari potensi bahaya lanjutan.

TANGERANG SELATAN, LOMBOKTODAY.ID – Ledakan yang mengguncang kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 18.00 WIB, memicu respons cepat aparat kepolisian.

Sebanyak 50 personel Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Metro Jaya dikerahkan untuk membantu evakuasi korban, mensterilkan lokasi, hingga memastikan area terdampak aman dari potensi bahaya lanjutan.

Enam orang dilaporkan menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Berdasarkan laporan sementara, seluruh korban telah dibawa ke RS Sari Asih Ciputat untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, petugas masih melakukan pemeriksaan di lokasi guna memastikan tidak ada korban lain yang belum ditemukan.

Sejak menerima informasi kejadian, personel Brimob bersama Polres Tangerang Selatan dan unsur terkait langsung bergerak melakukan penanganan.

Fokus utama diarahkan pada penyelamatan masyarakat, pengamanan area terdampak, serta mendukung proses pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP).

Langkah cepat ini dilakukan untuk meminimalkan risiko bagi warga sekaligus memastikan seluruh rangkaian penanganan berjalan secara aman dan terkoordinasi.

Sebanyak 50 personel Satbrimob Polda Metro Jaya diterjunkan dengan pembagian tugas sesuai kebutuhan di lapangan.

Kekuatan tersebut terdiri atas 20 personel patroli Batalyon C Pelopor, 20 personel SAR Batalyon C Pelopor, dan 10 personel Unit Komposit Detasemen Gegana.

Penanganan dipimpin Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor, Kompol Toha Subakat, bersama jajaran Polres Tangerang Selatan serta unsur terkait lainnya.

Setiap unsur menjalankan tugas berbeda, tetapi saling mendukung. Personel SAR berfokus pada evakuasi, pencarian di area terdampak, dan pembersihan lokasi.

Sementara itu, personel Gegana melakukan sterilisasi untuk memastikan area kejadian aman dari potensi ancaman yang perlu diantisipasi.

Di sisi lain, personel patroli Brimob membantu mengamankan perimeter atau batas area kejadian. Pengamanan tersebut diperlukan agar masyarakat tidak memasuki lokasi berbahaya dan petugas dapat bekerja tanpa gangguan selama proses penanganan berlangsung.

Baca Juga :  Rakor Program MBG, Gubernur NTB Tegaskan Dukungan Penuh Pemprov

Pemeriksaan juga dilakukan pada bagian bangunan yang terdampak ledakan. Langkah ini penting untuk mengidentifikasi kemungkinan adanya korban lain sekaligus memastikan kondisi lokasi sebelum aktivitas penanganan dilanjutkan.

Enam orang yang dilaporkan menjadi korban telah dievakuasi ke RS Sari Asih Ciputat untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, informasi mengenai identitas, kondisi terkini, serta tingkat luka yang dialami para korban belum dirinci dalam laporan sementara.

Petugas masih melakukan penyisiran dan pemeriksaan pada area terdampak. Proses tersebut menjadi bagian penting dari upaya memastikan seluruh korban telah ditemukan dan tidak ada warga yang masih membutuhkan pertolongan di lokasi.

Selain evakuasi, pembersihan area dan pengamanan bangunan juga menjadi perhatian petugas. Kondisi bangunan yang terdampak perlu diperiksa secara cermat untuk mengantisipasi kemungkinan bahaya susulan yang dapat mengancam warga maupun personel di lapangan.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, mengatakan bahwa prioritas utama dalam penanganan kejadian tersebut adalah keselamatan masyarakat dan petugas.

“Personel langsung bergerak membantu evakuasi, melakukan sterilisasi, pencarian di area terdampak, serta mengamankan perimeter. Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat dan memastikan proses penanganan dapat dilakukan dengan cepat, aman, dan terkoordinasi,” ujar Henik.

Ia menegaskan, seluruh unsur yang dikerahkan bekerja sesuai tugas masing-masing untuk mendukung proses penyelamatan dan pengamanan lokasi.

