LOTENG, LOMBOKTODAY.ID – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Syariah Semoyang, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, mencatat prestasi membanggakan.
Koperasi ini resmi ditetapkan sebagai salah satu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) percontohan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Penetapan tersebut dikukuhkan melalui penyerahan dana pembinaan dari Bank Mandiri dalam sebuah acara yang digelar di Desa Semoyang, Kamis (5/2/2026).
Acara ini berlangsung meriah dengan kehadiran langsung Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal; Wakil Bupati Lombok Tengah (Wabup Loteng), HM Nursiah; jajaran Kepala OPD Pemprov NTB, para Kepala Dinas Koperasi dan UKM se-NTB, hingga Regional CEO Bank Mandiri wilayah Bali dan Nusa Tenggara.
Regional CEO Bank Mandiri Bali Nusra, Alexander Jonathan Patty mengungkapkan, bahwa KDMP Syariah Semoyang dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dinilai memiliki performa dan tata kelola yang progresif.
“Koperasi ini menunjukkan perkembangan yang positif dan layak menjadi contoh bagi koperasi desa lainnya di NTB,” ungkapnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Bank Mandiri menyalurkan dana pembinaan total senilai Rp250 juta kepada 10 koperasi percontohan di NTB.
“Bantuan ini diberikan dalam bentuk barang untuk memperkuat operasional koperasi agar semakin optimal,” ujar Alexander.
Wabup Loteng, HM Nursiah menyampaikan rasa bangga atas terpilihnya KDMP Syariah Semoyang sebagai koperasi percontohan tingkat provinsi.
Menurutnya, keberhasilan ini bukan sekadar prestasi administratif, tetapi langkah strategis untuk mendorong kebangkitan ekonomi berbasis desa.
“Kami berharap koperasi ini bisa terus tumbuh, inovatif, dan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekitar,” tuturnya.
Saat ini, KDMP Syariah Semoyang telah aktif menjalankan unit usaha penjualan sembako.
Sementara itu, pembangunan gedung koperasi juga hampir rampung dengan progres mencapai sekitar 90 persen.
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Pemkab Loteng) turut memberikan dukungan melalui berbagai program pelatihan bagi pengurus dan pengelola koperasi.
“Kami telah membekali pengurus dengan pelatihan manajemen agar koperasi ini dikelola secara profesional, transparan, dan berkelanjutan,” tambah Wabup Nursiah.
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal juga memberikan apresiasi tinggi kepada Bank Mandiri atas komitmennya mendukung penguatan Koperasi Desa Merah Putih di NTB.
Ia menilai, sinergi antara pemerintah, koperasi, dan dunia perbankan merupakan kunci penting dalam membangun kemandirian ekonomi daerah.
“KDMP Syariah Semoyang punya potensi besar untuk terus berkembang. Ini bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di NTB,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan peninjauan langsung Gerai Sembako KDMP Syariah Semoyang oleh Gubernur NTB bersama Wabup Loteng.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa koperasi desa bukan sekadar lembaga ekonomi, tetapi juga garda terdepan pemberdayaan masyarakat di era modern.(LS)

















