LOTENG, LOMBOKTODAY.ID – Semangat Ramadan tahun ini terasa berbeda di Nusa Tenggara Barat (NTB). Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB memulai rangkaian kegiatan Lentera Ramadan dari Lapangan Sepak Bola Jelojok, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Rabu (4/3/2026).
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal secara langsung membuka kegiatan tersebut sebagai penutup rangkaian Safari Ramadan di Lombok Tengah (Loteng). Pemilihan Kopang bukan sekadar lokasi acara, tetapi juga simbol pesan besar tentang arah baru pembangunan NTB.
Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal menegaskan bahwa pembangunan di NTB tidak lagi berpusat di Kota Mataram. Pemerintah kini mendorong pemerataan pembangunan ke seluruh wilayah, dari timur hingga barat provinsi.
“Kalau dulu kegiatan Lentera Ramadan terpusat di Islamic Center dari awal hingga akhir Ramadan, tahun ini kita sebar. Kita mulai dari Lombok Utara, Lombok Tengah, Bima, dan nanti akan ditutup kembali di Islamic Center, Kota Mataram,” tegas Gubernur Iqbal.
Ia menjelaskan bahwa pendekatan pembangunan ke depan akan lebih inklusif dan merata. “NTB akan kita bangun dari Sape sampai Ampenan. Tidak lagi semuanya terpusat di Mataram,” jelasnya.
Gubernur Iqbal juga menyampaikan apresiasi terhadap Kecamatan Kopang yang menurutnya memiliki sejarah panjang dalam dunia pendidikan dan telah melahirkan banyak tokoh penting di NTB. Hal itu menjadi bukti bahwa potensi daerah tidak hanya berada di pusat kota.
Kegiatan Lentera Ramadan diharapkan menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus momentum memperkuat komitmen pemerataan pembangunan di seluruh kabupaten/kota di NTB.
Sementara itu, Bupati Lombok Tengah (Loteng), HL Pathul Bahri menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi NTB di tengah masyarakat Lombok Tengah.
Menurutnya, Ramadan merupakan momentum terbaik untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi antar lembaga pemerintahan.
“Mudah-mudahan sinergi ini terus terjaga. Ramadan adalah bulan penuh rahmah, barokah, dan kemuliaan bagi kita semua,” ujarnya.
Di tengah agenda pemerintahan yang padat, Bupati Pathul mengaku harus membagi waktu menghadiri sejumlah kegiatan penting, mulai dari agenda di Kejaksaan Negeri hingga kegiatan di Kecamatan Pujut. Meski demikian, ia tetap berupaya mendampingi agenda gubernur sebagai bentuk komitmen kerja sama daerah.
“Tadi kami harus lari ke sana, lari ke sini mengejar agenda. Bahkan ikut rombongan Gubernur agar koordinasi tetap berjalan baik sejak awal,” katanya dengan nada santai.
Usai peresmian Lentera Ramadan—yang juga dikenal sebagai Pesona Khazanah Ramadan—Gubernur Iqbal didampingi Ketua TP PKK NTB, Hj Sinta Agathia Iqbal meninjau sejumlah stan UMKM yang meramaikan kegiatan tersebut.
Festival ekonomi rakyat itu akan berlangsung selama lima hari, mulai 4 hingga 8 Maret 2026, menghadirkan berbagai produk lokal serta kuliner khas NTB yang menjadi daya tarik bagi masyarakat selama bulan suci Ramadan.(Sid)

















