Difasilitasi KJRI Johor Bahru, 41 WNI Dipulangan ke Indonesia Melalui 2 Titik Debarkasi

- Jurnalis

Kamis, 15 Agustus 2024 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ini dia para WNI yang dipulangkan dari Malaysia ke Tanah Air.

Ini dia para WNI yang dipulangkan dari Malaysia ke Tanah Air.

MALAYSIA, LOMBOKTODAY.ID – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) melalui Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru, Malaysia, pada Minggu (11/8/2024), telah memulangkan sebanyak 41 warga negara Indonesia (WNI) kelompok rentan dari detensi imigrasi di Johor Bahru, Malaysia. Para WNI tersebut terdiri dari lansia (lanjut usia), ibu, penderita sakit, serta WNI yang telah dipenjara dan ditahan lebih dari 6 (enam) bulan.

Pemulangan dilakukan dengan penerbangan komersil melalui 2 (dua) titik debarkasi, yaitu Bandara Soekarno Hatta (Soetta) Cengkareng, Jakarta (5 WNI) dan Bandara Juanda, Surabaya (38 WNI).

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri (PWNI Kemlu), Judha Nugraha menjelaskan, 41 WNI tersebut merupakan bagian dari 60 WNI/PMI dari wilayah Johor Bahru yang siap dipulangkan ke Tanah Air.

‘’WNI tersebut berasal dari berbagai provinsi dan daerah di Indonesia, antara lain; Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Aceh, Jambi, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan. Adapun 17 WNI/PMI lainnya akan dipulangkan melalui Batam secara bertahap dengan moda transportasi laut,’’ jelas Judha Nugraha dalam keterangan resminya, Kamis (15/8/2024).

Baca Juga :  Temui Ribuan PMI NTB di Malaysia, Gubernur Iqbal Siapkan KUR Khusus agar Buruh Sawit Tak Terjerat Rentenir

Judha Nugraha mengungkapkan, sejumlah WNI dalam detensi mengaku sudah bekerja di Malaysia selama puluhan tahun dan telah dipenjara sebelumnya akibat pelanggaran hukum yang dilakukan di Malaysia.

Mereka mengaku baru pertama kali pulang ke Tanah Air dengan bantuan Pemerintah Republik Indonesia (Pemri) dan menyampaikan ucapan terima kasih atas fasilitasi yang diberikan, sehingga mereka dapat berkumpul lagi dengan sanak saudara setelah berpisah sekian lama.

Pemulangan WNI ini, lanjut Judha Nugraha, merupakan implementasi kerja sama bilateral antara Pemerintah Malaysia dan Indonesia. Tercatat masih terdapat lebih dari 2.000 WNI/PMI yang saat ini berada dalam rumah detensi yang tersebar di seluruh penjuru Malaysia.

Baca Juga :  Jemaah Calon Haji Asal Lombok Barat Meninggal Dunia di Tanah Suci Makkah

Karenanya, Judha Nugraha berharap melalui kerja sama bilateral yang semakin erat ini, dapat mendorong percepatan pemulangan WNI/PMI dimaksud kembali ke Tanah Air.

Judha Nugraha menambahkan, proses kepulangan berjalan lancar dan para WNI untuk sementara akan ditampung di sejumlah tempat yang telah disediakan oleh Kementerian Sosial (Kemensos), Pemerintah Daerah Jawa Timur (Pemda Jatim), BP3MI Daerah dan sentra-sentra lainnya yang dimiliki oleh Pemerintah sebelum dipulangkan ke daerah masing-masing.

‘’Penanganan pasca ketibaan dilakukan dengan dukungan lintas kementerian terkait, yaitu Kementerian Sosial, Kemen PPPA, BP2MI, Ditjen Imigrasi, Bea Cukai serta sejumlah Pemerintah Daerah dan BP3MI daerah tempat para WNI berasal,’’ ungkap Judha Nugraha.(Sid)

Berita Terkait

Kebakaran Tempat Hiburan di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Kemlu Pastikan Belum Ada WNI Jadi Korban
KBRI Kuala Lumpur Sebut NTB Mitra Strategis Malaysia, Investasi Hijau dan Skema Zero Cost PMI Jadi Magnet
Temui Ribuan PMI NTB di Malaysia, Gubernur Iqbal Siapkan KUR Khusus agar Buruh Sawit Tak Terjerat Rentenir
Gempa M 7,8 Guncang Mindanao Filipina, Bagaimana Kondisi WNI Saat Ini?
Bawa Pesan Prabowo ke Jenewa, Menaker Perjuangkan Perlindungan Awak Kapal Perikanan Indonesia
KBRI Kuala Lumpur Telusuri Dugaan Keterlibatan WNI dalam Kasus 2.251 Pelaku Online Scam di Malaysia
Presiden Prabowo Terima Penghargaan Tertinggi Korea Selatan, Grand Order of Mugunghwa
Presiden Prabowo Saksikan 10 MoU RI–Korsel, Fokus Ekonomi Digital hingga Energi Bersih

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 13:47 WIB

Kebakaran Tempat Hiburan di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Kemlu Pastikan Belum Ada WNI Jadi Korban

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:02 WIB

KBRI Kuala Lumpur Sebut NTB Mitra Strategis Malaysia, Investasi Hijau dan Skema Zero Cost PMI Jadi Magnet

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:09 WIB

Temui Ribuan PMI NTB di Malaysia, Gubernur Iqbal Siapkan KUR Khusus agar Buruh Sawit Tak Terjerat Rentenir

Senin, 8 Juni 2026 - 11:05 WIB

Gempa M 7,8 Guncang Mindanao Filipina, Bagaimana Kondisi WNI Saat Ini?

Senin, 8 Juni 2026 - 08:01 WIB

Bawa Pesan Prabowo ke Jenewa, Menaker Perjuangkan Perlindungan Awak Kapal Perikanan Indonesia

Berita Terbaru