Awalnya 35, Kini 51 Siswa Jadi Korban Dugaan Keracunan MBG di Pringgasela

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran Polsek Pringgasela saat turun langsung mengecek kondisi siswa yang sedang dirawat akibat diduga keracunan MBG di Puskesmas Pengadangan.

Jajaran Polsek Pringgasela saat turun langsung mengecek kondisi siswa yang sedang dirawat akibat diduga keracunan MBG di Puskesmas Pengadangan.

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID — Kasus dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), terus bertambah.

Hingga Sabtu pagi (25/4/2026), jumlah korban melonjak menjadi 51 orang dari semula 35 siswa. Ini tentu memicu respons cepat aparat kepolisian dan tenaga kesehatan.

Aparat dari Polsek Pringgasela bersama unit Intelkam turun langsung memantau penanganan korban di Puskesmas Pengadangan.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh siswa dan warga terdampak mendapatkan penanganan medis yang cepat dan tepat.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid, menegaskan bahwa pihak kepolisian memberikan perhatian serius terhadap insiden ini.

“Begitu laporan masuk, anggota langsung bergerak melakukan monitoring ke fasilitas kesehatan, mendata korban, dan memastikan penanganan berjalan optimal,” tegasnya.

Baca Juga :  Wabup Sebut Prevalensi Stunting di Lotim 4 Tahun Terakhir Masih Fluktuatif

Data terbaru menunjukkan adanya penambahan 16 korban pada Sabtu pagi. Sebagian besar korban telah menjalani observasi dan diperbolehkan pulang. Namun, tujuh orang masih harus menjalani perawatan intensif.

Mereka terdiri dari lima siswa sekolah dasar, satu warga umum, serta satu wali murid yang tengah hamil. Kondisi ketujuh pasien tersebut masih membutuhkan pengawasan medis lanjutan.

Petugas kesehatan melaporkan sejumlah gejala yang dialami korban, mulai dari mual, muntah, pusing, hingga lemas. Pemantauan ketat terus dilakukan untuk mencegah komplikasi lanjutan.

Di tengah penanganan korban, polisi juga mulai menelusuri sumber dugaan keracunan. Fokus penyelidikan mengarah pada proses distribusi dan penyajian makanan dari dapur MBG yang dikelola Yayasan Bersatu Berjuang Menang NTB di Jurit Baru.

“Kami masih melakukan pendalaman bersama instansi terkait, termasuk mengecek alur distribusi makanan dan pihak yang bertanggung jawab,” kata Kombes Pol Kholid.

Baca Juga :  Jumlah Penutur Bahasa Terbanyak di Dunia

Langkah ini penting untuk memastikan penyebab insiden sekaligus mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.

Program MBG yang sejatinya bertujuan meningkatkan asupan gizi siswa kini menjadi sorotan. Insiden ini memicu kekhawatiran para orang tua, terutama karena jumlah korban terus bertambah dalam waktu singkat.

Meski demikian, situasi di lokasi penanganan dilaporkan tetap kondusif. Koordinasi antara kepolisian, tenaga medis, pihak sekolah, dan keluarga korban terus berjalan intensif.

Kasus dugaan keracunan MBG di Pringgasela, Kabupaten Lotim ini menjadi perhatian serius berbagai pihak. Hasil investigasi diharapkan segera mengungkap penyebab pasti, sekaligus menjadi evaluasi penting dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis ke depan.(arz)

Berita Terkait

Temui Wapres Gibran, AJBI Perjuangkan Akses Beasiswa Lebih Luas bagi Generasi Muda Indonesia Timur
Ombudsman NTB Temukan Dugaan Alamat Fiktif pada SPMB SMA Jalur Domisili, Siswa yang Berhak Berpotensi Dirugikan
Pemprov NTB Gandeng Unram, 120 Profesor Siap Turun ke Desa Berdaya Entaskan Kemiskinan
Dikbud Lotim Keluarkan Edaran Larangan Sekolah Negeri Jual Seragam ke Siswa
Empat Tim Mahasiswa NTB Lolos Seleksi Regional Astra Honda SFL 2026, Siap Bersaing di Tahap Berikutnya
SMP 1 Masbagik Juara GSI 2026, Siap Wakili Kabupaten Lotim di Tingkat Provinsi NTB
Ironi Kampus: Ketika Ruang Kritik Tidak Lagi Memberi Ruang Bicara
Nyaris Menyerah Saat Latihan, Santri SMA IT Dhiaul Fikri Kini Juara 1 Fahmil Quran MTQ XXXI NTB 2026

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:01 WIB

Temui Wapres Gibran, AJBI Perjuangkan Akses Beasiswa Lebih Luas bagi Generasi Muda Indonesia Timur

Senin, 13 Juli 2026 - 13:05 WIB

Ombudsman NTB Temukan Dugaan Alamat Fiktif pada SPMB SMA Jalur Domisili, Siswa yang Berhak Berpotensi Dirugikan

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:03 WIB

Pemprov NTB Gandeng Unram, 120 Profesor Siap Turun ke Desa Berdaya Entaskan Kemiskinan

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:07 WIB

Dikbud Lotim Keluarkan Edaran Larangan Sekolah Negeri Jual Seragam ke Siswa

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:09 WIB

Empat Tim Mahasiswa NTB Lolos Seleksi Regional Astra Honda SFL 2026, Siap Bersaing di Tahap Berikutnya

Berita Terbaru