Di tengah proses penanganan, penyebab ledakan menjadi salah satu hal yang masih diselidiki. Informasi awal menyebutkan bahwa ledakan diduga berkaitan dengan tabung gas elpiji. Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab kejadian.

Baca Juga :  Anggota DPR RI Fauzan Khalid Desak Revisi UU Pertanahan, Soroti Kepastian Hukum dan Sengketa Lahan

Petugas masih mengumpulkan informasi dan melakukan pemeriksaan di lokasi untuk mengetahui faktor yang memicu ledakan.

Karena itu, kesimpulan mengenai sumber ledakan maupun kronologi lengkap kejadian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menyampaikan bahwa penanganan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan masyarakat dan mengacu pada fakta yang ditemukan di lapangan.

“Polisi hadir untuk memberikan pertolongan dan memastikan masyarakat terlindungi. Saat ini evakuasi, sterilisasi, dan olah TKP masih berlangsung. Penyebab ledakan akan disampaikan berdasarkan hasil pemeriksaan, sehingga kami mengimbau masyarakat tidak berspekulasi dan memberikan ruang kepada petugas untuk bekerja,” kata Budi.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area terdampak selama proses evakuasi, sterilisasi, dan olah TKP masih berlangsung.

Warga juga diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi mengenai penyebab ledakan maupun kondisi para korban.

Pembatasan akses di sekitar lokasi diperlukan untuk menjaga keselamatan masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi petugas dalam menjalankan tugasnya.

Informasi lanjutan mengenai penyebab kejadian dan hasil pemeriksaan akan mengacu pada keterangan resmi kepolisian.

Hingga penanganan berlangsung, personel Brimob bersama Polres Tangerang Selatan dan unsur terkait masih melakukan pemeriksaan serta memastikan situasi di kawasan Pasar Cimanggis tetap terkendali.

Perkembangan kasus ini akan bergantung pada hasil pemeriksaan di lapangan. Sementara itu, prioritas aparat tetap tertuju pada keselamatan korban, pencarian kemungkinan korban lain, dan pengamanan lokasi hingga seluruh proses penanganan dinyatakan selesai.(Sid)

Berita Terkait

AI Makin Canggih, JAMIRA Desak Perlindungan Anak di Ruang Digital Tak Berhenti pada Regulasi
PLN EG Perkuat Transisi Energi Nasional, Dua Direktur Baru Diharapkan Jadi Motor Perubahan
Hadapi Dunia Kerja Era AI, Menaker Yassierli Ungkap 5 Bekal Penting bagi Generasi Muda
Ahmad Al Farizi Harumkan UNW Mataram, Raih Most Innovative Idea di Future Leaders Summit
Pengawasan Travel Umrah Diperketat, BERSATHU Tekankan Legalitas dan Tata Kelola
JAMIRA Desak Polres Baubau Usut Dugaan Kekerasan terhadap Kontributor tvOne
Presiden Prabowo Gaspol Hilirisasi Nikel di Maluku Utara, 11 Proyek Bernilai Rp180 Triliun Diluncurkan
Menaker Ungkap Terobosan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan: Ijazah Tak Boleh Ditahan, Hak Pekerja Diperkuat

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel, 50 Personel Brimob Dikerahkan, Enam Orang Jadi Korban

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:04 WIB

AI Makin Canggih, JAMIRA Desak Perlindungan Anak di Ruang Digital Tak Berhenti pada Regulasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:05 WIB

PLN EG Perkuat Transisi Energi Nasional, Dua Direktur Baru Diharapkan Jadi Motor Perubahan

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Hadapi Dunia Kerja Era AI, Menaker Yassierli Ungkap 5 Bekal Penting bagi Generasi Muda

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Ahmad Al Farizi Harumkan UNW Mataram, Raih Most Innovative Idea di Future Leaders Summit

Berita Terbaru