Pemerintah Perkuat SDM untuk Percepat Program Prioritas Presiden Prabowo

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mensesneg, Prasetyo Hadi, di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Mensesneg, Prasetyo Hadi, di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Kamis (2/4/2026).

JAKARTA, LOMBOKTODAY.ID – Pemerintah terus memacu percepatan program prioritas Presiden Prabowo Subianto dengan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, adaptif, dan terintegrasi lintas sektor.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat tingkat menteri yang dihadiri Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Rapat ini menjadi langkah strategis pemerintah untuk memastikan pemenuhan dan optimalisasi SDM tidak hanya sebatas proses administratif, tetapi benar-benar mampu mendorong percepatan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).

Menteri PANRB, Rini Widyantini menegaskan bahwa kualitas SDM menjadi faktor penentu keberhasilan program prioritas nasional.

“Optimalisasi SDM harus dipandang sebagai langkah strategis untuk memastikan tersedianya talenta yang kompeten, berintegritas, dan siap menjalankan program-program prioritas,” tegasnya.

Baca Juga :  Tamsil Linrung Dorong Pemerintah Adopsi Padi Trisakti

Fokus penguatan SDM diarahkan pada sejumlah klaster utama, antara lain: Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Kampung nelayan, Sektor pendidikan, Sektor kesehatan.

Setiap kementerian dan lembaga diminta segera menindaklanjuti proyeksi kebutuhan SDM di masing-masing sektor tersebut.

Menteri Rini menekankan bahwa keberhasilan program prioritas Presiden tidak bisa dicapai secara sektoral. Dibutuhkan kerja kolaboratif yang solid antara kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah.

Menurutnya, pendekatan collaborative governance dan network governance menjadi strategi penting agar seluruh elemen pemerintahan bergerak dalam satu arah.

Baca Juga :  Wujudkan Parlemen Modern, Pimpinan Beri Arahan ke Seluruh Pegawai Setjen DPD RI

“Program prioritas harus memberi dampak nyata, luas, dan berkelanjutan. Itu hanya bisa tercapai jika semua pihak terhubung dan bekerja bersama,” ujarnya.

Pendekatan ini juga dinilai mampu mempercepat pengambilan keputusan sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi.

Selain kolaborasi, pemerintah juga menyoroti pentingnya kebijakan SDM yang fleksibel dan adaptif terhadap dinamika kebutuhan di lapangan.

Namun demikian, Menteri Rini mengingatkan bahwa fleksibilitas harus diimbangi dengan sistem pengawasan yang kuat agar kualitas SDM tetap terjaga.

“Penguatan pengawasan menjadi penting untuk memastikan standar kompetensi tetap tinggi dan program berjalan sesuai target,” katanya.(arz)

Berita Terkait

FDJ Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri Pengganti Listyo Sigit Prabowo
Mori Hanafi Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polda Metro Jaya, PMN-J Nyatakan Siap Ikuti Proses Hukum
PMN-J Kembali Demo KPK dan DPP NasDem, Desak Dugaan Fee Proyek Irigasi Libatkan Anggota DPR RI Berinisial MH Diusut Tuntas
Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi Poin 7 Asta Cita Penerang Indonesia Sejahtera
Eksepsi ST Rogaya Ditolak PN Cikarang, Sidang Pidana Khusus Berlanjut ke Tahap Pembuktian
Temui Wapres Gibran, AJBI Perjuangkan Akses Beasiswa Lebih Luas bagi Generasi Muda Indonesia Timur
Fauzan Khalid Minta ASN Lombok Barat Tetap Layani Masyarakat Meski Bupati Lalu Ahmad Zaini Terjaring OTT KPK
Fauzan Khalid Minta KemenPAN-RB dan BKN Selamatkan Guru Honorer yang Mengabdi Puluhan Tahun

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:09 WIB

FDJ Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri Pengganti Listyo Sigit Prabowo

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:04 WIB

Mori Hanafi Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polda Metro Jaya, PMN-J Nyatakan Siap Ikuti Proses Hukum

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:04 WIB

PMN-J Kembali Demo KPK dan DPP NasDem, Desak Dugaan Fee Proyek Irigasi Libatkan Anggota DPR RI Berinisial MH Diusut Tuntas

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:44 WIB

Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi Poin 7 Asta Cita Penerang Indonesia Sejahtera

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:07 WIB

Eksepsi ST Rogaya Ditolak PN Cikarang, Sidang Pidana Khusus Berlanjut ke Tahap Pembuktian

Berita Terbaru