Anak 4 Tahun Hanyut di Drainase Selong, Tim SAR Gabungan Bergerak Cepat Lakukan Pencarian

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian terhadap anak 4 tahun yang hanyut di drainase Selong.

Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian terhadap anak 4 tahun yang hanyut di drainase Selong.

LOTIM, LOMBOKTODAY.ID – Suasana pagi di sekitar SDN 1 Selong berubah menjadi kepanikan setelah seorang anak berusia empat tahun dilaporkan hanyut di drainase depan sekolah tersebut, pada Selasa (24/2/2026).

Kantor SAR Mataram melalui Pos SAR Kayangan langsung mengaktifkan operasi pencarian setelah menerima laporan dari Unit SAR Lombok Timur pada pukul 09.10 Wita.

Korban diketahui bernama M. Azril Filah Busairi (4 tahun), warga Lingkungan Karang Sukun, Kelurahan Selong, Kabupaten Lombok Timur (Lotim).

Berdasarkan informasi awal, Azril diduga terseret arus saat bermain hujan di sekitar pinggiran drainase yang arusnya meningkat akibat curah hujan.

Baca Juga :  Terkait Program Brigade Pangan Kementan, Sultan Minta Pemerintah Prioritaskan Lulusan Lembaga Pendidikan Pertanian

Koordinator Pos SAR Kayangan, M. Darwis, menjelaskan bahwa tim langsung diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 10.49 Wita setelah laporan diterima dan segera berkoordinasi dengan unsur terkait.

“Operasi pencarian dilakukan dengan metode penyisiran sepanjang aliran drainase serta pemantauan di titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut,” ujar M. Darwis.

Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran intensif mengikuti jalur aliran air, dengan fokus pada titik-titik rawan penyumbatan yang memungkinkan korban tertahan.

Baca Juga :  Sinergi Polres KLU dan Astra Motor NTB, Edukasi Keselamatan dan Bagi-Bagi Hadiah

Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam status Dalam Pencarian (DP). Upaya pencarian terus dimaksimalkan dengan melibatkan berbagai unsur, di antaranya Rescuer Pos SAR Kayangan, SAR Unit Lombok Timur, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Selong, Damkarmat Lombok Timur, BPBD Lombok Timur, Polres Selong, serta dukungan masyarakat setempat.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat musim hujan ketika debit air di saluran drainase meningkat secara signifikan dan berpotensi membahayakan. Operasi SAR masih berlangsung. Informasi lanjutan akan disampaikan sesuai perkembangan di lapangan.(ltn)

Berita Terkait

Polisi Evakuasi Pria Terjatuh dari Jembatan Perbatasan Pancor-Sekarteja, Korban Kritis di RSUD Selong
Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas
IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik, Humas Pemerintah Diminta Jadi Penangkal Disinformasi
Gubernur Iqbal Gendong Bayi Hidrosefalus di Lombok Tengah, Soroti Lonjakan 15 Kasus di NTB
TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta
Bupati Lombok Timur: Tanpa Dokter, Pembangunan Daerah Tak Akan Pernah Maju
Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin
Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:04 WIB

Polisi Evakuasi Pria Terjatuh dari Jembatan Perbatasan Pancor-Sekarteja, Korban Kritis di RSUD Selong

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:11 WIB

Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:09 WIB

IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik, Humas Pemerintah Diminta Jadi Penangkal Disinformasi

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:05 WIB

TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:09 WIB

Bupati Lombok Timur: Tanpa Dokter, Pembangunan Daerah Tak Akan Pernah Maju

Berita Terbaru