MATARAM, LOMBOKTODAY.ID — Publik mengapresiasi langkah tegas Polda NTB di bawah kepemimpinan Kapolda Irjen Pol Edy Murbowo. Dengan telah diamankannya oknum Kapolres dan Kasat Narkoba Polres Bima Kota terkait dugaan penyalahgunaan narkotika, menuai respons positif dari berbagai kalangan, termasuk pakar hukum internasional Prof. Dr. Sutan Nasomal.
Bagi Prof Sutan, keputusan menyentuh pejabat internal kepolisian bukan perkara mudah. Ia menilai tindakan tersebut menunjukkan keberanian institusi menempatkan kepentingan publik di atas solidaritas internal.
“Ini bukti nyata prinsip hukum tidak pandang bulu benar-benar dijalankan di NTB. Menindak rekan sendiri, apalagi setingkat Kapolres dan Kasat Narkoba, membutuhkan integritas moral yang sangat kuat,” ujar Prof Sutan, Sabtu (14/2/2026).
Menurut Prof Sutan, kekuatan sebuah institusi tidak diukur dari nihilnya pelanggaran, melainkan dari keseriusan menindak pelanggaran di dalam tubuhnya sendiri.
Ia menyebut langkah ini sebagai “obat pahit yang menyembuhkan”. Tindakan yang mungkin berat secara internal, tetapi penting untuk menjaga kepercayaan publik. “Pesannya jelas. Jika pejabat saja ditindak, apalagi masyarakat umum yang bermain narkoba,” tegasnya.
Prof Sutan menilai tindakan tersebut sekaligus menjadi standar disiplin penegakan hukum yang patut diapresiasi. Ia juga mengajak masyarakat NTB memberi dukungan terhadap langkah Kapolda NTB, karena penindakan tersebut dinilai bagian dari upaya melindungi generasi muda dari ancaman narkotika, khususnya di wilayah Bima dan NTB secara luas.(Sid)

















