Gubernur Iqbal Beri Pesan Tegas ke Sekda Lombok Barat: Bangun Sistem, Jangan Bergantung pada Figur

- Jurnalis

Rabu, 4 November 2026 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, di sela-sela menghadiri pelantikan Sekda Lombok Barat, di Aula Kantor Bupati Lombok Barat, Giri Menang, Rabu (4/11/2026).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, di sela-sela menghadiri pelantikan Sekda Lombok Barat, di Aula Kantor Bupati Lombok Barat, Giri Menang, Rabu (4/11/2026).

LOMBOK BARAT, LOMBOKTODAY.ID – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal menegaskan pentingnya membangun sistem birokrasi yang kokoh, profesional, dan berkelanjutan agar pemerintahan tetap berjalan efektif, terlepas dari pergantian kepemimpinan.

Pesan itulah yang ditekankan Gubernur Iqbal, kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Barat yang baru dilantik, Fauzan Husniadi.

Ia meminta agar fondasi pemerintahan dibangun melalui sistem kerja yang kuat, bukan bertumpu pada figur atau individu tertentu.

“Pesan terpenting saya buat Pak Sekda adalah bangun sistem. Jangan tergantung kepada orang,” tegas Gubernur Iqbal, dalam pelantikan Sekda Lombok Barat, di Aula Kantor Bupati Lombok Barat, Giri Menang, Rabu (4/11/2026).

Pesan tersebut menjadi penekanan penting di tengah upaya memperkuat tata kelola pemerintahan daerah. Sebab, keberhasilan birokrasi tidak semestinya ditentukan oleh siapa yang memimpin, melainkan oleh seberapa kokoh sistem yang menopang jalannya pemerintahan.

Menurut Gubernur Iqbal, birokrasi merupakan institusi yang harus memiliki kesinambungan. Masa jabatan kepala daerah memang memiliki batas waktu, tetapi tanggung jawab pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terputus hanya karena terjadi pergantian kepemimpinan.

Karena itu, ia meminta Sekda sebagai penggerak utama administrasi pemerintahan memastikan seluruh mekanisme kerja berjalan dengan jelas, terukur, transparan, dan akuntabel.

Peran tersebut juga mencakup penguatan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN). Seluruh aparatur diminta bekerja sesuai tugas dan kewenangan, menjaga netralitas, serta menjalankan kebijakan berdasarkan mandat kepemimpinan yang sah.

Dengan sistem birokrasi yang tertata, pemerintahan diharapkan tidak mudah terganggu oleh perubahan kepemimpinan maupun dinamika politik. Stabilitas administrasi, efektivitas kebijakan, dan kualitas pelayanan publik pun dapat terus dipertahankan.

Selain menyoroti penguatan internal birokrasi, Gubernur Iqbal juga menegaskan pentingnya hubungan kerja yang solid antara Pemerintah Provinsi NTB dan pemerintah kabupaten/kota.

Baca Juga :  Piala Kapolri 2026, Ajang Bergengsi Karate Nasional Siap Digelar di Tangerang Juni Mendatang

Menurutnya, keberhasilan pembangunan di tingkat provinsi tidak bisa dilepaskan dari keberhasilan pemerintah kabupaten dan kota dalam menjalankan program serta memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ia menegaskan, pemerintah provinsi harus hadir sebagai mitra yang memberikan dukungan kepada pemerintah daerah agar mampu menjalankan tugas secara maksimal.

“Tidak ada fungsi yang lebih penting bagi pemerintah provinsi selain memberikan dukungan agar para bupati dan Walikota bisa berhasil dalam menjalankan tugasnya semaksimal mungkin,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan kerja lintas pemerintahan. Program strategis tidak cukup hanya dirancang di tingkat provinsi, tetapi harus diterjemahkan menjadi kebijakan dan tindakan nyata yang menjangkau masyarakat di kabupaten dan kota.

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Lombok Barat, Nurul Adha, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) memperkuat konsolidasi setelah pelantikan Sekda definitif.

Ia mengingatkan agar tidak ada sekat kelompok maupun ego sektoral dalam menjalankan roda pemerintahan. Seluruh perangkat daerah harus bergerak sebagai satu kesatuan dengan tujuan yang sama, yakni mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Nurul Adha, Lombok Barat masih menghadapi sejumlah pekerjaan prioritas yang membutuhkan koordinasi dan kolaborasi lintas sektor.

Agenda tersebut meliputi penanggulangan kemiskinan, percepatan penurunan stunting, penanganan anak tidak sekolah, peningkatan pertumbuhan ekonomi, pembenahan tata kelola sampah, hingga penguatan pengelolaan keuangan daerah.

