Lima Tahun Berantas Rentenir, Program Kredit Tanpa Bunga Lombok Timur Dilirik Tim Penilai TPAKD Award 2026

- Jurnalis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOTIM, LOMBOKTODAY.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses keuangan bagi masyarakat.

Setelah mengikuti virtual assessment TPAKD Award 2026 pada Juli lalu, kini Pemkab Lombok Timur menerima kunjungan Tim Penilai Utama (TPU) dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI untuk melakukan penilaian lanjutan secara langsung.
Tim penilai diterima langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) HM Juaini Taofik selaku Ketua Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), bersama jajaran pimpinan OPD, staf ahli, serta masyarakat dan pelajar yang terlibat dalam berbagai program TPAKD. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bupati Lombok Timur, pada Kamis (6/8/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Lombok Timur yang akrab disapa Bupati Iron menegaskan bahwa program Lombok Timur Berantas Rentenir melalui Kredit Tanpa Bunga (Lotim Berkembang) menjadi salah satu inovasi unggulan daerah sejak diluncurkan pada 2020.

Program tersebut dinilai mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sehingga terus dipertahankan dan dikembangkan hingga saat ini.
Menurutnya, program Lotim Berkembang tidak lagi hanya menyasar peternak sapi, tetapi juga telah diperluas untuk mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Bahkan, pemerintah daerah telah menyiapkan langkah baru dengan memperluas manfaat program tersebut bagi petani porang melalui konsep pengembangan terpadu.
“Sudah lima tahun Lotim Berkembang berjalan. Kenapa kami lanjutkan? Karena ini sangat baik, terutama untuk para peternak kita,” ujar Bupati Iron.
Ia menambahkan, pemerintah daerah tengah menyiapkan pengembangan baru melalui program porangisasi, sebagai upaya mendorong sektor pertanian sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.
“Lotim Berkembang ini juga akan kami ajukan program baru kegiatan terpadu porangisasi,” lanjutnya.
Bupati Iron menjelaskan, keterlibatan pemerintah daerah dalam pengembangan komoditas porang bertujuan memenuhi kebutuhan bahan baku industri pengolahan porang yang telah beroperasi di Lombok Timur.

Baca Juga :  393 Jemaah Haji Kloter 1 Lombok Timur Tiba di Tanah Air, Pemprov NTB Apresiasi Petugas dan Harap Bawa Keberkahan

Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan rantai ekonomi baru, membuka peluang usaha, serta mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Semata-mata semuanya adalah untuk mempercepat kesejahteraan masyarakat, mengurangi angka kemiskinan, dan seterusnya,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Timur akan terus mengoptimalkan seluruh potensi daerah guna mendukung berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk melalui peningkatan akses pembiayaan yang lebih mudah, aman, dan bebas dari praktik rentenir.
Sementara itu, Ketua Tim Penilai Utama TPAKD Award 2026 yang juga menjabat Asisten Deputi Keuangan Inklusif dan Keuangan Syariah/Peningkatan Inklusi Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Erdiriyo, menyampaikan apresiasi atas komitmen seluruh pihak di Lombok Timur dalam menjalankan berbagai program TPAKD.
Ia menjelaskan, kunjungan lapangan tersebut merupakan bagian dari proses penilaian untuk melihat secara langsung implementasi program, sekaligus mengukur dampaknya terhadap peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
Hasil penilaian ini diharapkan dapat menjadi gambaran nyata mengenai efektivitas berbagai inovasi yang telah dijalankan Pemkab Lombok Timur dalam memperluas akses layanan keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.(Kml)

Baca Juga :  Sidang Paripurna Pemandangan Umum terhadap Nota Keuangan dan Raperda tentang APBD 2026

Berita Terkait

Bansos dan BPJS PBI JK 2027 di Lombok Timur Bakal Pakai Data Terbaru, Ini Target Pembaruannya
KPK Benchmarking NTB Satu Data untuk Perkuat Tata Kelola Data dan Teknologi Informasi
Sumpah Pemuda ke-98, NTB Beri Penghargaan bagi Generasi Muda Berprestasi
Jangan Asal Tarik Rem! Astra Motor NTB Ungkap Teknik Aman Melintasi Jalan Turunan
Kemarau Panjang, Ditpolairud Polda NTB Salurkan 1,7 Ton Air Bersih ke Pesisir Sekotong
Celah Sempit di Tengah Kemacetan Bisa Picu Kecelakaan, Pengendara Motor Wajib Waspada
Ops Patuh Rinjani 2026 Dimulai, 578 Personel Gabungan Siap Tindak Pelanggaran Lalu Lintas di NTB
Wakapolda NTB Turun ke Jalan, Atur Lalu Lintas Pagi di Simpang Empat BI Mataram

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Bansos dan BPJS PBI JK 2027 di Lombok Timur Bakal Pakai Data Terbaru, Ini Target Pembaruannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:01 WIB

KPK Benchmarking NTB Satu Data untuk Perkuat Tata Kelola Data dan Teknologi Informasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, NTB Beri Penghargaan bagi Generasi Muda Berprestasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Jangan Asal Tarik Rem! Astra Motor NTB Ungkap Teknik Aman Melintasi Jalan Turunan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Kemarau Panjang, Ditpolairud Polda NTB Salurkan 1,7 Ton Air Bersih ke Pesisir Sekotong

Berita Terbaru

Suasana acara pembukaan Kongres Internasional I Bahasa Sasak yang digelar Majelis Adat Sasak (MAS), di Aula Gedung BPSDMD Provinsi NTB, Rabu (28/10/2026).

Pariwisata Seni Budaya

Wagub NTB Tekankan Peran Keluarga dan Sekolah untuk Selamatkan Bahasa Sasak

Rabu, 28 Okt 2026 - 12:06 WIB