Polda NTB Mulai Selidiki Dugaan Pemanfaatan Air yang Dilaporkan Kasta NTB

- Jurnalis

Senin, 6 Oktober 2025 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Ketua DPC Kasta Selong, Masrur Rifki Hamdy memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTB untuk dimintai keterangan sebagai pelapor. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari tahap awal penyelidikan terhadap dugaan penyalahgunaan izin pemanfaatan air tanah oleh dua perusahaan di Kabupaten Lombok Timur (Lotim).

“Materi pertanyaan penyidik meliputi lokasi perusahaan, izin yang dimiliki, nama perusahaan, hingga nama pemilik. NIB bukanlah izin mutlak untuk mengeksploitasi sumber daya alam. Dua CV ini diduga tidak punya SIPA,” ujar Masrur usai pemeriksaan di Mapolda NTB, Senin (6/10/2025).

Sebelumnya, Polda NTB telah menerbitkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penelitian Laporan (SP2HP) dengan nomor B/168/IX/RES.5.2/2025/Ditreskrimsus, tertanggal 30 September 2025. Surat tersebut ditujukan kepada pelapor, Masrur Rifki Hamdy, yang merupakan tindak lanjut dari laporan polisi tertanggal 17 September 2025. Dalam surat itu, Polda NTB mengonfirmasi bahwa laporan dugaan tindak pidana di bidang sumber daya air telah diterima dan akan ditindaklanjuti melalui penyelidikan lanjutan.

Baca Juga :  Kasus Dua Remaja Lombok Timur Memanas, Keluarga Ungkap Dugaan Permintaan Rp150 Juta, BNN Mataram Membantah

Berdasarkan data yang diterima, terdapat dua badan usaha yang dilaporkan, yakni CV Fitrah dan CV Baura. Kedua perusahaan ini diketahui berbagi satu bangunan operasional di wilayah Kecamatan Kayangan, Lotim. Dari data resmi, CV Fitrah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) 1216000121018, yang diterbitkan pemerintah pada 11 Januari 2021 dengan perubahan terakhir pada 7 April 2022.

Namun, hasil penelusuran Kasta NTB menunjukkan bahwa kedua perusahaan tersebut diduga belum memiliki Surat Izin Pengambilan dan Pemanfaatan Air Tanah (SIPA) yang menjadi dasar hukum utama untuk memanfaatkan air tanah secara komersial.

Baca Juga :  KNPI NTB Soroti Darurat Kamtibmas di Mataram, Desak Evaluasi Total dan Copot Kapolresta Jika Gagal

“Air tanah itu sumber kehidupan. Kalau dikuasai oleh segelintir perusahaan tanpa izin yang jelas, masyarakat kecil yang jadi korban,” tegas Masrur Rifki Hamdy.

Langkah Polda NTB ini merupakan tindak lanjut atas laporan Kasta NTB DPD Lotim, yang menyoroti dugaan penyalahgunaan izin air tanah oleh dua perusahaan di Kecamatan Kayangan. Kasta NTB mendesak aparat untuk menindak tegas pelaku usaha yang melanggar aturan dan melakukan eksploitasi sumber daya alam tanpa izin sah.

“Kami akan terus mengawal proses hukum ini. Ini bukan sekadar pelanggaran administrasi, tapi menyangkut keadilan lingkungan dan hak masyarakat atas air bersih,” tegas Rifki.(eef/ltn)

Berita Terkait

Polda NTB Ungkap 7 Kasus Penyalahgunaan BBM dalam Sepekan, 4.419 Liter Pertalite Disita
KPK Bongkar Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB, 5 Tersangka Ditahan dan Rp5,47 Miliar Disita
Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel, 50 Personel Brimob Dikerahkan, Enam Orang Jadi Korban
Rp13,2 Triliun Uang Sitaan dan Denda Masuk Kas Negara, Disaksikan Presiden Prabowo
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di 6 Provinsi, Temukan Dugaan Latihan Menembak
373 Bidang Tanah Pemda Sumbawa Barat Terancam Sengketa, FPT Desak ATR/BPN Tahan Sertifikasi
21.801 Unit Dilaporkan Selesai, Faktanya Baru 2.117: 5 Tersangka Kasus Motor Listrik BGN
Warga Sasak-Lombok Luka Berat dalam Sengketa Lahan di Kukar, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Polda NTB Ungkap 7 Kasus Penyalahgunaan BBM dalam Sepekan, 4.419 Liter Pertalite Disita

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:09 WIB

KPK Bongkar Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB, 5 Tersangka Ditahan dan Rp5,47 Miliar Disita

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel, 50 Personel Brimob Dikerahkan, Enam Orang Jadi Korban

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Rp13,2 Triliun Uang Sitaan dan Denda Masuk Kas Negara, Disaksikan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di 6 Provinsi, Temukan Dugaan Latihan Menembak

Berita Terbaru