Peran AI dalam Mendukung Proses Kognitif Pemerolehan Bahasa Kedua

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026 - 06:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muh. Sopian Assauri.

Muh. Sopian Assauri.

Oleh: Muh. Sopian Assauri │

Mahasiswa Program Studi Pendidikan bahasa Inggris, UNW Mataram, 2025
Tugas Akhir Mata Kuliah Psycholinguistics
Dosen Pengampu Mata Kuliah: M. Rajabul Gufron, S.Pd., M.A

PERKEMBANGAN kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan bahasa. Dalam konteks pemerolehan bahasa kedua (Second Language Acquisition/SLA), proses belajar tidak hanya melibatkan paparan bahasa, tetapi juga proses kognitif seperti perhatian, memori, pemahaman, dan produksi bahasa. AI hadir sebagai teknologi yang mampu memberikan pengalaman belajar yang adaptif, interaktif, dan personal, sehingga berpotensi mendukung proses kognitif pembelajar bahasa secara lebih efektif.

Pembelajaran bahasa kedua sering kali menghadapi tantangan seperti perbedaan kemampuan individu, keterbatasan waktu belajar, serta kurangnya umpan balik yang sesuai dengan kebutuhan pembelajar. Oleh karena itu, pemanfaatan AI dalam pembelajaran bahasa menjadi relevan untuk membantu mengoptimalkan proses kognitif yang terlibat dalam pemerolehan bahasa kedua.

Perhatian merupakan proses kognitif awal yang penting dalam pemerolehan bahasa. AI dapat membantu meningkatkan fokus pembelajar melalui materi yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan dan minat mereka. Aplikasi berbasis AI mampu menyajikan latihan interaktif, notifikasi belajar, serta variasi aktivitas yang mencegah kebosanan. Dengan demikian, pembelajar lebih terlibat secara aktif dalam proses belajar bahasa.

Baca Juga :  Otak Tidak Kosong, Tapi Kata Menghilang: Fenomena Lupa Kata yang Dialami Hampir Semua Orang

Memori berperan besar dalam menyimpan kosakata, struktur gramatikal, dan pola bahasa. AI dapat mendukung proses ini melalui sistem pengulangan cerdas (spaced repetition) yang menyesuaikan frekuensi latihan berdasarkan tingkat penguasaan pembelajar. Selain itu, penggunaan AI dalam latihan kontekstual membantu pembelajar mengaitkan bentuk bahasa dengan makna, sehingga memperkuat daya ingat jangka panjang.

Dalam pemerolehan bahasa kedua, pembelajar perlu memahami input bahasa dan mengolahnya menjadi pengetahuan linguistik. AI, melalui teknologi pemrosesan bahasa alami (Natural Language Processing), memungkinkan pembelajar mendapatkan umpan balik langsung terhadap kesalahan tata bahasa, pelafalan, dan penggunaan kosakata. Umpan balik ini membantu pembelajar merevisi pemahaman mereka dan meningkatkan akurasi bahasa secara bertahap.

Baca Juga :  Interaksi ABK dan Non ABK di SPS Cikal Aisyiyah Karangampel Jadi Sorotan Penelitian

Produksi bahasa merupakan tahap penting dalam SLA karena memungkinkan pembelajar menerapkan pengetahuan bahasa yang telah dipelajari. AI dapat berperan sebagai mitra interaksi melalui chatbot atau asisten virtual yang memungkinkan latihan berbicara dan menulis tanpa rasa takut melakukan kesalahan. Interaksi ini mendorong pembelajar untuk lebih percaya diri dan aktif menggunakan bahasa kedua dalam konteks yang menyerupai komunikasi nyata.

AI memiliki peran penting dalam mendukung proses kognitif pemerolehan bahasa kedua, terutama dalam meningkatkan perhatian, memperkuat memori, membantu pemrosesan bahasa, serta mendorong produksi dan interaksi bahasa. Dengan kemampuan adaptif dan pemberian umpan balik secara langsung, AI mampu menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan individu pembelajar. Meskipun AI tidak dapat sepenuhnya menggantikan peran guru, teknologi ini dapat menjadi alat pendukung yang efektif dalam menciptakan pembelajaran bahasa kedua yang lebih optimal, efisien, dan berpusat pada pembelajar.(*)

Berita Terkait

96 Mahasiswa Fakultas Geografi UGM Teliti Potensi dan Ancaman Wilayah Lombok Tengah dengan Teknologi Geospasial
Leadership Camp SMK Bina Putra Kemang ‘’Bangun Karakter dan Cinta Tanah Air’’, 800 Siswa Digembleng di Yonbekang Kostrad
MK Putuskan Anggaran Makan Bergizi Gratis Tak Boleh Lagi Ambil Porsi Dana Pendidikan, Berlaku Mulai APBN 2028
Wujud Sinergi dan Kepedulian Sosial, Bank Jatim Bersama Bank NTB Syariah dan IZI Salurkan Bantuan Kacamata Gratis bagi Pelajar di Jawa Timur
Temui Wapres Gibran, AJBI Perjuangkan Akses Beasiswa Lebih Luas bagi Generasi Muda Indonesia Timur
Ombudsman NTB Temukan Dugaan Alamat Fiktif pada SPMB SMA Jalur Domisili, Siswa yang Berhak Berpotensi Dirugikan
Pemprov NTB Gandeng Unram, 120 Profesor Siap Turun ke Desa Berdaya Entaskan Kemiskinan
Dikbud Lotim Keluarkan Edaran Larangan Sekolah Negeri Jual Seragam ke Siswa

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:08 WIB

96 Mahasiswa Fakultas Geografi UGM Teliti Potensi dan Ancaman Wilayah Lombok Tengah dengan Teknologi Geospasial

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:01 WIB

Leadership Camp SMK Bina Putra Kemang ‘’Bangun Karakter dan Cinta Tanah Air’’, 800 Siswa Digembleng di Yonbekang Kostrad

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:05 WIB

MK Putuskan Anggaran Makan Bergizi Gratis Tak Boleh Lagi Ambil Porsi Dana Pendidikan, Berlaku Mulai APBN 2028

Senin, 27 Juli 2026 - 10:07 WIB

Wujud Sinergi dan Kepedulian Sosial, Bank Jatim Bersama Bank NTB Syariah dan IZI Salurkan Bantuan Kacamata Gratis bagi Pelajar di Jawa Timur

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:01 WIB

Temui Wapres Gibran, AJBI Perjuangkan Akses Beasiswa Lebih Luas bagi Generasi Muda Indonesia Timur

Berita Terbaru

Suasana pose bersama usai penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kantor Utama Bank NTB Syariah, Jalan Udayana, Mataram, pada Rabu (19/8/2026).

Ekonomi & Bisnis

KUR PMI Bank NTB Syariah, Kado Kemerdekaan untuk Pahlawan Devisa

Kamis, 20 Agu 2026 - 10:15 WIB