Ia juga menekankan perlunya memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi NTB, terutama dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak Lombok Barat yang belum melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah atas.

Berbagai agenda tersebut membutuhkan kepemimpinan birokrasi yang mampu memastikan setiap perangkat daerah bekerja secara terarah, terukur, dan saling mendukung.

Menanggapi berbagai arahan tersebut, Sekda Lombok Barat, Fauzan Husniadi, menyatakan konsolidasi internal dan penguatan koordinasi antarperangkat daerah menjadi prioritas awal setelah dirinya dilantik.

Baca Juga :  Serap Aspirsai, Fauzan Khalid Bertemu Jajaran Pegawai BPN se-NTB

Ia juga memastikan akan segera mengawal penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027 agar berjalan tepat waktu.

Menurutnya, perencanaan dan penggunaan anggaran harus benar-benar diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Fauzan menegaskan, anggaran daerah tidak semestinya hanya dipandang sebagai angka dalam dokumen perencanaan atau sekadar instrumen administrasi.

Di dalamnya terdapat tanggung jawab pemerintah untuk memenuhi hak-hak masyarakat melalui program yang tepat sasaran.

“APBD itu uang yang harus dibelanjakan, bukan uang yang harus disimpan. Di sana ada hak rakyat yang harus kita penuhi,” tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan mengenai orientasi pengelolaan keuangan daerah. Belanja pemerintah harus mampu memberikan manfaat nyata, dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan serta prinsip akuntabilitas.

Pelantikan Fauzan Husniadi sebagai Sekda definitif Lombok Barat dipimpin Wabup Nurul Adha. Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI sekaligus mantan Bupati Lombok Barat dua periode (2016–2024), Fauzan Khalid, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan dan anggota DPRD Lombok Barat, jajaran pejabat Pemprov NTB dan Pemkab Lombok Barat, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pimpinan organisasi kemasyarakatan.

Pelantikan ini menjadi momentum bagi Pemkab Lombok Barat untuk memperkuat fondasi kelembagaan sekaligus memastikan kesinambungan agenda pembangunan daerah.

Tantangannya kini bukan sekadar menjalankan rutinitas administrasi pemerintahan, melainkan membangun birokrasi yang mampu bekerja secara konsisten, profesional, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Sebab, pemerintahan yang kuat bukan hanya ditentukan oleh siapa yang memimpin hari ini, tetapi juga oleh sistem yang tetap bekerja ketika kepemimpinan berganti.(arz)

Berita Terkait

PTMSI DKI Jakarta Buka Bursa Calon Ketua Umum 2026–2030, Target Pertahankan Supremasi Juara Umum di PON 2028
Jumat Berkah, Bupati Iron Lantik 115 Kepala Sekolah di Lombok Timur, Tekankan Pendidikan Akhlak dan Integritas
Fauzan Khalid Dorong Bawaslu Perkuat Pencegahan Pelanggaran Pemilu Lewat Pendidikan Politik
Sekda Lombok Timur Tegaskan Dukungan KTP ASN Tak Memenuhi Syarat dalam Pilkades
Fauzan Khalid Soroti Kualitas Pemilu yang Menurun, Masyarakat Diminta Lebih Aktif Mengawasi
Fauzan Khalid Ajak Umat Tak Sekadar Bersyukur, tetapi Juga Menebar Kebaikan
Reses DPR RI, Fauzan Khalid Keliling Lombok: Kawal Pemekaran Desa hingga Sertifikasi Tanah Wakaf
Suara Daerah Harus Berpengaruh, Lalu Niqman Zahir Tawarkan Transformasi DPD RI Lewat Parlemen Teritorial Digital

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:07 WIB

Gubernur Iqbal Beri Pesan Tegas ke Sekda Lombok Barat: Bangun Sistem, Jangan Bergantung pada Figur

Minggu, 1 November 2026 - 16:05 WIB

PTMSI DKI Jakarta Buka Bursa Calon Ketua Umum 2026–2030, Target Pertahankan Supremasi Juara Umum di PON 2028

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Jumat Berkah, Bupati Iron Lantik 115 Kepala Sekolah di Lombok Timur, Tekankan Pendidikan Akhlak dan Integritas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Fauzan Khalid Dorong Bawaslu Perkuat Pencegahan Pelanggaran Pemilu Lewat Pendidikan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Sekda Lombok Timur Tegaskan Dukungan KTP ASN Tak Memenuhi Syarat dalam Pilkades

Berita Terbaru