KK-NTB 2026 Hadirkan 119 UMKM, Gubernur Iqbal Dorong Produk Lokal NTB Mendunia

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Ajang Karya Kreatif Nusa Tenggara Barat (KK-NTB) 2026 kembali menjadi etalase besar bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Pemerintah Provinsi NTB menegaskan fokus utama tahun ini adalah memperkuat kualitas produk, kapasitas pelaku usaha, dan daya saing UMKM agar mampu menembus pasar nasional hingga internasional.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat membuka KK-NTB 2026 yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTB di Atrium Lombok Epicentrum Mall (LEM), Mataram, Jumat (15/5/2026).

Ratusan pengunjung memadati area pameran yang menghadirkan beragam produk unggulan UMKM NTB, mulai dari fesyen, kriya, kopi lokal, kuliner, hingga berbagai produk ekonomi kreatif dari kabupaten dan kota se-NTB.

Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal mengapresiasi konsistensi Bank Indonesia NTB dalam melakukan pembinaan dan inkubasi UMKM secara berkelanjutan.

Menurutnya, tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat fondasi UMKM sebelum melakukan ekspansi pasar yang lebih luas.

“Tahun ini kami fokus memperkuat pondasi UMKM terlebih dahulu sebelum lebih agresif masuk ke pasar yang lebih besar,” ujarnya.

Ia menilai pengembangan UMKM tidak cukup hanya melalui pameran semata. Lebih dari itu, dibutuhkan proses inkubasi yang mampu melahirkan pelaku usaha baru yang mandiri, inovatif, dan memiliki daya saing tinggi.

Baca Juga :  Lalu Niqman Zahir Berikan Tips Petani Jadi Pengusaha

Kehadiran 15 UMKM baru hasil program inkubasi yang telah lolos kurasi dan tampil di KK-NTB 2026 disebut menjadi sinyal positif bahwa proses pembinaan mulai menunjukkan hasil nyata.

“Selama ini pameran sering diisi pelaku yang sama dari tahun ke tahun. Sekarang mulai muncul UMKM baru yang siap tampil dan berkembang. Ini progres yang sangat baik,” katanya.

Menurut Gubernur Iqbal, kekayaan budaya Lombok dan Sumbawa juga menjadi modal besar untuk memperkuat identitas ekonomi kreatif NTB, termasuk dalam pengembangan kopi unggulan daerah.

Ia menyebut kopi-kopi asal NTB memiliki karakter khas yang berpotensi diracik menjadi produk premium dengan identitas kuat di pasar nasional maupun global.

“Kultur masyarakat NTB yang telah berbaur selama ratusan tahun juga tercermin dalam kekayaan produk kita. Ini kekuatan yang harus terus dikembangkan,” ujarnya.

Meski banyak menerima undangan mengikuti pameran nasional dan internasional, Pemerintah Provinsi NTB memilih fokus memperkuat kualitas produk dan kesiapan UMKM terlebih dahulu.

Namun demikian, NTB dijadwalkan menjadi salah satu tamu kehormatan pada pameran ASEAN–China di Tiongkok pada September mendatang atas undangan Kementerian Perdagangan RI.

Baca Juga :  Ironi Kampus: Ketika Ruang Kritik Tidak Lagi Memberi Ruang Bicara

Gubernur Iqbal berharap UMKM NTB yang telah melalui proses pembinaan dan kurasi dapat tampil lebih percaya diri serta menjadi representasi produk unggulan daerah di pasar global.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Hario K. Pamungkas mengatakan KK-NTB 2026 menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus memperluas akses pasar dan pembiayaan bagi UMKM daerah.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 15–17 Mei 2026, melibatkan 119 UMKM binaan dan mitra Bank Indonesia dari seluruh wilayah NTB, termasuk 15 UMKM baru hasil program Wirausaha Unggulan Bank Indonesia (WUBI).

“KK-NTB tidak hanya menghadirkan bazar UMKM, tetapi juga business matching, edukasi keuangan, fashion show, art performance, hingga promosi ekonomi kreatif daerah,” jelasnya.

Menurut Hario, salah satu fokus utama KK-NTB 2026 adalah memperkuat branding kopi lokal NTB melalui kolaborasi dengan Lombok Coffee Hub dan enam coffee shop terbaik di NTB untuk menghadirkan berbagai signature menu berbahan kopi asli NTB.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin memperkuat posisi NTB sebagai salah satu daerah penghasil kopi unggulan Indonesia,” pungkasnya.(arz)

Berita Terkait

September Makin HEPI, Astra Motor NTB Tebar Promo Honda dengan Potongan Angsuran hingga Rp200 Ribu
Mahasiswa KKN Kelompok 4 UNW Mataram Launching Pure Soy Milk dan Bolu Jagung, Olah Potensi Pertanian Desa Tempos Jadi Produk Bernilai Tambah
Perubahan APBD NTB 2026 Disepakati, Defisit Rp369 Miliar di Tengah Tekanan Fiskal
Pendapatan NTB Baru 66,53 Persen, Gubernur Iqbal Optimistis Target APBD Perubahan 2026 Tercapai
ASLIPAY Hadir untuk Warga ASLI, Bukan Sekadar Aplikasi Transaksi: Ada Perlindungan hingga Marketplace UMKM
Gubernur NTB Pesan Peserta Magang di Jepang: Jangan Cuma Cari Gaji, Bangun Komitmen dan Aset
Tak Dapat Bansos? Wabup Lombok Timur Tegas Minta Warga Isi Data Sendiri
Tak Dapat Pensiun, 4.000 Marbot dan Guru Ngaji di Lombok Timur Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:01 WIB

September Makin HEPI, Astra Motor NTB Tebar Promo Honda dengan Potongan Angsuran hingga Rp200 Ribu

Jumat, 18 September 2026 - 15:03 WIB

Perubahan APBD NTB 2026 Disepakati, Defisit Rp369 Miliar di Tengah Tekanan Fiskal

Rabu, 16 September 2026 - 16:01 WIB

Pendapatan NTB Baru 66,53 Persen, Gubernur Iqbal Optimistis Target APBD Perubahan 2026 Tercapai

Senin, 14 September 2026 - 16:07 WIB

ASLIPAY Hadir untuk Warga ASLI, Bukan Sekadar Aplikasi Transaksi: Ada Perlindungan hingga Marketplace UMKM

Senin, 14 September 2026 - 15:34 WIB

Gubernur NTB Pesan Peserta Magang di Jepang: Jangan Cuma Cari Gaji, Bangun Komitmen dan Aset

Berita Terbaru