Tingkatkan Produktivitas dan Investasi di Daerah, Sultan Dorong Pemda Berinovasi Turunkan Angka ICOR

- Jurnalis

Selasa, 10 Desember 2024 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin saat bincang-bincang bersama Ketua DPR RI, Puan Maharani.

Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin saat bincang-bincang bersama Ketua DPR RI, Puan Maharani.

JAKARTA, LOMBOKTODAY.ID – Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) untuk melakukan inovasi penurunan angka Incremental Capital Output Ratio (ICOR) demi meningkatkan produktivitas dan investasi di daerah.

Hal ini disampaikan Mantan Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu itu sesaat setelah menghadiri acara Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto kepada kepala daerah di Istana Negara, pada Selasa (10/12/2024).

Menurut Sultan, selain mendorong peningkatan produktivitas serta mendorong investasi yang lebih produktif atau lebih efisien, angka ICOR yang lebih rendah akan mendorong penurunan harga barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat.

‘’Yang pertama tentunya kita patut mengapresiasi langkah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional di ketidakpastian global saat ini. Inflasi kita cukup terjaga dan indeks keyakinan konsumen (IKK) cukup tinggi,’’ ujar Sultan.

Baca Juga :  Harkitnas 2026, Setjen DPD RI Ajak Perkuat Persatuan di Tengah Tantangan Era Digital

Meski demikian, Sultan mengatakan, pihaknya masih merasa bila pemerintah baik pusat maupun daerah untuk menekan biaya produksi dan logistik barang dan jasa di dalam negeri. Terutama terhadap produktivitas sektor pangan dan energi.

‘’Kami sangat meyakini bahwa efisien dan inovasi adalah kata kunci untuk mencapai swasembada pangan dan kemandirian energi. Oleh karena itu, Pemda tentunya memiliki peran yang signifikan dalam menurunkan angka ICOR yang terbilang masih cukup tinggi saat ini,’’ kata Sultan.

Mantan Ketua HIPMI Bengkulu itu menjelaskan, dengan modal anggaran TKD yang terus ditingkatkan, Pemda terus melakukan inovasi kebijakan dalam menekan biaya produksi dan logistik di daerah. Sehingga, geliat ekonomi dan investasi di sektor pangan dan energi, dapat tumbuh secara holistik.

Baca Juga :  PLN Diterima sebagai Keluarga di Poco Leok, Dukung Pembangunan Geothermal dengan Ritual Adat Penti

‘’Pemerintah daerah menjadi ujung tombak dari setiap kebijakan pemerintah saat ini. Sehingga pertumbuhan ekonomi nasional sangat ditentukan oleh kemampuan para kepala daerah dalam menerjemahkan dan mendukungmu program pemerintah secara maksimal,’’ jelas Sultan.

Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ICOR Indonesia pada tahun 2023 mencapai 6,33. Angka ini lebih tinggi dari beberapa negara tetangga seperti Malaysia dan Thailand.

Untuk diketahui, ICOR merupakan salah satu parameter yang dapat menunjukkan tingkat efisiensi investasi di suatu negara. Semakin kecil angka ICOR, biaya investasi yang harus dikeluarkan semakin efisien juga untuk menghasilkan output tertentu.(arz)

Berita Terkait

Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi Poin 7 Asta Cita Penerang Indonesia Sejahtera
Eksepsi ST Rogaya Ditolak PN Cikarang, Sidang Pidana Khusus Berlanjut ke Tahap Pembuktian
Fauzan Khalid Minta ASN Lombok Barat Tetap Layani Masyarakat Meski Bupati Lalu Ahmad Zaini Terjaring OTT KPK
Separuh Desa di Lombok Timur Belum Bangun Koperasi Merah Putih, Dandim 1615/Lotim Turun Langsung Cari Penyebab
Gubernur Iqbal Titip Dua Tugas Besar kepada Pengurus Dekopinwil NTB, Benahi SDM dan Ubah Citra Koperasi
Gubernur Iqbal Ubah Paradigma Pajak di NTB, Warga Taat Kini Dihadiahi Emas
Menteri Trenggono dan Gubernur Iqbal Siapkan KNMP Bintaro Jadi Percontohan Nasional Pasar Ikan Modern Zero Waste
Gubernur Iqbal Tawarkan Potensi Investasi NTB ke Maroko, Bidik Kerja Sama Strategis Bernilai Triliunan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:44 WIB

Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi Poin 7 Asta Cita Penerang Indonesia Sejahtera

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:07 WIB

Eksepsi ST Rogaya Ditolak PN Cikarang, Sidang Pidana Khusus Berlanjut ke Tahap Pembuktian

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:14 WIB

Fauzan Khalid Minta ASN Lombok Barat Tetap Layani Masyarakat Meski Bupati Lalu Ahmad Zaini Terjaring OTT KPK

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:02 WIB

Separuh Desa di Lombok Timur Belum Bangun Koperasi Merah Putih, Dandim 1615/Lotim Turun Langsung Cari Penyebab

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:04 WIB

Gubernur Iqbal Titip Dua Tugas Besar kepada Pengurus Dekopinwil NTB, Benahi SDM dan Ubah Citra Koperasi

Berita Terbaru