Tim SAR Gabungan Temukan Satu Korban Banjir Bandang Bima, Empat Masih dalam Pencarian

- Jurnalis

Jumat, 7 Februari 2025 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ini satu korban banjir bandang Bima berhasil ditemukan tim SAR gabungan.

Ini satu korban banjir bandang Bima berhasil ditemukan tim SAR gabungan.

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Salah satu korban banjir bandang di wilayah Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, ditemukan tim SAR gabungan pada Kamis pagi (6/2/2025).

Sebelumnya, Kantor SAR Maumere mengerahkan tim rescue Pos SAR Manggarai Barat (Mabar) untuk mengevakuasi jenazah perempuan tanpa identitas di pesisir Pantai Long Pink Beach Pulau Padar, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTT).

Bersama dengan unsur dari Polres Manggarai Barat (Mabar), KSOP Mabar, Lanal Mabar, Polair Polres Mabar, dan KKP Mabar, mayat tersebut dievakuasi menuju Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga :  Alhamdulillah, Prof Sukardi Resmi Pimpin Unram Periode 2026-2030

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi mengatakan, berdasarkan hasil identifikasi oleh tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Kepolisian Manggarai Barat, jenazah tersebut merupakan Juliani (32 tahun), warga Dusun Karuwu Desa Nangawera, korban banjir bandang di Bima. ‘’Juliani ditemukan sejauh 44 Nm arah barat laut dari lokasi kejadian,’’ kata Kepala SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, Jumat (7/2/2025).

Baca Juga :  Sekjen Sampaikan Alasan Dipilihnya Lombok Tempat Lokasi Media Gathering MPR RI

Muhamad Hariyadi mengungkapkan, jenazah dibawa hari ini (Jumat, 7/2/2025) menggunakan speed boat pada pukul 06.00 Wita menuju Pelabuhan Oi Tui Kabupaten Bima dan tiba pada pukul 08.28 Wita serta telah diserahkan ke pihak keluarganya.

Sementara tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap sisa korban yang masih belum ditemukan, baik melalui penyisiran aliran sungai, laut, serta beberapa titik yang dicurigai korban berada. ‘’Masih ada empat korban yang masih dalam pencarian,’’ sebutnya.(smr)

Berita Terkait

Polisi Evakuasi Pria Terjatuh dari Jembatan Perbatasan Pancor-Sekarteja, Korban Kritis di RSUD Selong
Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas
IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik, Humas Pemerintah Diminta Jadi Penangkal Disinformasi
Gubernur Iqbal Gendong Bayi Hidrosefalus di Lombok Tengah, Soroti Lonjakan 15 Kasus di NTB
TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta
Bupati Lombok Timur: Tanpa Dokter, Pembangunan Daerah Tak Akan Pernah Maju
Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin
Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:04 WIB

Polisi Evakuasi Pria Terjatuh dari Jembatan Perbatasan Pancor-Sekarteja, Korban Kritis di RSUD Selong

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:11 WIB

Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:09 WIB

IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik, Humas Pemerintah Diminta Jadi Penangkal Disinformasi

Senin, 27 Juli 2026 - 14:02 WIB

Gubernur Iqbal Gendong Bayi Hidrosefalus di Lombok Tengah, Soroti Lonjakan 15 Kasus di NTB

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:05 WIB

TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta

Berita Terbaru