JAKARTA, LOMBOKTODAY.ID – Forum Kepala Desa Kecamatan Narmada-Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, melakukan studi tiru pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) ke Desa Hambalang dalam rangkaian kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) dan studi komparasi yang berlangsung pada 19–22 Mei 2026.
Kegiatan tersebut diikuti para kepala desa sebagai langkah memperkuat kapasitas aparatur pemerintahan desa, terutama dalam tata kelola koperasi dan pengembangan ekonomi berbasis masyarakat desa.
Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Narmada-Lingsar, H. Ali Abdul Syahid, mengatakan kunjungan itu difokuskan untuk mempelajari sistem manajemen serta pola pengelolaan KDMP yang telah diterapkan di Desa Hambalang.
Menurutnya, pengalaman dan praktik yang diperoleh dari studi tiru tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi desa-desa di Lombok Barat dalam membangun koperasi desa yang lebih profesional, adaptif, dan berkelanjutan.
“Semoga melalui kegiatan ini kami dapat mengadopsi sistem manajemen yang diterapkan pengurus KDMP Desa Hambalang untuk kemudian disesuaikan dan dikembangkan di desa masing-masing,” ujarnya.
Tak hanya mengikuti pemaparan materi dan diskusi, rombongan kepala desa juga meninjau langsung sistem operasional koperasi desa serta sejumlah program pemberdayaan masyarakat yang berjalan di lokasi.
Dalam agenda yang sama, Forum Kepala Desa Narmada-Lingsar juga melakukan audiensi di Aula Annek Lante III Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Jakarta, pada Kamis (21/5/2026).
Pertemuan tersebut berlangsung bersama Asisten Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Kementerian Koperasi RI, Riza Azmi, M.Com, yang memaparkan strategi penguatan kelembagaan koperasi desa dan penerapan sistem digitalisasi dalam pengelolaannya.
H. Ali Abdul Syahid mengapresiasi sambutan serta dukungan yang diberikan Kementerian Koperasi RI terhadap upaya pengembangan koperasi desa di daerah.
“Alhamdulillah, penerimaan dari jajaran Kemenkop RI sangat baik. Semoga ilmu dan pengalaman yang kami peroleh dapat memberikan manfaat bagi desa-desa di NTB, khususnya Lombok Barat,” katanya.
Ia menambahkan, hasil audiensi tersebut semakin memperkuat pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan koperasi desa yang sesuai regulasi dan petunjuk teknis agar mampu mendorong pembangunan ekonomi masyarakat desa secara optimal.
Melalui kegiatan Bimtek dan studi komparasi ini, Forum Kepala Desa Narmada-Lingsar berharap lahir inovasi baru dalam penguatan ekonomi desa melalui pengelolaan koperasi yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.(Sid)

















