FDJ Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri Pengganti Listyo Sigit Prabowo

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

M. Sahril Amin (kiri) dan Komjen Pol Karyoto (kanan).

M. Sahril Amin (kiri) dan Komjen Pol Karyoto (kanan).

JAKARTA, LOMBOKTODAY.ID – Bursa calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) mulai menghangat. Di tengah belum adanya keputusan resmi dari pemerintah terkait pergantian pimpinan Korps Bhayangkara, nama Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Karyoto mencuat sebagai salah satu figur yang dinilai memiliki peluang kuat untuk mengisi posisi tersebut.

Perbincangan mengenai sosok yang layak memimpin Polri terus berkembang. Sejumlah tokoh dan elemen masyarakat mulai menyampaikan pandangan serta dukungan terhadap figur-figur yang dinilai memiliki kapasitas, integritas, dan pengalaman memimpin institusi penegak hukum.

Salah satu dukungan datang dari Ketua Forum Dinamika Jakarta (FDJ), M. Sahril Amin. Ia menilai Komjen Pol Karyoto merupakan sosok yang memiliki rekam jejak panjang di bidang penegakan hukum dan keamanan nasional.

‘’Beliau memiliki rekam jejak yang baik, pengalaman yang lengkap, serta kemampuan memimpin yang sudah teruji,’’ kata Sahril Amin, dalam keterangan resminya, di Jakarta, Kamis (30/7/2026).

Menurut Sahril Amin, pengalaman Karyoto di berbagai jabatan strategis menjadi modal penting untuk membawa Polri menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks.

Baca Juga :  Bersama KPU dan Bawaslu, Pj Bupati Lotim Melepas Distribusi Perdana Logistik Pilkada 2024

Selain itu, Karyoto juga dinilai mampu membangun komunikasi dengan beragam elemen masyarakat, mulai dari organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, hingga kelompok pegiat antikorupsi.

Saat ini, Komjen Pol Karyoto menjabat sebagai Kabaharkam Polri sejak Agustus 2025. Sebelum menduduki posisi tersebut, ia dipercaya memimpin Polda Metro Jaya serta pernah menjabat sebagai Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Karier di dua institusi berbeda itu memperlihatkan pengalaman Karyoto yang tidak hanya berkutat pada aspek keamanan, tetapi juga penegakan hukum dan pemberantasan tindak pidana korupsi.

‘’Ketika memimpin Polda Metro Jaya, beliau menghadapi berbagai dinamika ibu kota, mulai dari persoalan keamanan, sosial, hingga politik,’’ ujar Sahril Amin.

Lanjut Sahril Amin, dalam berbagai momentum tersebut, Karyoto dinilai mampu menjaga stabilitas keamanan wilayah dengan pendekatan yang terukur.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan namanya masuk dalam pembicaraan publik sebagai salah satu figur potensial dalam suksesi kepemimpinan Polri.

Sahril Amin menjelaskan, selain rekam jejak karier, aspek transparansi juga menjadi perhatian. Sebagai penyelenggara negara, Komjen Pol Karyoto secara rutin melaporkan harta kekayaannya melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Baca Juga :  Pendidikan Kunci Utama, Gubernur NTB Dorong Siswa Lanjut Kuliah

Di mana, berdasarkan laporan terbaru, total harta kekayaan Karyoto tercatat sekitar Rp11,5 miliar. Nilai tersebut meningkat dibandingkan laporan periodik per 31 Desember 2023 yang mencapai sekitar Rp9,84 miliar.

Kepatuhan dalam menyampaikan LHKPN kerap dipandang sebagai salah satu indikator komitmen pejabat publik terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Meski nama Komjen Pol Karyoto terus mengemuka dalam bursa calon Kapolri, hingga kini pemerintah belum mengumumkan proses maupun keputusan resmi mengenai pergantian pimpinan Polri.

Dengan demikian, seluruh nama yang beredar, termasuk Komjen Pol Karyoto, masih berada pada tahap wacana dan aspirasi yang berkembang di ruang publik.

Namun, berbekal pengalaman panjang di lingkungan Polri, kiprah di KPK, serta rekam jejak pada sejumlah jabatan strategis, nama Komjen Pol Karyoto diperkirakan akan tetap menjadi salah satu figur yang terus diperbincangkan menjelang penentuan Kapolri berikutnya.(Sid)

Berita Terkait

MK Putuskan Anggaran Makan Bergizi Gratis Tak Boleh Lagi Ambil Porsi Dana Pendidikan, Berlaku Mulai APBN 2028
Mori Hanafi Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polda Metro Jaya, PMN-J Nyatakan Siap Ikuti Proses Hukum
Pemimpin Merakyat: Hadir di Tengah Rakyat, Bukan Sekadar Pencitraan
PMN-J Kembali Demo KPK dan DPP NasDem, Desak Dugaan Fee Proyek Irigasi Libatkan Anggota DPR RI Berinisial MH Diusut Tuntas
Wabup Lombok Timur Ajukan Dua Raperda Strategis, Perangi Hoaks dan Siapkan Pilkades Serentak 2027
Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi Poin 7 Asta Cita Penerang Indonesia Sejahtera
Eksepsi ST Rogaya Ditolak PN Cikarang, Sidang Pidana Khusus Berlanjut ke Tahap Pembuktian
Temui Wapres Gibran, AJBI Perjuangkan Akses Beasiswa Lebih Luas bagi Generasi Muda Indonesia Timur

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:05 WIB

MK Putuskan Anggaran Makan Bergizi Gratis Tak Boleh Lagi Ambil Porsi Dana Pendidikan, Berlaku Mulai APBN 2028

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:09 WIB

FDJ Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri Pengganti Listyo Sigit Prabowo

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:04 WIB

Mori Hanafi Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polda Metro Jaya, PMN-J Nyatakan Siap Ikuti Proses Hukum

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:04 WIB

PMN-J Kembali Demo KPK dan DPP NasDem, Desak Dugaan Fee Proyek Irigasi Libatkan Anggota DPR RI Berinisial MH Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 - 13:06 WIB

Wabup Lombok Timur Ajukan Dua Raperda Strategis, Perangi Hoaks dan Siapkan Pilkades Serentak 2027

Berita Terbaru